Suap Bansos, KPK Periksa Dirjen di Kemsos Hingga Petinggi Perusahaan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.524 (-11.32)   |   COMPOSITE 6376.76 (-85.96)   |   DBX 1366.47 (-4.13)   |   I-GRADE 184.394 (-4.05)   |   IDX30 516.608 (-10.51)   |   IDX80 138.726 (-2.53)   |   IDXBUMN20 405.249 (-8.22)   |   IDXESGL 142.142 (-2.59)   |   IDXG30 145.757 (-3.33)   |   IDXHIDIV20 455.745 (-7.55)   |   IDXQ30 148.268 (-2.8)   |   IDXSMC-COM 300.72 (-2.17)   |   IDXSMC-LIQ 363.064 (-5.5)   |   IDXV30 136.038 (-1.55)   |   INFOBANK15 1074.63 (-26.5)   |   Investor33 444.938 (-9.47)   |   ISSI 184.203 (-2.63)   |   JII 631.94 (-13.58)   |   JII70 222.617 (-4.41)   |   KOMPAS100 1239.85 (-24.1)   |   LQ45 968.215 (-19.75)   |   MBX 1728.57 (-26.45)   |   MNC36 329.564 (-6.33)   |   PEFINDO25 328.624 (-5.07)   |   SMInfra18 313.805 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 378.364 (-8.61)   |  

Suap Bansos, KPK Periksa Dirjen di Kemsos Hingga Petinggi Perusahaan

Jumat, 22 Januari 2021 | 17:26 WIB
Oleh : Fana Suparman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dan mengembangkan kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek yang menjerat mantan Mensos Juliari P. Batubara. Pada Jumat (22/1/2021) tim penyidik menjadwalkan memeriksa sejumlah saksi. Salah satunya, Direktur Jendral Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial (Linjamsos Kemsos) Pepen Nazaruddin.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AW (Adi Wahyono, Pejabat Pembuat Komitmen Kementerian Sosial)," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (22/1/2021).

Tim penyidik telah berulang kali memeriksa yang diduga mengetahui banyak hal mengenai sengkarut kasus suap bansos. Pada Rabu (13/1/2021), tim penyidik memeriksa Pepen untuk mendalami proses penentuan rekanan pelaksana proyek distribusi bansos Covid-19 di wilayah Jabodetabek itu. Pada hari yang sama, tim penyidik pun menggeledah rumah Pepen di Kota Bekasi, Jawa Barat dan menyita sejumlah dokumen yang berkaitan dengan perkara ini.

Selain Pepen, pada hari ini tim penyidik juga menjadwalkan memeriksa empat saksi lainnya untuk melengkapi berkas perkara Adi Wahyono. Keempat saksi itu, yakni Senior Assistance Vice President (SAVP) Bank Muamalat Indonesia Agustri Yogasmara; wiraswasta bernama Yanse; Staf Ahli Menteri Kemensos Kukuh Ary Wibowo; serta Sekretaris Perusahaan PT Pertani (Persero) Muslih. "Keempatnya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AW," kata Ali.

Selain itu, KPK juga menjadwalkan memeriksa Direktur PT Integra Padma Mandiri Fera Sri Herawati dan Abdurahman dari PT Pesona Berkah Gemilang. Keduanya diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Presiden Direktur Tiga Pilar Agro Utama Ardian Iskandar Maddanatja. "Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AIM (Ardian Iskandar Maddanatja)," kata Ali.

Diberitakan, KPK menetapkan Juliari P. Batubara selaku Mensos bersama Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemsos serta dua pihak swasta bernama Ardian I.M dan Harry Sidabuke sebagai tersangka kasus dugaan suap bansos Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek. Juliari dan dua anak buahnya diduga menerima suap senilai sekitar Rp 17 miliar dari Ardian dan Harry selaku rekanan Kemsos dalam pengadaan paket bansos Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020.

Kasus ini bermula dari pengadaan bansos penanganan Covid-19 berupa paket sembako di Kementerian Sosial tahun 2020 dengan nilai sekitar Rp5,9 triliun dengan total 272 kontrak pengadaan dan dilaksanakan dengan dua periode. Juliari Batubara selaku Menteri Sosial menujuk Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono sebagai Pejabat Pembuat Komitmen dalam pelaksanaan proyek tersebut dengan cara penunjukkan langsung para rekanan. Diduga disepakati adanya fee dari tiap-tiap paket pekerjaan yang harus disetorkan para rekanan kepada Kementerian Sosial melalui Matheus Joko Santoso. Fee untuk setiap paket bansos disepakati oleh Matheus dan Adi Wahyono sebesar Rp 10 ribu per paket sembako dari nilai Rp 300.000 per paket bansos.

Selanjutnya Matheus dan Adi pada Mei sampai dengan November 2020 membuat kontrak pekerjaan dengan beberapa supplier sebagai rekanan yang diantaranya Ardian IM, Harry Sidabuke dan juga PT Rajawali Parama Indonesia (RPI) yang diduga milik Matheus. Penunjukan PT RPI sebagai salah satu rekanan tersebut diduga diketahui Juliari dan disetujui oleh Adi Wahyono.

Pada pelaksanaan paket bansos sembako periode pertama diduga diterima fee Rp 12 miliar yang pembagiannya diberikan secara tunai oleh Matheus kepada Juliari Batubara melalui Adi dengan nilai sekitar Rp 8,2 miliar. Pemberian uang tersebut selanjutnya dikelola oleh Eko dan Shelvy N, selaku orang kepercayaan Juliari untuk digunakan membayar berbagai keperluan pribadi Juliari.
Untuk periode kedua pelaksanaan paket Bansos sembako, terkumpul uang fee dari bulan Oktober 2020 sampai dengan Desember 2020 sejumlah sekitar Rp 8,8 miliar yang juga diduga akan dipergunakan untuk keperluan Juliari.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPU Gunungkidul dan Bantul Tetapkan Bupati Terpilih

Sunaryanta-Heri Susanto ditetapkan sebagai bupati dan wakil bupati Gunungkidul dan Abdul Halim Muslih-Joko Budi Purnomo menjadi bupati dan wakil bupati Bantul.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Gunung Sinabung 22 Kali Erupsi Sejak Awal Januari

Aktivitas Gunung Sinabung masih tinggi, sehingga masyarakat perlu mewaspadai erupsi susulan.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Tunggu Keputusan MK, KPU Jambi Belum Tetapkan Pelantikan Gubernur Jambi

KPU Jambi masih menunggu hasil keputusan MK mengenai gugatan hasil Pilkada.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Distribusikan Bantuan ke Pegunungan, TNI AL Gunakan Helikopter

TNI AL mengerahkan helikopter Eurocopter AS565 Panther untuk mendistribusikan bantuan logistik ke masyarakat korban gempa Sulbar di daerah yang terisolasi.

NASIONAL | 22 Januari 2021

KRI Banda Aceh Angkut 500 Ton Bantuan ke Kalsel dan Sulbar

KRI Banda Aceh merupakan salah satu kapal terbesar yang dimiliki TNI Angkatan Laut.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Soal Kabareskrim, Dosen PTIK: Perhatikan Flow Kaderisasi

Banyak calon Kabareskrim yang mumpuni.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Wearing Klamby Bantu Ringankan Korban Bencana di Sulbar

Wearing Klamby berniat meringankan beban korban gempa Sulbar lewat penyerahan bantuan dari hasil penjualan koleksi scarf Sulawesi Series.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Pascagempa, Majene dan Mamuju Masuki Masa Transisi Pemulihan

Pendataan harus dilakukan sehingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat segera dilakukan

NASIONAL | 22 Januari 2021

BIS Siapkan Siswanya Berperspektif Global untuk Masuk Universitas

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa siswa IB lebih banyak diterima di universitas selektif daripada siswa non-IB.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Ganjar Minta Polda Jateng Sosialisasi Tilang Elektronik

Polda Jateng berencana memperluas jangkauan sistem Electronic Traffic Laws Enforcement (ETLE) di seluruh wilayah Jateng.

NASIONAL | 22 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS