AHY: Kami Tak Cari Sensasi
Logo BeritaSatu

AHY: Kami Tak Cari Sensasi

Senin, 8 Maret 2021 | 15:19 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan, agenda roadshow ke Kemkumham dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bukan upaya mencari sensasi atau mencari panggung.

Apa yang dilakukannya, merupakan perjuangan para pengurus dan kader Partai Demokrat yang sah untuk menjaga kedaulatan partai berlambang mercy tersebut.

“Mungkin Bapak Ibu sekalian juga mengikuti dalam waktu sebulan terakhir. Kami tidak dengan sengaja atau pun berupaya mencari sensasi, mencari panggung dan mendramatisasi keadaan. Itu bukan karakter DNA kami. Namun, memang ada masalah serius,” ujar AHY di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/3/2021).

AHY mengatakan, kedatangannya ke Kemkumham dan KPU menunjukkan keseriusan perjuangan para pengurus dan kader Partai Demokrat untuk mempertahankan kedaulatan partai. Pasalnya, terdapat serangan pengambilalihan Partai Demokrat secara tidak sah yang melibatkan aktor utama, para mantan kader dan aktor eskternal.

“Adanya serangan pengambilalihan Partai Demokrat secara tidak sah yang melibatkan aktor utama kader dan lebih tepatnya mantan kader karena mereka sudah diberhentikan dari partai karena perilaku buruk berdasarkan pakta integritas parpol. Bukan hanya melibatkan orang dalam. Tetapi, kini yang membedakan keterlibatan langsung aktor eksternal KSP Moeldoko yang memiliki niat mengambil alih Partai Demokrat,” jelas dia.

Bukti Otentik
AHY menegaskan, pihaknya mempunyai bukti otentik tentang pemilik sah Partai Demokrat. Bukti-bukti otentik tersebut, kata dia, diserahkan kepada KPU dan juga telah diserahkan kepada Kemkumham.

Bukti otentik yang dimaksud AHY adalah berkas AD/ART Partai Demokrat yang sudah disahkan oleh pemerintah melalui Menkumham pada 2020, susunan kepengurusan Partai Demokrat hasil Kongres V yang sah dan telah memandatkan AHY sebagai Ketum Partai Demokrat periode 2020-2025.

“Artinya saya dan sekjen datang (ke KPU) benar-benar untuk menggunakan hak kami sebagai warga negara, sebagai rakyat dan juga sebagai parpol. Tentu kami punya kewajiban menjaga kedaulatan partai dan kita berjuang untuk mempertahankan demokrasi,” pungkas AHY.

Dalam audiensi dengan KPU, AHY juga menyerahkan dua boks yang berisikan dokumen-dokumen partai seperti AD/ART Partai Demokrat dan susunan kepengurusan Partai Demokrat Hasil Kongres V.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Nadiem dan Franka Makarim “Satu Panggung” Bahas Kepemimpinan Perempuan

Webinar tersebut bagian dari rangkaian acara Hari Perempuan Internasional yang digelar Kemdikbud.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Hadirkan Pendidikan Interaktif Bagi Anak, Kidsloop Indonesia Gandeng Rumah Kisah

Kidslopp produk animasi yang dihadirkan oleh Rumah Kisah, kreator animasi muslim.

NASIONAL | 8 Maret 2021

AHY dan Pengurus Partai Demokrat Bertemu dengan Komisioner KPU

Kedatangan AHY dan para pengurus merupakai rangkaian agenda roadshow mereka hari ini, yang sebelumnya telah mendatangi Kantor Kemkumham.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Ini 51 Aturan Pelaksanaan UU Ciptaker

Publik dapat mengakses dari laman Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Sekretariat Kabinet.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Bela AHY, Din Syamsudin Minta Pemerintah Tolak Sahkan PD Hasil KLB

Sesuai informasi yang diperolehnya, pelaksanaan KLB yang tidak berizin tersebut tidak sesuai dengan AD ddan ART PD.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Didampingi 34 Ketua DPD Partai Demokrat, AHY Minta Kemkumham Tolak KLB Deli Serdang

AHY juga membawa berkas-berkas untuk mematahkan klaim kubu KLB Deli Serdang.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Marzuki Alie: Moeldoko Akan Bawa Demokrat Menjadi Partai Terbuka

Moeldoko mengajak semua seluruh kader PD untuk berjuang kembali meraih kejayaan.

NASIONAL | 8 Maret 2021

Presiden Jokowi: BPPT Harus Jadi Lembaga Extraordinary

Selama pandemi ini, banyak inovasi di bidang kesehatan yang ditemukan.

NASIONAL | 8 Maret 2021

KPK Disebut Sedang Usut Dugaan Korupsi Pembelian Tanah Program DP 0 Rupiah

Penanganan perkara ini telah ditingkatkan ke tahap penyidikan dan sejumlah pihak telah ditetapkan sebagai tersangka.

NASIONAL | 8 Maret 2021

KPK: 239 Penyelenggara Negara Belum Laporkan Hartanya Secara Jujur dan Lengkap

Jenis harta yang KPK temukan paling banyak tidak dilaporkan adalah kas dan setara kas.

NASIONAL | 8 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS