Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Suap Proyek Fiktif Waskita Karya

Desi Arryani dan Kawan-kawan Dituntut 6-9 Tahun Penjara

Senin, 12 April 2021 | 18:29 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa Penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman 6 tahun penjara hingga 9 tahun penjara terhadap mantan Dirut Jasa Marga, Desi Arryani dan empat orang mantan pajabat PT Waskita Karya.

Jaksa meyakini kelima orang itu telah terbukti melakukan tindak pidana korupsi atas pembuatan 41 kontrak pekerjaan fiktif.

Saat perkara ini bergulir, Desi menjabat Kepala Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya. Sementara empat mantan pejabat Waskita Karya yang juga menjadi terdakwa perkara ini adalah mantan Kepala Divisi (Kadiv) II Fathor Rachman; mantan Direktur Utama PT Waskita Beton Precast Jarot Subana; mantan Wakadiv Sipil Fakih Usman; serta mantan Kabag Keuangan Yuly Ariandi Siregar.

"Kami Penuntut Umum menyatakan para terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama," kata jaksa membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (12/4/2021).

Jaksa membeberkan, Desy dituntut dengan 6 tahun pidana penjara; Yuly Ariandi dituntut 9 tahun pidana penjara; serta Fathor, Jarot dan Fakih dituntut dengan masing-masing selama 8 tahun pidana penjara. Selain itu, kelima terdakwa juga dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan.

Tak hanya pidana pokok, Jaksa juga menuntut agar Majelis Hakim menjatuhkan pidana tambahan berupa kewajiban membayar uang pengganti dengan nilai yang berbeda. Untuk Fathor diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 3,67 miliar subsider dua tahun pidana; Jarot dengan Rp 7,1 miliar subsider 3 tahun pidana; Fakih dengan Rp 8,8 miliar subsider tiga tahun pidana; Yuly Ariandi dengan Rp 47.386.931.587 subsider tiga tahun pidana.

"Desi Arryani sejumlah Rp 3.415.000.000, namun karena terdakwa telah menyerahkan seluruhnya, sehingga tidak dibebankan lagi untuk membayar uang pengganti," kata jaksa.

Dalam menjatuhkan tuntutan ini, jaksa mempertimbangkan sejumlah hal. Untuk hal yang memberatkan, jaksa menyatakan para terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Tindakan para terdakwa disebut jaksa telah mengakibatkan berkurangnya keuntungan yang seharusnya diperoleh PT Waskita Karya selaku BUMN, yang mengakibatkan kerugian keuangan negara.

Sementara untuk hal meringankan, jaksa menilai para terdakwa bersikap sopan dalam persidangan dan belum pernah dihukum sebelumnya.

"Khusus terdakwa I Desi Aryyani telah mengembalikan seluruh uang hasil tindak pidana yang dinikmati olehnya yaitu sejumlah Rp 3.415.000.000," kata Jaksa.

Dalam surat dakwaan, jaksa menyatakan perbuatan para terdakwa telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 202 miliar atas pembuatan 41 kontrak pekerjaan fiktif. Kelima terdakwa juga disebut telah memperkaya pihak lain terkait pekerjaan subkontraktor fiktif ini, yakni Haris Gunawan Rp 1,52 miliar; Dono Parwoto Rp 1,36 miliar; Imam Bukori Rp 6,18 miliar; Wagimin Rp 20,5 miliar; serta Yahya Mauluddin Rp 150 juta.

Pekerjaan subkontraktor fiktif ini juga telah memperkaya sejumlah korporasi, antara lain PT Safa Sejahtera Abadi diperkaya sebesar Rp 8,16 miliar; CV Dwiyasa Tri Mandiri Rp 3,83 miliar; PT MER Engineering Rp 5,79 miliar; serta PT Aryana Sejahtera Rp 1,7 miliar.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Polri Kini Punya TV dan Radio

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan channel Polri TV dan Radio yang disiarkan melalui streaming di Mabes Polri Senin (12/4/2021).

NASIONAL | 12 April 2021

Kemag: Ada Referensi Hilal Awal Ramadan 1442 H Terlihat di Indonesia

Terdapat referensi bahwa hilal awal Ramadan 1442 Hijriah Senin, 12 April 2021 dapat teramati dari wilayah Indonesia.

NASIONAL | 12 April 2021

Kemkumham Isyaratkan Tolak Pengajuan Merek Partai Demokrat oleh SBY

Kemkumham kemungkinan besar akan menolak pengajuan merek Partai Demokrat sebagai hak kekayaan intelektual yang diajukan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

NASIONAL | 12 April 2021

Tanah Papua Mozaik Indonesia yang Perlu Dirawat

Tanah Papua dinilai sebagai mozaik Indonesia yang perlu dirawat dan dipertahankan

NASIONAL | 12 April 2021

MA Tolak Kasasi Jaksa, CEO MeMiles Bebas

CEO MeMiles, Kamal Tarachand Mirchandan mengatakan, putusan MA yang sudah inkrah diharapkan dapat memulihkan nama baiknya.

NASIONAL | 12 April 2021

Polda Jabar Gelar Operasi Keselamatan Lodaya untuk Cegah Pemudik

Polda Jabar akan mengedepankan kegiatan pencegahan disertai penindakan hukum secara selektif untuk mewujudkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat.

NASIONAL | 12 April 2021

Kembangkan Kemampuan Bahasa Inggris, 11 Sekolah Ikuti English Learning Experince

Anglia telah mengembangkan program pembelajaran bahasa Inggris melalui aplikasi Anglia Online Platform dan mulai diperkenalkan di Indonesia.

NASIONAL | 12 April 2021

Diduga Curi Ikan, Pemerintah Diminta Segera Bebaskan 34 Nelayan Aceh

Azis Syamsuddin meminta agar pihak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) bekerja cepat dan taktis untuk membebaskan 34 orang nelayan Aceh.

NASIONAL | 12 April 2021

PMI Dirikan Tempat Pengungsian untuk Warga Terdampak Gempa Malang

PMI Kabupaten Malang mendirikan tempat pengungsian sementara untuk warga terdampak gempa bumi, Sabtu (10/4/2021).

NASIONAL | 12 April 2021

Kemdagri Targetkan Indeks Reformasi Birokrasi Tahun 2020-2021 Raih Kategori A

Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) menargetkan indeks reformasi birokrasi pada 2021 mencapai angka 87,01 atau kategori A.

NASIONAL | 12 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS