Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Empat Ibu Rumah Tangga dan Balita Ditahan, 50 Advokat Daftar Jadi Pembela

Sabtu, 20 Februari 2021 | 21:12 WIB
Oleh : Awaludin / CAR

Mataram, Beritasatu.com - Empat ibu rumah tangga (IRT) ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Praya, lantaran melempar gudang rokok di UD Mawar, Desa Wajageseng, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ironisnya, dua dari empat IRT membawa balita dan menyusui dari balik jeruji penjara.

Empat IRT ditangkap dan ditahan atas tuduhan pengerukan. Padahal, mereka melakukan protes karena pemilik pabrik tidak pernah mendengar aspirasi. Banyak anak-anak yang sakit akibat polusi dari pabrik. Warga sekitar pun tidak dipekerjakan di pabrik.

Masing-masing IRT itu yakni Nurul Hidayah (38), Martini (22), Fatimah (38) dan Hultiah (40). Seluruh warga Dusun Eat Nyiur tersebut diancam Pasal 170 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana lima sampai tujuh tahun kurungan penjara.

Menyikapi kasus tersebut para advokat yang tergabung dalam Tim Hukum “Nyalakan Keadilan untuk IRT”, tergerak untuk memberikan pendampingan hukum. Tidak tanggung-tanggung ada sekitar 50 advokat bergabung, belum termasuk praktisi, pegiat perempuan, NGO, akademisi dan elemen lainnya.

“Banyak, ada sekitar 50 orang advokat yang sudah menyatakan kesiapan untuk ikut dalam gerakan ini,” ungkap Koordinator Tim, Ali Usman Ahim, Sabtu (20/2/2021).

Sebagai langkah awal, pihaknya sudah mulai turun melakukan investigasi, mengumpulkan keterangan yang dibutuhkan dari para pihak terkait untuk mengetahui kronologis kejadian.

Selain menjenguk empat IRT di Rutan Praya, pihaknya juga sudah menemui keluarga serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Nantinya juga ada rencana mengajukan permohonan pra peradilan terkait kasus tersebut. Persetujuan kuasa hukum dari pihak keluarga para IRT terkait rencana itu, saat ini tengah diurus.

“Karena ini berkaitan dengan kasus hukum, tentu langkah-langkah yang akan ditempuh sesuai dengan ketentuan hukum yang ada,” kata Ali.

Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB yang juga mantan Direktur Eksekutif Walhi NTB ini mengatakan, pihaknya tergerak untuk ikut membantu para IRT, sebagai bentuk gerakan moral dan kemanusiaan.

Menurut Ali, kasus yang membelit para IRT tersebut penuh kejanggalan. Sebab, ada langkah-langkah restoratif justice yang bisa ditempuh untuk menyelesaikan persoalan, tanpa harus melalui proses hukum.

Anggota tim, Apriadi Abdi Negara menyatakan, hukum dibuat untuk menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat, bukan malah melanggengkan penindasan.

“Kalau penegakan hukum model seperti ini, jelaslah tidak berkesesuaian dengan tujuan penciptaan hukum itu sendiri,” kata ketua LBH Pencari Keadilan tersebut.

“Ini ada ibu yang anaknya sedang sekarat harus ditahan. Ada juga yang terpaksa harus membawa serta anaknya yang masih balita ikut ke penjara, di mana rasa keadilan dan kemanusiaan itu?,” imbuh Apriadi.

Anggota tim, Ikhsan Ramdhani menambahkan, berdasarkan hasil investigasi tim, empat IRT tersebut ditahan lantaran dituduh melempar batu ke gudang pabrik.

“Setelah kami olah TKP sama sekali tidak kami temukan ada kerusakan, pelapor terlalu mengada-ada dan membual mengenai kerusakan yang timbul akibat perbuatan empat IRT tersebut. Saya tidak habis pikir apa yang menjadi dasar pertimbangan obyektif pihak jaksa sehingga menahan mereka, dan kenapa penyidik seperti memaksakan perkara diproses,” kata Ikhsan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Standarisasi Penting bagi Penjaminan Mutu Sistem Pendidikan Nasional

Pengelolaan pendidikan nasional sejatinya tetap membutuhkan standar yang jelas dan terukur, tidak hanya tertib administrasi, melainkan juga pada perbaikan mutu.

NASIONAL | 22 September 2021

Gelar Workshop, BPK Samakan Pemahaman Konsep Foresight

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sedang dalam proses finalisasi untuk menyelesaikan Foresight BPK pertama.

NASIONAL | 22 September 2021

Diisolasi, Irjen Napoleon Hanya Boleh Keluar Sel untuk Kepentingan Penyidikan

Bareskrim Polri mengisolasi Irjen Napoleon Bonaparte yang diduga menganiaya M Kace. Napoleon hanya boleh keluar sel isolasi untuk kepentingan penyidikan.

NASIONAL | 22 September 2021

Teleperformance Indonesia Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pulau Semak Daun

Teleperformance Indonesia mendonasikan 2.000 bibit pohon Mangrove untuk melestarikan ekosistem pantai serta mencegah abrasi di wilayah Kepulauan Semak Daun.

NASIONAL | 22 September 2021

Jaksa Ungkap Penyuap Pejabat Pajak Orang Kepercayaan Bos Bank Panin Mu'min Ali

Veronika Lindawati yang diduga menyuap dua eks pejabat Ditjen Pajak, Angin Prayitno dan Dadan Ramdani merupakan orang kepercayaan bos Bank Panin, Mu'min Ali.

NASIONAL | 22 September 2021

Enggan Terbuai Penurunan, Polri Tetap Fokus Kendalikan Covid-19

Meskipun angka kasusnya mengalami penurunan yang signifikan, Polri enggan terbuai dalam mendukung penanganan Covid-19 di Tanah Air.

NASIONAL | 22 September 2021

Bagi Sertifikat Tanah, Jokowi Tak Ingin Konflik Agraria Terus Terjadi

Presiden menyerahkan 124.120 sertifikat tanah hasil redistribusi di 26 provinsi dan 127 kabupaten/kota.

NASIONAL | 22 September 2021

Perempuan Punya Peranan Besar dalam Meluruskan Informasi Hoaks

Perempuan atau orang tua dalam sebuah keluarga diharapkan menjadi jendela informasi agar tidak terpapar dengan berita bohong (hoaks) di masa pandemi saat ini.

NASIONAL | 22 September 2021

2 Eks Pejabat Pajak Didakwa Terima Suap Rp 57 M dari Bank Panin Cs

Dua mantan pejabat Ditjen Pajak, Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani didakwa menerima suap dengan total Rp 57 miliar dari Bank Panin dan Jhonlin Baratama.

NASIONAL | 22 September 2021

PTDI dan Havelsan Teken MoU Kerja Sama Simulator Pesawat N219

PTDI dan Havelsan menandatangani MoU terkait kerja sama aircraft simulator atau simulator pesawat untuk pesawat N219.

NASIONAL | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Dorong Pengembangan Industri Halal, Kemenperin Luncurkan IHIA 2021

Dorong Pengembangan Industri Halal, Kemenperin Luncurkan IHIA 2021

EKONOMI | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings