Pejabat Kemsos Sebut Juliari Targetkan Rp 35 Miliar dari Fee Pengadaan Bansos
Logo BeritaSatu

Pejabat Kemsos Sebut Juliari Targetkan Rp 35 Miliar dari Fee Pengadaan Bansos

Senin, 8 Maret 2021 | 23:41 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan bansos sembako Covid-19 Kementerian Sosial (Kemsos) Matheus Joko Santoso mengakui diberikan target untuk mengumpulkan fee dari pengadaan bansos Covid-19. Joko mengaku, mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara memberikan target untuk mengumpulkan sekitar Rp 35 miliar dari fee bansos.

Pengakuan itu disampaikan Joko saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap pengadaan bansos Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek dengan terdakwa Direktur PT Tigapilar Agro Utama, Ardian Iskandar Maddanatja dan konsultan hukum Harry Van Sidabukke, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (8/3/2021).

Dalam kesaksiannya, Joko mengatakan target itu disampaikan Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal Kemsos sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Satuan Kerja Kantor Pusat Kemsos tahun 2020, Adi Wahyono.

"Ada. (Disampaikan) 'kita harus target," kata Joko dalam kesaksiannya di persidangan.

Jaksa mulanya mempertanyakan berapa target fee yang harus dicapai oleh Adi dan Joko dari fee yang disetorkan para vendor pengadaan bansos Covid-19. Joko mulanya mengaku lupa. Jaksa kemudian membacakan BAP yang menyebut nilai target fee itu adalah Rp 35 miliar.

"BAP Saudara, saya mengingatkan BAP Saudara nomor 78, pernah dapat penyampaian dari Pak Adi, beliau, dan Saudara Kukuh (Kukuh Ari Wibowo, staf ahli Juliari), akan berusaha membantu untuk mengumpulkan uang sebesar Rp 35 miliar sesuai dengan permintaan Juliari P Batubara, betul?" tanya Jaksa M Nur Azis kepada Joko yang duduk di kursi terdakwa.

Joko membenarkan isi BAP tersebut. Namun, Joko mengaku fee dari vendor pengadaan bansos yang dikumpulkannya tidak mencapai Rp 35 miliar seperti yang ditargetkan. Matheus mengaku hanya mampu mengumpulkan fee sekitar Rp 14,7 miliar. Joko mengaku tidak melaporkan pencapaiannya itu ke Juliari, melainkan ke Adi Wahyono.

"Oh nggak (tidak sampaikan ke Menteri), saya sampaikan ke Pak Adi," katanya.

Diketahui, Jaksa KPK mendakwa Direktur PT Tigapilar Agro Utama Ardian Iskandar Maddanatja dan konsultan hukum Harry Van Sidabukke telah menyuap mantan Menteri (Mensos) Juliari P Batubara bersama dua PPK Kemsos Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso dengan total Rp 3,2 miliar. Suap tersebut untuk memuluskan penunjukan perusahaan sebagai vendor pengadaan bansos Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek.

Harry didakwa memberikan suap senilai Rp 1,28 miliar, sedangkan Ardian didakwa memberi suap sebesar Rp 1,95 miliar. Pemberian suap dari kedua terdakwa ini dilakukan secara bertahap.

Dalam surat dakwaan terhadap Ardian dan Harry terungkap perintah Juliari kepada Adi Wahyono dan Matheus untuk memungut atau menarik uang komitmen fee sebesar Rp10 ribu per paket dan juga fee operasional dari penyedia bantuan sosial sembako yang ditunjuk Kemsos, termasuk PT Tigapilar Agro Utama dan PT Mandala Hamonangan Sude



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ketua DPC PDIP Kendal Disebut Terima Fee Bansos Covid-19

Uang dari fee bansos mengalir ke sejumlah pihak, salah satunya, ke Ketua DPC PDIP Kendal, Jawa Tengah, Akhmat Suyuti

NASIONAL | 8 Maret 2021

Ada Aliran Fee Bansos ke Pedangdut Cita Citata

Salah satu pihak yang disebut turut kecipratan aliran fee bansos, yakni pedangdut Cita Citata

NASIONAL | 8 Maret 2021

Pemkot Medan Janji Segera Cairkan Insentif Tenaga Kesehatan

Salah satu prioritas adalah tenaga kesehatan di RSUD dr Pirngadi Medan yang belum menerima insentif tujuh bulan pada 2020.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Potensi Energi Terbarukan Indonesia Mencapai 417 Giga Watt

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif mengatakan, potensi energi baru terbarukan itu berasal dari samudera, panas bumi, bioenergy, bayu, hidro.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Kejagung Sita Aset Benny Tjokro Tanah Seluas 179 hektare di Bogor

Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menyita aset milik Benny Tjokrosaputro, berupa tanah seluas 179 hektare di Kabupaten Bogor

NASIONAL | 8 Maret 2021

Pengacara Rizieq Syihab Optimis Gugatan Praperadilan Dikabulkan

Pihak pemohon optimis gugatannya dikabulkan majelis hakim karena beranggapan bahwa administrasi yang dilakukan kepolisian salah.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Polresta Malang Tangkap 2 Pelempar Mobil Dinas Polisi, Salah Satunya Diduga Anak Jaksa

Jajaran Polresa Malang menangkap dua pelaku pelemparan 3 kendaraan mobil dinas patroli Satshabara dengan menggunakan batu batako.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Praperadilan Rizieq Syihab, Ini Argumen Polisi

Polisi menegaskan bahwa surat perintah penangkapan dan penahanan sudah pernah diuji dalam persidangan praperadilan soal penetapan tersangka Rizieq Syihab.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Ketua Dewan Pers: Kuasai Budaya Digital

Pengelola media massa berbasis internet atau media digital perlu memahami digital culture

NASIONAL | 8 Maret 2021

Kemhan Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi 5.441 Pegawai

Kemhan melaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi pegawainya, di Gedung Urip Sumohardjo, Kemhan, Jakarta, Senin (8/3/2021).

NASIONAL | 8 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS