BNPB: Bencana di Indonesia 95% Adalah Bencana Hidrometeorologi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 479 (-0)   |   COMPOSITE 5975 (1)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1396 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-0)   |   IDX30 473 (0)   |   IDX80 128 (0)   |   IDXBASIC 1245 (-1)   |   IDXBUMN20 361 (0)   |   IDXCYCLIC 739 (-0)   |   IDXENERGY 741 (7)   |   IDXESGL 130 (-0)   |   IDXFINANCE 1328 (-0)   |   IDXG30 133 (0)   |   IDXHEALTH 1274 (5)   |   IDXHIDIV20 418 (0)   |   IDXINDUST 965 (3)   |   IDXINFRA 871 (-1)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 739 (-0)   |   IDXPROPERT 876 (-1)   |   IDXQ30 136 (0)   |   IDXSMC-COM 280 (0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (0)   |   IDXTECHNO 3334 (19)   |   IDXTRANS 1040 (3)   |   IDXV30 127 (0)   |   INFOBANK15 957 (-0)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 408 (-0)   |   ISSI 176 (-0)   |   JII 579 (-0)   |   JII70 205 (-0)   |   KOMPAS100 1135 (-0)   |   LQ45 890 (0)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1594 (0)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 303 (0)   |   PEFINDO25 295 (-0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (0)   |   SRI-KEHATI 342 (-0)   |   TRADE 872 (0)   |  

BNPB: Bencana di Indonesia 95% Adalah Bencana Hidrometeorologi

Rabu, 14 April 2021 | 17:40 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Lilik Kurniawan menyatakan, sebagian besar atau 95% bencana yang ada di Indonesia merupakan bencana hidrometeorologi.

Menurutnya, hidrometeorologi adalah bencana yang dipengaruhi atau dampaknya dipicu oleh kondisi cuaca dan iklim dengan berbagai parameternya. Contohnya, peningkatan curah hujan, suhu ekstrem, cuaca ekstrem seperti hujan lebat yang disertai angin kencang serta kilat atau petir, dan lain sebagainya.

“Kita tahu masalah bencana di Indonesia itu mungkin sekitar 95% adalah bencana hidrometeorologi,” ujar Lilik dalam webinar Potret 10 Tahun Kebijakan dan Aksi Pengurangan Risiko Bencana Iklim di Indonesia, Rabu (14/4/2021).

Lilik juga mengatakan bahwa bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, gelombang ekstrem, angin puting beliung terkait dengan iklim. Dengan demikian penting menjadi penting bagi masyarakat luas untuk membahas dan mempertimbangkan proyeksi iklim kedepannya.

Dikatakan perubahan iklim saat ini menjadi ancaman baru yang sudah mulai terlihat. “Beberapa aksi yang sudah dilakukan dalam pengurangan risiko bencana dan iklim. Memang masalah perubahan iklim ini menjadi ancaman baru ya yang sudah mulai terlihat.”

Salah satu contoh bencana dari perubahan iklim adalah siklon tropis seroja yang melanda Nusa Tenggara Timur beberapa waktu lalu. Diakui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pun sudah mengingatkan adanya potensi bibit siklon yang kemungkinan melanda Indonesia Timur.

BNPB pun berharap pemprov ataupun pemda agar meningkatkan koordinasi dengan BMKG di wilayah terkait dengan perkembangan potensi bibit siklon tropis dan siklon tropis surigae yang sebelumnya bibit siklon ini bernama 94W. Informasi peringatan dini BMKG dapat digunakan untuk mempercepat penyebarluasan informasi peringatan dini bencana.

Lilik juga menyarankan pemda meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem seperti puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, dan hujan es dan dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang maupun jalan licin.

Terakhir, Lilik meminta koordinasi antar dinas terkait dan aparatur untuk kesiapsiagaan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi serta kewenangan masing-masing. Upaya ini bertujuan untuk mencegah dampak yang mungkin timbul.

Koordinasi menyasar pada komunikasi risiko yang ditujukan kepada masyarakat mengenai potensi bahaya untuk menjauh dari lembah sungai, lereng rawan longsor, pohon tumbang atau tepi pantai, khususnya warga yang bermukim di wilayah risiko tinggi.

Di samping itu, koordinasi bertujuan untuk menyiapkan dan mengelola seluruh sumber daya manusia, logistik, peralatan, penyiapan sarana dan prasarana untuk penanganan keadaan darurat serta penyiapan fasilitas layanan kesehatan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

Lilik juga meminta pemerintah daerah untuk selalu siap siaga untuk mengevakuasi warga masyarakat yang tinggal di daerah risiko bencana tinggi, seperti lembah sungai, barah lereng rawan maupun tepi pantai.

“Mengaktifkan tim siaga bencana untuk memantau lingkungan sekitar akan gejala awal terjadinya banjir bandang, longsor, angin kencang atau pun gelombang tinggi,” tambah Lilik.

Ia meminta adanya pemantauan ruang udara dan kondisi bandar udara secara terus menerus berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dan Airnav untuk menerbitkan informasi peringatan, berupa Sigmet dan Aerodrome Warning.

Masih terkait kesiapsiagaan, Lilik mengatakan untuk mengaktifkan pusat pengendalian operasi (pusdalops) daerah yang terkoneksi dengan pusat-pusat data, informasi dan komunikasi kelembagaan terkait di pusat dan provinsi, kabupaten dan kota.

Ia juga mengingatkan apabila diperlukan, pemerintah daerah dapat menetapkan status darurat bencana untuk pembentukan pos komando serta aktivasi rencana kontinjensi menjadi rencana operasi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sidang Rizieq, Bima Arya Tegaskan Tidak Ada Tekanan Politik

"Apa yang saya lakukan tidak ada faktor politik, tekanan. Murni hanya menjalankan tugas saya, supaya warga Bogor tidak terpapar," ujar Bima Arya.

NASIONAL | 14 April 2021

Le Minerale Peduli Kesejahteraan Pemulung

Pemulung punya peran penting sebagai garda depan proses daur ulang plastik yang berkontribusi terhadap kebersihan lingkungan dan membantu menekan debit sampah.

NASIONAL | 14 April 2021

Generasi Milenial Rentan Terpapar Radikalisme

Seluruh kelompok jaringan terorisme yang ada di Indonesia sudah menggunakan media sosial (medsos) sebagai sarana perekrutan anggota.

NASIONAL | 14 April 2021

BNPB: Ada 51 Juta Keluarga Tinggal di Daerah Rawan Bencana

Lebih dari 53.000 desa atau kelurahan berada di daerah rawan bencana.

NASIONAL | 14 April 2021

Sambangi Istana, Presiden KSPSI Minta Jokowi Bentuk Satgas THR

Ia berharap agar Menaker segera menerbitkan Satgas THR yang juga diisi oleh buruh dan pengusaha.

NASIONAL | 14 April 2021

KPK Datangi Kantor PDIP dan PPP, Ada Apa?

KPK mendatangi Kantor DPP PDIP dan PPP, di Jakarta, Rabu (14/4/2021)

NASIONAL | 14 April 2021

Ratusan Rumah Rusak Berat Akibat Gempa di Malang Dirobohkan

Suwarni korban gempa mengaku, sampai saat ini belum dapat bantuan dari pemerintah. Untuk menunjang kebutuhan makan sehari-hari, ia minta bantuan dari warga.

NASIONAL | 14 April 2021

INFA Dukung Kebijakan Larangan Mudik

Dukungan INFA terhadap kebijakan larangan mudik tersebut ditujukan untuk kepentingan dan keselamatan masyarakat yang lebih luas.

NASIONAL | 14 April 2021

Dipanggil ke Istana, Andi Gani Nena Wea Sampaikan Masalah Ketenagakerjaan

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mendadak dipanggil Ke Istana Negara, Jakarta pada Rabu (14/4/2021).

NASIONAL | 14 April 2021

Banyak Ciptakan Terobosan, Nadiem Layak Pimpin Kemdikbud Ristek

Kinerja Nadiem dengan berbagai terobosannya dinilai memuaskan.

NASIONAL | 14 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS