Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Orient Didiskualifikasi, MK Perintahkan Pemungutan Suara Ulang di Sabu Raijua

Kamis, 15 April 2021 | 16:10 WIB
Oleh : Yustinus Paat / LES

Jakarta, Beritasatu.com – Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menggelar Pemungutuan Suara Ulang (PSU) di Pilkada Sabu Raijua. PSU dilakukan setelah MK mendiskualifikasi Pasangan Terpilih Orient Riwu Kore-Thobias Uly dari kepesertaan Pilkada Sabu Raijua 2020.

“Memerintahkan Termohon (KPU) untuk melaksanakan pemungutan suara ulang Pemilihan dengan diikuti Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sabu Raijua Tahun 2020 dengan diikuti Pasa

ngan Calon Nomor Urut 1 Nikodemus N. Rihi Heke-Yuhanis Ulu Kale dan Paslon Nomor Urut 3 Taken Irianto Radja Pono- Herman Hegi Radja Haba,” ujar Ketua MK Anwar Usman saat membacakan amar putusan Nomor 135/PHP.BUP-XIX/2021 dalam sidang MK yang disiarkan melalui channel Youtube MK, Kamis (15/4/2021).

MK juga memerintahkan agar PSU tersebut harus sudah selesai dalam waktu 60 hari sejak putusan MK dibacakan. “Memerintahkan PSU dimaksud harus sudah dilakukan dalam tenggang waktu 60 hari kerja sejak putusan ini diucapkan dan menetapkan dan mengumumkan hasil PSU tanpa harus melaporkan ke Mahkamah,” kata Anwar.

MK juga memerintahkan kepada KPU RI untuk melakukan supervisi dan koordinasi dengan KPU Provinsi NTT dan KPU Sabu Raijua dalam rangka pelaksanaan amar putusan MK tersebut. Begitu juga dengan Bawaslu RI diminta MK untuk melakukan supervisi dan koordinasi dengan Bawaslu Provinsi NTT dan Bawaslu Kabupaten Sabu Raijua dalam rangka pelaksanaan amar putusan ini.

“Memerintah Kepolisian RI beserta jajarannya khususnya Kepolisian Daerah NTT dan Kepolisian Resort Kabupaten Sabu Raijua untuk melakukan pengamanan proses PSU Pilkada Sabu Raijua sesuai kewenangannya,” kata Anwar.

Dalam amar putusan, MK juga mendiskualifikasi Pasangan kepala daerah Terpilih Orient P Riwu Kore dan Thobias Uly dari Pilkada Kabupaten Sabu Raijua. Diskualifikasi ini terkait dengan status kewarganegaraan Orient yang didalam persidangan MK terbukti yang bersangkutan adalah warga negara Amerika Serikat.

“Menyatakan diskualifikasi Pasangan Calon Nomor Urut 2 (Orient P Riwu Kore dan Thobias Uly) dari kepesertaan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sabu Raijua Tahun 2020,” kata Anwar.

Selain itu, MK juga membatalkan sejumlah dokumen yang telah ditetapkan KPU Sabu Raijua, yakni SK terkait penetapan pasangan calon yang memenuhi syarat di Pilkada Sabu Raijua, SK terkait penetapan nomor urut palson, SK terkait penetapan rekapitulasi hasil pilkada dan SK terkait penetapan paslon terpilih pilkada Kabupaten Sabu Raijua.

Dalam pertimbangan hukumnya, MK menilai Orient Riwu Kore adalah warga negara Amerika Serikat. Salah satu buktinya dengan kepemilikan paspor AS aktif yang bersangkutan dan berlaku hingga 2027. Menurut MK hal tersebut melanggar UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada yang menyebutkan dengan tegas bahwa syarat menjadi calon kepala daerah adalah WNI karena itu pencalonan Orient Riwu Kore batal demi hukum.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Rumah Terduga Teroris di Makassar Disterilkan Polisi

Pihak kepolisian mensterilkan salah satu rumah terduga setelah penembakan satu terduga teroris di Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (15/4/2021).

NASIONAL | 15 April 2021

Soal Reshuffle Kabinet, Nasdem Terima Apa pun Keputusan Jokowi

Pembentukan kabinet tetap menjaga demokrasi itu bisa berjalan. Artinya check and balances tetap ada. Jadi, tidak semua harus berada di dalam.

NASIONAL | 15 April 2021

Anak Muda Kunci Sukses Platform Lapor di Masa Pandemi

Keterlibatan generasi muda mampu menjadi pemicu efek bola salju untuk partisipasi masyarakat secara luas.

NASIONAL | 15 April 2021

100 Hari Kerja Menteri Trenggono, KKP Tangkap 72 Kapal Illegal Fishing

Ditjen PSDKP telah menangkap 72 kapal asing pelaku illegal fishing dalam 100 hari masa jabatan Menteri Sakti Wahyu Trenggono.

NASIONAL | 15 April 2021

Mahfud MD: Satgas BLBI Akan Tagih Utang Sjamsul Nursalim

Satgas BLBI akan menagih utang kepada Sjamsul Nursalim terkait kasus tersebut.

NASIONAL | 15 April 2021

Berstatus WNA, Orient dan Thobias Didiskualifikasi MK dari Pilbup Sabu Raijua

Mahkamah Konstitusi akhirnya mendiskualifikasi Pasangan kepala daerah Terpilih Orient Patriot Riwu Kore dan Thobias Uly dari Pilkada Kabupaten Sabu Raijua.

NASIONAL | 15 April 2021

Potensi Hujan Lebat, 15 Wilayah Ini Diminta Waspadai Banjir Bandang

Peringatan dari BMKG ini berlaku mulai Kamis (16/4/2021) pukul 07.00 WIB hingga (17/4/2021) pukul 07.00 WIB.

NASIONAL | 15 April 2021

Edhy Prabowo Pakai Uang Suap untuk Beli Tanah hingga Sewa Apartemen Sekretaris

Eks Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo menggunakan uang suap Rp 25,7 miliar untuk membeli tanah hingga sewa apartemen untuk dua sesprinya.

NASIONAL | 15 April 2021

PN Jaksel Panggil Anak Riza Chalid

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) memanggil sosok pengusaha besar Muhamad Kerry Adrianto pada Kamis (15/4/2021).

NASIONAL | 15 April 2021

Hendak Serang Polisi, Terduga Teroris Ditembak Mati di Makassar

Zulpan mengatakan, penangkapan MT berdasarkan hasil pengembangan oleh anggota terkait aksi bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar.

NASIONAL | 15 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS