Polisi: Tak Ada Pelanggaran Hukum dalam Kerumunan Presiden Jokowi
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Polisi: Tak Ada Pelanggaran Hukum dalam Kerumunan Presiden Jokowi

Sabtu, 27 Februari 2021 | 18:18 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / WM

Jakarta,Beritasatu.com – Mabes Polri angkat bicara soal alasan mereka tidak menerima laporan Koalisi Masyarakat Anti Ketidakadilan dan Gerakan Pemuda Islam yang mempermasalahkan dugaan pelanggaran protokol kesehatan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Sebenarnya kami bukan menolak laporan, tetapi setelah melakukan konsultasi dengan pihak yang akan membuat laporan, Kepala SPKT Bareskrim menyimpulkan bahwa tidak ada pelanggaran hukum dalam peristiwa tersebut, sehingga tidak dilanjutkan dengan membuat laporan polisi,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Rusdi Hartono, Sabtu (27/2/2021).

Seperti diberitakan Koalisi Masyarakat Anti Ketidakadilan, harus gigit jari setelah petugas penerima laporan Bareskrim (SPKT) hanya meminta mereka untuk membuat surat laporan tertulis yang lalu diberi stampel oleh bagian Tata Usaha dan Urusan Dalam (TAUD).

Padahal mereka datang ke Bareskrim pada Kamis (25/2/2021) untuk melapor sebagai langkah konkret atas slogan yang sering digaungkan oleh pemerintah, yaitu keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.

Menurut mereka kunjungan Presiden ke Maumere, Nusa Tenggara Timur, merupakan kunjungan kepresidenan yang tentunya sudah terjadwal sehingga seharusnya bisa diantisipasi.

Namun malah terjadi kerumunan saat kunjungan orang nomor satu Indonesia itu dan menurut mereka diduga kuat telah ada tindak pidana pelanggaran Kekarantinaan Kesehatan.

Apalagi hal ini ditambah langkah Jokowi memberikan bantuan dan melambaikan tangan dari dalam mobil kepresidenan hingga malah memancing kerumunan.

Tak hanya Koalisi Masyarakat Anti Ketidakadilan, tapi polisi juga bersikap sama saat Gerakan Pemuda Islam (GPI) hendak melaporkan Jokowi. Langkah GPI juga dimentahkan polisi Jumat (26/2/2021).



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ketika Burung Perkutut Dilaporkan ke KPK

Pemberian burung perkutut seharga Rp 100 juta itu dianggap gratifikasi.

NASIONAL | 27 Februari 2021

LPSK: Revisi UU ITE Merupakan Langkah Maju

LPSK menilai, rencana pemerintah merevisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) adalah langkah maju.

NASIONAL | 27 Februari 2021

Rumah Korban Penembakan di RM Cafe Dipenuhi Pelayat

Para pelayat sebagian besar mengenakan baju hitam dan beberapa diantaranya mengenakan kain tradisonal Batak, Ulos.

NASIONAL | 27 Februari 2021

KPK Masih Periksa Gubernur Sulsel Secara Intensif

KPK masih memeriksa secara intensif Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah bersama lima orang lainnya yang telah ditangkap, Sabtu (27/2/2021) dinihari.

NASIONAL | 27 Februari 2021

Medsos Jadi Media Memajukan Peradaban dan Menjaga Moralitas Bangsa

Pengguna medsos sebaiknya menggunakan hati nurani dan bijak sehingga dapat menekan beredarnya berita-berita hoax.

NASIONAL | 27 Februari 2021

Oknum Polri Bak Koboi, Kompolnas: Tes kejiwaan, Narkoba, dan Alkohol Secara Berkala

Juga diperlukan tes secara berkala bagi anggota yang membawa senjata api.

NASIONAL | 27 Februari 2021

Terduga Teroris ARY Pernah Jabat Ketua RT

Salah seorang terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri, di Malang, Jawa Timur, pada Jumat ( 26/0/2/2021) siang diketahui bernama Alfa

NASIONAL | 27 Februari 2021

Buku Pelajaran Agama Islam Singgung Agama Lain, PGI Kirim Surat ke Menag

Buku pelajaran tersebut telah menjadi perbincangan dalam masyarakat.

NASIONAL | 27 Februari 2021

Pakar: Perlu Evaluasi Sistem Pilkada

KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah

NASIONAL | 27 Februari 2021

Ganjar Dukung Penuh Evita Nursanti Pimpin KBPPP

Evita dianggap salah satu sosok wanita yang gigih dan tangguh serta bertanggung jawab terhadap amanat yang diberikan.

NASIONAL | 27 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS