Ada Aliran Fee Bansos ke Pedangdut Cita Citata
Logo BeritaSatu

Korupsi Bansos

Ada Aliran Fee Bansos ke Pedangdut Cita Citata

Senin, 8 Maret 2021 | 22:55 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Sidang lanjutan perkara dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek dengan terdakwa Direktur PT Tigapilar Agro Utama Ardian Iskandar Maddanatja dan konsultan hukum Harry Van Sidabukke mengungkap fakta mengenai aliran dana dari fee yang diterima mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara bersama dua anak buahnya Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso.

Salah satu pihak yang disebut turut kecipratan aliran fee bansos, yakni pedangdut Cita Citata. Dia disebut turut menerima uang senilai Rp 150 juta dari hasil fee pengadaan bansos Covid-19.

Munculnya nama Cita Citata tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP) yang dibacakan Jaksa Penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini saat Jaksa menelisik aliran uang senilai Rp 16,7 miliar yang diduga mengalir ke berbagai pihak.

Matheus Joko Santoso yang dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan ini mengakui aliran uang itu dipergunakan untuk berbagai kegiatan. Salah satunya, Joko yang merupakan mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menyebut mengenai kegiatan di Labuan Bajo.

"Pembayaran artis, untuk kegiatan rapat Labuan Bajo Rp 150 juta," ungkap Jaksa Muhammad Nur Azis saat membacakan BAP dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (8/3/2021).

Jaksa mencecar, mengapa pembayaran tersebut diambil dari fee pengadaan bansos. Tetapi Joko mengaku hanya menjalankan perintah.

"Kenapa ambil dari fee?," telisik Jaksa.

"Nggak tahu, hanya jalankan perintah," cetus Joko.

"Artinya siapa?," cecar Jaksa.

"Informasinya Cita Citata, saya nggak hadir," kata Joko.

Diketahui, Jaksa KPK mendakwa Direktur PT Tigapilar Agro Utama Ardian Iskandar Maddanatja dan konsultan hukum Harry Van Sidabukke telah menyuap mantan Mensos Juliari P Batubara bersama dua PPK Kemsos Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso dengan total Rp 3,2 miliar. Suap tersebut untuk memuluskan penunjukan perusahaan sebagai vendor pengadaan bansos Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek.

Harry didakwa memberikan suap senilai Rp 1,28 miliar, sedangkan Ardian didakwa memberi suap sebesar Rp 1,95 miliar. Pemberian suap dari kedua terdakwa ini dilakukan secara bertahap.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemkot Medan Janji Segera Cairkan Insentif Tenaga Kesehatan

Salah satu prioritas adalah tenaga kesehatan di RSUD dr Pirngadi Medan yang belum menerima insentif tujuh bulan pada 2020.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Potensi Energi Terbarukan Indonesia Mencapai 417 Giga Watt

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif mengatakan, potensi energi baru terbarukan itu berasal dari samudera, panas bumi, bioenergy, bayu, hidro.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Kejagung Sita Aset Benny Tjokro Tanah Seluas 179 hektare di Bogor

Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menyita aset milik Benny Tjokrosaputro, berupa tanah seluas 179 hektare di Kabupaten Bogor

NASIONAL | 8 Maret 2021

Pengacara Rizieq Syihab Optimis Gugatan Praperadilan Dikabulkan

Pihak pemohon optimis gugatannya dikabulkan majelis hakim karena beranggapan bahwa administrasi yang dilakukan kepolisian salah.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Polresta Malang Tangkap 2 Pelempar Mobil Dinas Polisi, Salah Satunya Diduga Anak Jaksa

Jajaran Polresa Malang menangkap dua pelaku pelemparan 3 kendaraan mobil dinas patroli Satshabara dengan menggunakan batu batako.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Praperadilan Rizieq Syihab, Ini Argumen Polisi

Polisi menegaskan bahwa surat perintah penangkapan dan penahanan sudah pernah diuji dalam persidangan praperadilan soal penetapan tersangka Rizieq Syihab.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Ketua Dewan Pers: Kuasai Budaya Digital

Pengelola media massa berbasis internet atau media digital perlu memahami digital culture

NASIONAL | 8 Maret 2021

Kemhan Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi 5.441 Pegawai

Kemhan melaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi pegawainya, di Gedung Urip Sumohardjo, Kemhan, Jakarta, Senin (8/3/2021).

NASIONAL | 8 Maret 2021

Unhas Jadi Kampus Pertama Lakukan Vaksinasi Seluruh Dosen dan Tenaga Kependidikan

Universitas Hasanuddin menjadi kampus pertama di Indonesia yang memberikan vaksinasi Covid-19 untuk seluruh dosen dan tenaga kependidikan.

NASIONAL | 8 Maret 2021

FHUI Dinobatkan Sebagai Fakultas Hukum Terbaik di Indonesia Versi QS WUR

Fakultas Hukum UI menjadi fakultas hukum terbaik di Indonesia versi The Quacquarelli Symonds World University Ranking (QS WUR) 2021.

NASIONAL | 8 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS