Logo BeritaSatu

Kejagung Sita 410 Hektare Tanah dari Tersangka Kasus Asabri

Rabu, 3 Maret 2021 | 21:03 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Tim Jaksa Penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita barang bukti perkara tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) atas nama tersangka BTS, yang diduga menyebabkan kerugian keuangan negara kurang lebih Rp 23 triliun. Jika ditotal luas tanah yang disita Kejagung mencapai 410 hektare.

Beberapa barang bukti yang sudah berhasil disita dalam perkara tersebut antara lain berupa aset tersangka BTS. Antara lain 155 bidang tanah yang terletak di Kabupaten Lebak (berdasarkan akta jual beli) dengan luas total 343.461 m2.

"Kemudian 566 bidang tanah yang terletak di Kabupaten Lebak (berdasarkan Surat Pelepasan / Pengakuan Hak (SPH) dengan luas seluruhnya 1.929.502 m2," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, di Jakarta, Rabu (3/3/2021).

Selanjutnya juga Kejagung menyita 131 bidang tanah yang terletak di Kabupaten Lebak (sesuai sertifikat hak guna bangunan) atas nama PT Harvest Time dengan luas total 1.838.639 m2, dua bidang tanah yang terletak di Kota Batam (sesuai sertifikat hak guna bangunan) atas nama PT Mulia Manunggal Karsa luas total 200.000 m2.

Dijelaskan Leonard, terhadap aset tersangka yang telah disita tersebut, selanjutnya akan dilakukan penaksiran atau taksasi oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) guna diperhitungkan sebagai penyelamatan kerugian keuangan negara di dalam proses selanjutnya.

"Penyitaan aset-aset para tersangka lainnya masih dilakukan pelacakan dengan bekerja sama dengan Pusat Pelacakan Aset baik yang ada di dalam negeri maupun di luar negeri," ujar Leonard.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pelajaran dari Polemik Perpres Miras, Pembantu Presiden Harus Lebih Hati-hati

Arsul minta para pembantu presiden untuk selalu berhati-hati dengan membuka ruang konsultasi publik seluasnya jika menyangkut hal berbau ajaran agama.

NASIONAL | 3 Maret 2021

Haum Gandeng Westbike Messenger Rilis Pengiriman Gunakan Sepeda

Haum berharap dapat lebih meningkatkan dampak sosial seperti memperbaiki kualitas lingkungan serta mengurangi polusi udara.

NASIONAL | 3 Maret 2021

Bupati Teluk Bintuni: Dana Otsus Papua Masih Dibutuhkan untuk Kepentingan Pembangunan

Otsus Papua adalah keinginan bersama, bukan keinginan sekelompok orang dan bukan keinginan kepala daerah.

NASIONAL | 3 Maret 2021

KPK Usut Suap Perpajakan, Misbakhun Minta Pegawai Ditjen Pajak Tetap Semangat

Misbakhun mengapresiasi ikhtiar KPK memberantas korupsi di sektor perpajakan.

NASIONAL | 3 Maret 2021

IHLC dan Sucofindo Sepakat Bangun Ekosistem Industri Halal

Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) dan Sucofindo sepakat untuk membangun ekosistem industri halal dan berperan secara aktif dalam menjadikan Indonesia sebagai produsen terbesar produk halal di pasar global pada 2024

NASIONAL | 3 Maret 2021

Geledah 3 Rumah di Tanjungpinang, KPK Sita Dokumen Penting Kasus Korupsi di Bintan

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah tiga rumah di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau

NASIONAL | 3 Maret 2021

Mafia Tanah Hilang Kalau Supremasi Hukum Ditegakkan

Aparat penegak hukum tidak boleh terlibat dalam mafia tanah.

NASIONAL | 3 Maret 2021

“Infodemik” Covid-19 Dikembangkan untuk Menurunkan Kepercayaan Publik terhadap Pemerintah

"Infodemik" tumbuh subur karena lemahnya literasi digital, terutama di media sosial, dan ketidaktahuan publik dalam memilih sumber informasi.

NASIONAL | 3 Maret 2021

Kemdikbud Siapkan Rp 2,6T untuk Internet Gratis Belajar Daring

Pembagian kuota internet ini akan dilaksanakan mulai tanggal 11 hingga 15 Maret mendatang.

NASIONAL | 3 Maret 2021

Geledah Rumah Tersangka Penyuap Nurdin Abdullah, KPK Sita Dokumen

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Direktur PT Agung Perdana Bulukumba, Agung Sucipto, Rabu (3/3/2021).

NASIONAL | 3 Maret 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS