Ganjar: PPKM Tahap I, Jateng Memiliki Skor Bagus
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (-1.14)   |   COMPOSITE 6258.75 (-10.28)   |   DBX 1361.34 (-0.65)   |   I-GRADE 179.18 (-0.62)   |   IDX30 502.509 (-1.33)   |   IDX80 134.874 (0.02)   |   IDXBUMN20 393.542 (-2.05)   |   IDXESGL 138.721 (0.08)   |   IDXG30 140.869 (-0.28)   |   IDXHIDIV20 444.908 (-0.07)   |   IDXQ30 144.657 (-0.05)   |   IDXSMC-COM 296.3 (0.74)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (3.56)   |   IDXV30 132.413 (1.76)   |   INFOBANK15 1051.36 (-9.47)   |   Investor33 433.839 (-1.51)   |   ISSI 179.41 (0.06)   |   JII 608.801 (0.64)   |   JII70 214.954 (0.38)   |   KOMPAS100 1205.85 (-1.58)   |   LQ45 941.363 (-1.13)   |   MBX 1692.14 (-3.13)   |   MNC36 321.868 (-1.1)   |   PEFINDO25 321.871 (0)   |   SMInfra18 304.318 (3.57)   |   SRI-KEHATI 368.746 (-1.3)   |  

Ganjar: PPKM Tahap I, Jateng Memiliki Skor Bagus

Senin, 25 Januari 2021 | 14:53 WIB
Oleh : Stefi Thenu / LES

Semarang, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menilai, pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali jilid pertama menunjukkan tren yang bagus di wilayahnya. Hal itu dibuktikan dengan tingkat terisinya rumah sakit di provinsi ini jauh di bawah rata-rata daerah lain.

Hal itu disampaikan Ganjar usai memimpin rapat evaluasi Covid-19 di kantornya, Senin (25/1/2021). Ganjar menerangkan, dari angka keterpakaian tempat tidur di rumah sakit rujukan seluruh Provinsi di Indonesia, ternyata yang melakukan PPKM Jawa-Bali, hanya Jateng dan Bali yang memiliki skor yang bagus.

"Alhamdulillah kalau melihat dari angka keterpakaian tempat tidur di rumah sakit rujukan, Jateng itu di angka 66,67% dan Bali 60,32%. Ini bagus, karena yang lainnya di atas 70%," kata Ganjar.

Artinya, dari hasil itu dapat dipastikan seluruh elemen di Jateng bekerja keras sehingga pencapaiannya tercapai. Selain itu, langkah penambahan tempat tidur baik isolasi maupun ICU juga dapat dilaksanakan dengan baik.

"Memang kemarin ada beberapa masukan, termasuk terkait PKL dan tempat makan yang memang butuh perhatian penuh karena mereka tidak cukup mudah dalam berjualan. Maka ada dua cara yang dilakukan, yakni mereka mau menjaga jarak dengan terbatas dan take away," terangnya.

Selama PPKM lanjut Ganjar, penegakan operasi yustisi telah dilakukan dan memperoleh 3.665 pelanggar. Dari jumlah itu, pelanggaran yang dilakukan restoran, kafe dan rumah makan sebanyak 732, PKL sebanyak 1.403, pasar tradisional dan modern sebanyak 595, tempat hiburan 33, hajatan 189, keagamaan 3, dan olahraga serta seni 57 pelanggaran. Ada pula objek wisata yang melakukan pelanggaran sebanyak 133 lokasi, hotel dan penginapan 26 dan lainnya 504.

"Dari pelanggaran-pelanggaran itu, sebanyak 1.998 diberikan sanksi teguran tertulis, 873 dilakukan penertiban dan penutupan atau penyegelan sebanyak 794," jelas Ganjar.

PPKM Jilid 2
Dalam kesempatan itu, Ganjar juga mengatakan, sudah mengirimkan surat edaran (SE) ke seluruh bupati/wali kota terkait pelaksanaan PPKM jilid 2 sampai 8 Februari nanti. Prinsipnya, seluruh kabupaten/kota diminta menyiapkan beberapa hal, termasuk meningkatkan ketersediaan tempat tidur baik ICU maupun isolasi di tempatnya masing-masing.

"Minimal di setiap Kabupaten/Kota ada 15 ICU khusus untuk Covid-19, sehingga kalau ada yang emergency bisa masuk. Kami juga meminta masyarakat proaktif dengan segera melaporkan apabila ada gejala Covid-19 untuk mengurangi resiko kematian karena terlambat penanganan," ujarnya.

Dalam PPKM jilid dua ini, Ganjar mengatakan ada sedikit perbedaan, khususnya pembatasan jam operasional. Restoran, rumah makan, kafe atau layanan makan di tempat jika sebelumnya harus ditutup pukul 19.00 WIB, sekarang diperbolehkan hingga pukul 20.00 WIB, setelah itu, sampai satu jam berikutnya melakukan take away.

"Pusat perbelanjaan atau mal juga sampai jam 20.00 WIB, naik satu jam dari sebelumnya. Destinasi wisata melakukan pembatasan maksimal 30 persen dan jam operasional dibatasi sampai pukul 15.00 WIB. Tidak ada piknik malam," jelasnya.

Ganjar juga menegaskan bahwa tempat wisata malam seperti karaoke, warnet, game online dibatasi maksimal pukul 20.00 WIB dan maksimal 50 persen. Pihaknya menegaskan akan terus melakukan operasi yustisi untuk melakukan pengetatan.

Sementara itu, Pj Sekda Jateng, Prasetyo Aribowo menerangkan, terkait PPKM ini, Gubernur telah mengeluarkan SE ke seluruh kabupaten/kota. Sehingga, tak hanya di Semarang Raya, Solo Raya dan Banyumas Raya, namun seluruh daerah di Jateng akan menerapkan PPKM ini.

"Seluruh Kabupaten/Kota diminta melaksanakan SE ini secara serentak dan sama, termasuk pemberlakuan pembatasan jam operasional. Jadi semuanya harus disamakan, agar tidak ada kecemburuan," tegasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK Fokus Pembuktian Suap Juliari dan Tersangka Lain Kasus Bansos

KPK memastikan pengusutan kasus ini tidak akan terpengaruh dengan pemberitaan terkait isu yang mengarah pada keterlibatan pihak-pihak lain dalam kasus tersebut.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Bayi Kembar Siam Adam dan Aris Kembali Jalani Operasi

Operasi terhadap bayi Adam dan Aris berupa operasi debridement, tidak akan membahayakan kedua bayi.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Kecewa Hasil Penetapan Bupati, Rumah Ketua KPU Yahukimo Dibakar

Personel gabungan selanjutnya melakukan pengejaran terhadap para pelaku pembakaran ke arah Bandara.

NASIONAL | 24 Januari 2021

Sinabung Lontarkan Vulkanik Setinggi 500 Meter

Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara (Sumut), kembali erupsi dengan melontarkan abu vulkanik setinggi 500 meter dari atas puncak.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Jaksa Yakin Pinangki Malasari Terima Suap USD 500.000 dari Djoko Tjandra

Jaksa meyakini Pinangki Sirna Malasari telah menerima suap sebesar USD 500.000 dari terpidana perkara korupsi cessie Bank Bali Djoko Tjandra.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Teroris Aceh Ada yang Berprofesi Aparatur Sipil Negara

Mereka adalah pendukung khilafah ISIS yang terkait dengan bom bunuh diri Polrestabes Medan.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Edy Rahmayadi: Belajar Tatap Muka di Sumut Bisa Persulit Penanganan Pandemi Covid-19

"Kita tidak mau anak - anak ini terpapar," kata Edy Rahmayadi.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Covid-19 Belum Reda, Belajar Daring SMA/SMK di Bengkulu Masih Berlanjut

Sampai saat ini belum ada rencana siswa SMA/SMK di Bengkulu untuk melaksanakan KBM tatap muka karena kasus covid-19 di daerah ini masih tinggi.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Gubernur Jambi yang Baru Bertekad Lepaskan Daerahnya dari Himpitan Ekonomi di Tengah Pandemi

Lumpuhnya perekonomian akibat pandemi di daerah tersebut berimbas besar terhadap kondisi kesejahteraan masyarakat Jambi.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Presiden Apresiasi PGI Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi dan Bencana

Mari kita bersama-sama merawat Indonesia.

NASIONAL | 25 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS