KPK Sita Rumah Pribadi Stafsus Edhy Prabowo di Cilandak
Logo BeritaSatu

Kasus Suap Izin Ekspor Benur

KPK Sita Rumah Pribadi Stafsus Edhy Prabowo di Cilandak

Rabu, 3 Maret 2021 | 21:45 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita dan memasang plang sita di rumah milik Andreau Pribadi Misanta yang merupakan staf khusus Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan. Penyitaan dan pemasangan plang ini dilakukan terkait penyidikan kasus dugaan suap izin ekspor benih bening lobster atau benur yang menjerat Edhy dan Andreau sebagai tersangka.

"Tim Penyidik KPK melakukan penyitaan sekaligus pemasangan plang sita pada rumah kediaman pribadi milik tersangka APM (Andreau Pribadi Misanta)," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri, Rabu (3/3/2021).

Rumah pribadi Andreau yang disita KPK berada di Jalan Cilandak I Ujung Nomor 38 RT 03 RW 10 Cilandak, Jakarta Selatan. Rumah itu disita lantaran diduga terkait dengan perkara ini. KPK diketahui pernah memeriksa seorang saksi bernama Jaya Marlian untuk mendalami transaksi jual beli rumah di Cilandak oleh Andreau yang diduga menggunakan uang suap dari para eksportir benur.

Diketahui, KPK menetapkan Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan bersama dua staf khususnya Safri dan Andreau Pribadi Misanta; sekretaris pribadi Edhy bernama Amiril Mukminin; pengurus PT Aero Citra Kargo (PT ACK) bernama Siswadi; serta staf istri Menteri Kelautan dan Perikanan bernama Ainul Faqih; sebagai tersangka penerima suap terkait izin ekspor benur. Sementara tersangka pemberi suap adalah Chairman PT Dua Putra Perkasa Pratama (PT DPPP), Suharjito.

Edhy Prabowo dan lima orang lainnya diduga menerima suap dari Suharjito dan sejumlah eksportir terkait izin ekspor benur yang jasa pengangkutannya hanya dapat menggunakan PT Aero Citra Kargo.

Kasus ini bermula pada 14 Mei 2020. Saat itu, Edhy Prabowo menerbitkan Surat Keputusan Nomor 53/KEP MEN-KP/2020 tentang Tim Uji Tuntas (Due Diligence) Perizinan Usaha Perikanan Budidaya Lobster, dengan menunjuk kedua staf khususnya,

Andreau Pribadi Misanta dan Safri sebagai Ketua dan Wakil Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (Due Diligence). Salah satu tugas dari tim ini adalah memeriksa kelengkapan administrasi dokumen yang diajukan oleh calon eksportir benur.

Selanjutnya, pada awal bulan Oktober 2020, Suharjito datang ke lantai 16 kantor KKP dan bertemu dengan Safri. Dalam pertemuan tersebut, terungkap untuk melakukan ekspor benih lobster hanya dapat melalui forwarder PT ACK (Aero Citra Kargo) dengan biaya angkut Rp 1.800/ekor.

Atas kegiatan ekspor benih lobster yang dilakukannya, PT DPPP diduga melakukan transfer sejumlah uang ke rekening PT ACK dengan total sebesar Rp 731.573.564. Berdasarkan data kepemilikan, pemegang PT ACK terdiri dari Amri dan Ahmad Bahtiar yang diduga merupakan nominee dari pihak Edhy Prabowo serta Yudi Surya Atmaja.

Atas uang yang masuk ke rekening PT ACK yang diduga berasal dari beberapa perusahaan eksportir benih lobster tersebut, selanjutnya ditarik dan masuk ke rekening Amri dan Ahmad Bahtiar masing-masing dengan total Rp 9,8 miliar.

Selanjutnya pada 5 November 2020, sebagian uang tersebut, yakni sebesar Rp 3,4 miliar ditransfer dari rekening Ahmad Bahtiar ke rekening salah satu bank atas nama Ainul Faqih selaku staf khusus istri menteri Edhy. Uang itu, diperuntukan bagi keperluan Edhy Prabowo, istrinya IIs Rosita Dewi, Safri, dan Andreu Pribadi Misanta.

Uang itu digunakan untuk belanja barang mewah oleh Edhy Prabowo dan Iis Rosita Dewi di Honolulu AS pada 21 sampai dengan 23 November 2020 sejumlah sekitar Rp 750 juta. Sejumlah barang mewah yang dibeli Edhy dan istrinya di Hawaii, di antaranya jam tangan rolex, tas Tumi dan LV, baju Old Navy.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mendikbud: Subsidi Kuota Belajar Lebih Kecil, Tapi Aksesnya Lebih Fleksibel

Kini, bantuan kuota diberikan seluruhnya untuk kuota umum yang bisa digunakan untuk mengakses aneka situs seperti Google dan Youtube.

NASIONAL | 3 Maret 2021

Kejagung Sita 410 Hektare Tanah dari Tersangka Kasus Asabri

Kejagung menyita barang bukti perkara korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT Asabri atas nama tersangka BTS berupa tanah 400 hektare.

NASIONAL | 3 Maret 2021

Pelajaran dari Polemik Perpres Miras, Pembantu Presiden Harus Lebih Hati-hati

Arsul minta para pembantu presiden untuk selalu berhati-hati dengan membuka ruang konsultasi publik seluasnya jika menyangkut hal berbau ajaran agama.

NASIONAL | 3 Maret 2021

Haum Gandeng Westbike Messenger Rilis Pengiriman Gunakan Sepeda

Haum berharap dapat lebih meningkatkan dampak sosial seperti memperbaiki kualitas lingkungan serta mengurangi polusi udara.

NASIONAL | 3 Maret 2021

Bupati Teluk Bintuni: Dana Otsus Papua Masih Dibutuhkan untuk Kepentingan Pembangunan

Otsus Papua adalah keinginan bersama, bukan keinginan sekelompok orang dan bukan keinginan kepala daerah.

NASIONAL | 3 Maret 2021

KPK Usut Suap Perpajakan, Misbakhun Minta Pegawai Ditjen Pajak Tetap Semangat

Misbakhun mengapresiasi ikhtiar KPK memberantas korupsi di sektor perpajakan.

NASIONAL | 3 Maret 2021

IHLC dan Sucofindo Sepakat Bangun Ekosistem Industri Halal

Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) dan Sucofindo sepakat untuk membangun ekosistem industri halal dan berperan secara aktif dalam menjadikan Indonesia sebagai produsen terbesar produk halal di pasar global pada 2024

NASIONAL | 3 Maret 2021

Geledah 3 Rumah di Tanjungpinang, KPK Sita Dokumen Penting Kasus Korupsi di Bintan

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah tiga rumah di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau

NASIONAL | 3 Maret 2021

Mafia Tanah Hilang Kalau Supremasi Hukum Ditegakkan

Aparat penegak hukum tidak boleh terlibat dalam mafia tanah.

NASIONAL | 3 Maret 2021

“Infodemik” Covid-19 Dikembangkan untuk Menurunkan Kepercayaan Publik terhadap Pemerintah

"Infodemik" tumbuh subur karena lemahnya literasi digital, terutama di media sosial, dan ketidaktahuan publik dalam memilih sumber informasi.

NASIONAL | 3 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS