Pangdam VI /Mulawarman: Tentara Harus Pegang Tiga Pusaka Ini
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 479 (1)   |   COMPOSITE 5975 (11)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1396 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (0)   |   IDX30 473 (2)   |   IDX80 128 (0)   |   IDXBASIC 1245 (0)   |   IDXBUMN20 361 (1)   |   IDXCYCLIC 739 (0)   |   IDXENERGY 741 (0)   |   IDXESGL 130 (0)   |   IDXFINANCE 1328 (3)   |   IDXG30 133 (0)   |   IDXHEALTH 1274 (1)   |   IDXHIDIV20 418 (2)   |   IDXINDUST 965 (5)   |   IDXINFRA 871 (1)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 739 (0)   |   IDXPROPERT 876 (0)   |   IDXQ30 136 (0)   |   IDXSMC-COM 280 (0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (0)   |   IDXTECHNO 3334 (0)   |   IDXTRANS 1040 (0)   |   IDXV30 127 (0)   |   INFOBANK15 957 (3)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 408 (1)   |   ISSI 176 (0)   |   JII 579 (0)   |   JII70 205 (0)   |   KOMPAS100 1135 (3)   |   LQ45 890 (3)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1594 (3)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 303 (0)   |   PEFINDO25 295 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (1)   |   SRI-KEHATI 342 (1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pangdam VI /Mulawarman: Tentara Harus Pegang Tiga Pusaka Ini

Minggu, 7 Maret 2021 | 19:35 WIB
Oleh : Willy Masaharu / WM

Mahakam Ulu, Beritasatu.com - Sebagai tentara, ada tiga pusaka yang harus terus dipegang di manapun bekerja. Ketika pusaka ini tidak boleh dilupakan, tidak boleh dilepaskan, dan tidak boleh digunakan secara ceroboh. Ketiga pusaka itu adalah Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan delapan Wajib Prajurit yang tidak boleh dilupakan ketika bertugas di manapun. Pengabdian tanpa kenal lelah kepada negara, bangsa dan masyarakat adalah perwujudan dari ketiga “pusaka” ini.

Demikian penegasan Pangdam VI/ Mulawarman Mayjen Heri Wiranto kepada pasukan Kotis Long Bagun, Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, menandai berakhirnya kunjungan kerja perbatasan ke Sektor Barat. Kotis Long Bagun merupakan komando taktis yang pendukung operasi bagi pos-pos penjagaan di perbatasan Indonesia - Malaysia. Pernyataan tersebut ditegaskan oleh Heri Wiranto kepada pasukan Kotis yang berkekuatan 90 orang.

“Kalian hendaknya harus bekerjasama dengan masyarakat, menghormati mereka dan tidak membuat masalah bagi masyarakat. Jaga kehormatan bangsa dan negara karena pos penjagaan adalah wajah dari negara,” ujar Heri Wiranto, Minggu (7/2/2021)

Kunjungan ke perbatasan selama dua hari berawal dari Balikpapan menuju Long Bagun dengan menempuh jarak 148,2 NM atau 274,466 Km dalam waktu 1 jam 40 menit. Selain Mayjen TNI Heri Wiranto, rombongan kunjungan terdiri Danrem 092 / Maharajalila Brigjen. TNI Suratno, Asintel Kol Inf. Nyamin, Aslog Kol Inf Yasa Susana, Waasops Letkol Inf Teguh Wiratama dan dua alumnus Lemhannas PPSA XXI AM Putut Prabantoro – Ketua Pelaksana Gerakan Ekayastra Unmada (Semangat Satu Bangsa) serta Dr Caturida Meiwanto Doktoralina yang dosen Universitas Mercu Buana (UMB) Jakarta.

Setiba di Long Bagun, Heri Wiranto dan rombongan disambut oleh Ketua Adat Dayak Kenyah Balan Tingai, Sekda Kabupaten Long Bagus Stephanus Madang dan para tokoh masyarakat setempat. Sambutan kehormatan kepada rombongan dilakukan dengan pengalungan perhiasan dan pemasangan gelang khas dayak.

Perjalanan Mayjen Heri Wiranto dilanjutkan ke Pos Titik U 444 dengan rombongan terbatas dengan menempuh jarak 78,5 NM atau 145,382 km dalam waktu 55 menit. Pos penjagaan ini hanya dapat dicapai dengan helikopter. Rombongan mendarat di helipad yang terbuat dari bantalan kayu. Helipad ini terletak persis pada sisi jurang tak berjarak. Keahlian dan kemampuan pilot ketika mendaratkan helikopter di titik U444 sangat dibutuhkan. Kesalahan sekecil apapun dalam mendaratkan helikopter dapat mendatangkan bencana mengingat helipad berada di bibir jurang yang berada di ketinggian 2.000 meter.

Mengingat kondisi yang sangat berbeda dengan pos perbatasan lainnya, kepada para pasukan penjaga Mayjen TNI Heri Wiranto berpesan bahwa yang paling utama adalah setiap pejaga harus bertanggung jawab pada dirinya yakni kesehatan dan harus pandai dalam mengisi kegiatan selama sembilan bulan bertugas. Menurut Heri Wiranto, jika menderita sakit, evakuasi hanya bisa dilakukan dengan menggunakan helikopter yang dalam melaksanakan tugas sangat tergantung pada cuaca.

Heri Wiranto juga menjelaskan, meski ditingal selama sembilan bulan, keluarga menjadi tanggung jawabnya. Sehingga selaku Pangdam V / Mulawaman, Heri Wiranto akan melakukan komunikasi secara rutin dengan keluarga masing-masing.

Pada hari kedua, peninjauan perbatasan dilanjutkan ke Long Ampung (Long Apung), Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, yang berjarak 71 NM atau 131, 492 km dengan waktu tempuh 55 menit dari Long Bagun. Berbeda dengan Titik U 444 yang hanya dikelilingi oleh hutan lebat, Titik Pos Penjagaan Long Ampung berada di dekat masyarakat. Kondisi pos penjagaan Long Ampung jauh lebih baik karena ada berbagai kegiatan yang dapat dilaksanakan bersama masyarakat. Bahkan tentara penjaga dapat memroduksi tempe dan tahu sendiri untuk mencukupi kebutuhan diri sendiri dan sebagian bisa dijual. Kepandaian ini juga ditularkan kepada masyarakat setempat.

“Kalian harus bersyukur mendapat tugas jaga di Long Ampuh ini. Long Ampuh jauh lebih baik dibanding dengan Titik U444 yang hanya dikelilingi ribuan hektare hutan lebat, tidak ada akses ke titik itu, tidak ada masyarakat yang tinggal dan berada pada ketinggian 2.000 meter. Di sini kalian bisa berhubungan dengan keluarga melalui HP, sementara di U 444 tidak ada sinyal sama sekali,” ujar Heri Wiranto.

Jaga Kehormatan Negara

Heri Wiranto juga menekankan arti penting bekerja bersama, tidak menyakiti hati rakyat dan sekaligus bersama-sama masyarakat menjaga kehormatan negara. Masyarakat harus dibantu dalam melakukan kegiatan bersama agar terwujud kemanunggalan TNI dan Masyarakat.

Sementara dalam kunjungan kerja ke perbatasan tersebut, Mayjen Heri Wiranto dan rombongan juga mengadakan silaturahmi dengan Bupati Kutai Barat, FX Yapan dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda). Jarak tempuh Long Bagun ke Sendawar, Kutai Barat sejauh 56 NM atau 96,304 Km dengan waktu tempuh 45 menit.

Dalam pidato sambutannya, Heri Wiranto menegaskan, berdasarkan UU 34/2004, adalah kewajiban TNI untuk membantu dan bekerja sama dengan pemerintah daerah. Oleh karena itu kerjasama dan kordinasi yang solid di antara TNI dan pemerintah daerah menjadi kewajiban yang harus terwujud.

Dalam masing-masing kunjungan, AM Putut Prabantoro menyerahkan buku Masyarakat Pancasila di Long Bagun, Titik U 444, Sendawar Kutai Barat, dan Long Ampuh. Putut Prabantoro adalah editor buku Masyarakat Pancasila yang ditulis oleh sesepuh TNI alm Letjen TNI (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Longsor Ganggu Perjalanan Kereta Api Pohgajih-Kesamben

Longsor menutupi jalur KA di KM 87+500 setelah sebelumnya daerah tersebut diguyur hujan lebat.

NASIONAL | 7 Maret 2021

Konsep Kanalisasi Diharapkan Jadi Solusi Mengatasi Banjir Kalimantan Selatan

Permasalahan banjir di Kalimantan perlu ditangani karena akan dijadikan Ibu Kota Negara Indonesia di waktu mendatang.

NASIONAL | 7 Maret 2021

Ridwan Kamil: PPKM Mikro Turunkan Kasus Covid-19 hingga 60%

Untuk pertama kalinya dalam setahun ini, tidak ada kota/kabupaten di Jabar yang masuk zona merah.

NASIONAL | 7 Maret 2021

KPK: LHKPN 239 Penyelenggara Negara Tak Lengkap

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyurati 239 penyelenggara negara terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang tidak lengkap.

NASIONAL | 7 Maret 2021

Penembakan FPI, Pengacara: Siapa di Land Cruiser Hitam?

Pengacara mendiang enam laskar FPI yang tewas tertembak berharap pengusutan kasus ini tak berhenti di level anggota lapangan.

NASIONAL | 7 Maret 2021

Aparat Gagalkan Penyelundupan 23.900 Benih Lobster

Aparat gabungan menggagalkan pengiriman 23.942 benih bening lobster (BBL) atau benur dari Bandara Soekarno-Hatta ke Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

NASIONAL | 7 Maret 2021

Kebakaran Hutan di Riau, Kapolda: Kita Kejar Pemilik Lahan

Sudah ada delapan orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

NASIONAL | 7 Maret 2021

Kasus Covid-19, Korban Meninggal di Malut Jadi 113 Orang

Pasien meninggal diketahui memiliki riwayat perjalan dari Jakarta menuju Ternate, sebelum menderita sakit.

NASIONAL | 7 Maret 2021

Oknum Polisi Berpotensi Jadi Tersangka Penembakan, Pengacara: Keluarga Menuntut Keadilan

Keluarga mendiang enam laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas tertembak di Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Karawang, Jawa Barat, masih menanti keadilan.

NASIONAL | 7 Maret 2021

Jaksa Agung dan Menko Polhukam Hadiri Kongres Peradilan Pidana PBB

Jaksa Agung dan Menko Polhukam menghadiri Kongres Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Pencegahan Kejahatan dan Peradilan Pidana Ke-14 di Kyoto, Jepang.

NASIONAL | 7 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS