Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Imparsial Dukung Upaya Pemerintah Cegah Terorisme

Senin, 12 April 2021 | 07:34 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Imparsial mengapresiasi hadirnya Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme (RAN-PE).

Sebab dengan regulasi itu, penanggulangan ekstremisme hingga terorisme bisa optimal dilakukan.

"Kami apresiasi lahirnya Perpres RAN PE tersebut. Sebuah progres yang patut diapresiasi," ujar Wakil Direktur Imparsial Ardi Manto Adiputra, dalam Seminar Publik 'Indonesia di Tengah Tantangan Terorisme' yang digelar Perhimpunan Pendidikan Pancasila untuk Demokrasi, di D'Hotel, Jakarta, Sabtu (10/4/2021).

Penangkapan orang-orang yang terkait dugaan tindak pidana terorisme, disebut Imparsial makin sering di tahun ini. Kondisi itu terjadi, tak terlepas berkat hadirnya Perpres RAN PE. Menurut Ardi, upaya ini sudah tepat.

"Penangkapan terorisme tahun ini cukup gencar. Penangkapan-penangkapan ini terjadi sejak pemerintah terbitkan Perpres Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional dan Penanggulangan Ekstrimisme (RAN-PE)," tuturnya melalui rilis pers, Senin (12/4/2021).

"Jadi judulnya sendiri negara ingin clear dan tegas menyasar target yang jelas sehingga judul dan definisinya panjang. Sebagai upaya mengkoordinasikan dan membangun kerja kolektif antara pemangku kepentingan di Indonesia, niatnya sudah bagus," imbuh Ardi.

Meski begitu, Imparsial menyarankan agar Perpres tersebut diperjelas. Sebab sasaran dari Perpres dinilai terlalu luas.

"Tapi secara umum RAN PE menyasar semua bentuk dimensi terorisme yang perlu dirinci pemangku kepentingan," jelasnya.

Senada, pengamat politik Adi Prayitno juga mendukung keberadaan Perpres RAN PE. Perpres itu diharapkan menjadi awal dari pembenahan penanganan persoalan terorisme di RI secara lebih serius.

"Pentingnya Perpres RAN PE meski baru tiga bulan dan dikritisi banyak orang, tapi ini harus disemangati dan didukung. RAN PE harus jadi trigger, persoalan terorisme jadi persoalan kita semua," tuturnya.

"Anti terorisme harus menjadi kurikulum di sekolah, itu penting. Ini nyata tampak, tidak laten karenanya sekolah-sekolah wajib menjadikan ekstrimisme sebagai pendidikan sehingga orang paham bagaimana mengantisipasinya. Perlawanan terorisme itu harus terintegrasi mulai dari pelajaran dimasukkan ke sekolah-sekolah, ormas, partai politik," papar Adi melanjutkan.

Akademisi dari President University, Muhammad AS Hikam menilai, radikalisme dan terorisme merupakan persoalan serius bagi bangsa. Karena itu, upaya mengatasinya juga diharapkan secara sungguh-sungguh.

"Ancaman strategis nasional yang terutama adalah masalah radikalisme dan terorisme, bisa dianggap sebagai fenomena domestik dan transnasional, lalu separatis, terorisme lalu nyata dan hadir bukan sesuatu yang dianggap sebagai teori konspirasi global," papar dia.

Sementara itu pengamat terorisme Noor Huda Ismail, menambahkan terorisme muncul karena masyarakat dan masalah sosial. Sebagai solusi, ia pun menyarankan agar mantan narapidana kasus terorisme (napiter) dikembalikan ke masyarakat.

"(Eks napiter) harus dikembalikan ke masyarakat kecuali yang mendapatkan hukuman mati atau seumur hidup," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hari Ini, Waspadai Cuaca Ekstrem di 24 Wilayah Indonesia

Perlu diwaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.

NASIONAL | 12 April 2021

Kadin Dukung Lombok Jadi Pusat Budi Daya Lobster

Sepanjang 2020, produksi lobster di Lombok Timur mencapai 82.568 kg dengan jumlah pembudi daya mencapai 1.809 orang yang terbagi dalam 147 kelompok.

NASIONAL | 12 April 2021

Sinergi Esri Indonesia dan Dittopad Hadapi Disrupsi Digital Pertahanan Nasional

Modernisasi teknologi pemetaan dan geospasial oleh Dittopad untuk meningkatkan peran dalam mendukung kebutuhan geospasial intelijen TNI AD.

NASIONAL | 12 April 2021

BNPB Berikan Dana Stimulan untuk Rumah Warga Terdampak Gempa Malang

BNPB memberikan dana stimulan bagi warga yang rumahnya rusak dengan kategori rusak ringan Rp 10 juta, rusak sedang Rp 25 juta, dan rusak berat Rp 50 juta.

NASIONAL | 11 April 2021

Wagub NTT: Korban Bencana Telah Terima Bantuan

Bantuan yang diberikan kepada korban bencana di NTT disalurkan melalui jalur darat, laut, dan udara.

NASIONAL | 11 April 2021

Kunjungi Gereja Katedral Makassar, Ketua PBNU: Jangan Takut, Tetap Perkuat Toleransi

Kedatangan PBNU ke Gereja Katedral Makassar ini bertujuan memberikan dukungan moral untuk jemaat umat tidak down dan terus bersemangat.

NASIONAL | 11 April 2021

Update Banjir Bandang NTT, 177 Meninggal 45 Hilang

Tercatat korban meninggal 177 orang dan korban hilang 45 orang akibat bencana banjir bandang di NTT hingga (11/4/2021).

NASIONAL | 11 April 2021

KKP-BC Gagalkan Penyelundupan 22.000 Benih Lobster ke Singapura

Penyelundupan sebanyak 22.230 benih bening lobster (BBL) dari Kepulauan Riau ke Singapura berhasil digagalkan Bea Cukai dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

NASIONAL | 11 April 2021

Meskipun Mudik Dilarang, AP II Tetap Antisipasi Lonjakan Penumpang

Meskipun mudik Lebaran dilarang, setiap operasional penerbangan harus tetap efisien dan efektif di dalam kondisi apapun, apakah traffic padat atau tidak.

NASIONAL | 11 April 2021

BNPB Tegaskan Gempa Selatan Malang Tidak Termasuk Megathrust

BNPB menyatakan, gempa selatan Malang, Jawa Timur (Jatim) ini tidak termasuk gempa Megathrust,

NASIONAL | 11 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS