Demo Terkait Banjir Banjarmasin Dibubarkan Secara Paksa, IPW Minta Kapolri Turun Tangan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Demo Terkait Banjir Banjarmasin Dibubarkan Secara Paksa, IPW Minta Kapolri Turun Tangan

Jumat, 5 Februari 2021 | 22:58 WIB
Oleh : Yustinus Paat / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Penyerangan sekelompok orang terhadap warga yang menggelar aksi demo terkait banjir di Banjarmasin, menuai kecaman sejumlah pihak. Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane menyebutkan bahwa aksi penyerangan sekelompok masa preman itu sebagai aksi yang membahayakan bagi demokrasi.

“Pembubaran aksi massa oleh preman adalah sebuah tindakan otoriter yg melanggar hukum, apalagi jika aksi itu sudah mendapat izin. Seharusnya, preman yang seperti ini secepatnya ditangkap. Tapi anehnya, kenapa polisi membiarkan para preman membubarkan aksi tersebut,” kata Neta S Pane dalam keterangannya, Jumat (5/2/2021).

Disebutkan Neta, dalam video penyerangan dan pembubaran aksi massa tersebut, tampak seseorang yang mengancam akan memukuli massa jika masih melakukan aksi demo.

“Videonya sudah viral, tapi polisi masih belum melakukan apapun. Ini perlu dilakukan evaluasi oleh Kapolri baru. Seolah-olah Kapolda Kalsel takut dengan sekumpulan preman,” tegasnya.

Karena itu, IPW, kata Neta mendesak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk turun tangan dengan menurukan Divisi Propam untuk memeriksa seluruh anggota polisi di lapangan yang membiarkan aksi premanisme tersebut terjadi. Bahkan, Neta dorong Kapolri mencopot Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto dari jabatannya.

“Jika Kapoldanya tidak tegas menindak aksi-aksi premanisme di wilayahnya sebaiknya segera dicopot dan diganti dgn pejabat baru yang tegas sehingga konsep presisi Kapolri bisa terlaksana,” tambahnya.

Lebih lanjut, Neta mengatakan, dari kasus ini terlihat bahwa aparatur Polda Kalsel seakan lupa bahwa Indonesia adalah negara hukum. Menurut dia, jika ada aksi premanisme yang mengganggu orang lain serta mengancam, maka polisi harus segera bertindak.

“Sebab jika dibiarkan hal itu sangat membahayakan masyarakat dan sama artinya Polda Kalsel membiarkan hukum rimba terjadi,” pungkas Neta.

Diketahui, pada Senin (1/2/2021), viral video sekelompok orang membubarkan aksi demo korban banjir Banjarmasin secara paksa. Banjir di Kalsel sendiri terjadi pada pertengahan Januari 2021 lalu, telah merendam 11 dari 13 Kabupaten di sana. Akibatnya, belasan nyawa melayang, ratusan rumah warga rusak parah dan mengganggu aktivitas warga. Musibah banjir Kalsel yang sebelumnya ditaksir menyebabkan kerugian senilai Rp1,349 triliun.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Sengketa Pilkada, MK Diminta Tolak Permohonan Muhammad-Saraswati

KPU Tangsel meminta Mahkamah Konstitusi menolak permohonan perselisihan hasil pemilihan kepala daerah yang diajukan Muhammad-Rahayu Saraswati.

NASIONAL | 5 Februari 2021

Keluarga Penumpang Korban Sriwijaya Air Gugat Boeing

Keluarga penumpang korban Sriwijaya Air SJ-182 menggugat Boeing terkait dugaan kelalaian termasuk kompensasi.

NASIONAL | 5 Februari 2021

Boy Rafli Amar: Radikalisme Masif Sedang Terjadi

Boy Rafli Amar menyatakan, keterlibatan seluruh elemen masyarakat sipil menjadi sangat penting dalam penanggulangan terorisme

NASIONAL | 5 Februari 2021

Respons Cepat Kasus Keagamaan, Kemag-Komnas HAM Sepakat Bentuk Desk Bersama

Kemag dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI sepakat membentuk desk bersama guna merespons cepat isu-isu keagamaan.

NASIONAL | 5 Februari 2021

Gubernur NTB Jajaki Peluang Kerjasama Investasi dengan Pengusaha di Jatim

Pemprov NTB jajaki kerja sama dengan pebisnis di Jawa Timur untuk berinvestasi di beberapa sektor di NTB.

NASIONAL | 5 Februari 2021

KAI Optimalkan Layanan GeNose di Stasiun Senen dan Yogyakarta

Layanan pemeriksaan Covid-19 dengan metode GeNose C19 untuk sementara waktu hanya tersedia di Stasiun Pasar Senen dan Yogyakarta.

NASIONAL | 5 Februari 2021

Elnusa Optimis Mampu Dukung Target Produksi Minyak 1 Juta Barel

Elnusa optimis bisa mendukung pemerintah dalam merealisasikan target 1 juta barel.

NASIONAL | 5 Februari 2021

Polri Gandeng Tokoh Agama untuk Edukasi Masyarakat tentang Prokes

Polri gandeng tokoh agama untuk sosialisasi prokes.

NASIONAL | 5 Februari 2021

Bidik Tersangka Baru, KPK Buka Penyelidikan Dugaan Korupsi Bansos

KPK mengakui telah membuka penyelidikan baru terkait dugaan korupsi pengadaan bantuan sosial.

NASIONAL | 5 Februari 2021

Perbaikan Jembatan Rembun Pekalongan Rampung Akhir Maret

Penanganan Jembatan Rembun Pekalongan ditargetkan selesai akhir Maret 2021.

NASIONAL | 5 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS