Pascagempa, Majene dan Mamuju Masuki Masa Transisi Pemulihan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Pascagempa, Majene dan Mamuju Masuki Masa Transisi Pemulihan

Jumat, 22 Januari 2021 | 16:40 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Kabupaten Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) memasuki masa transisi pemulihan setelah gempa dengan magnitudo (M) 6,2 yang mengguncang pada Jumat (15/1/2021). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta proses pendataan kerusakan rumah warga terdampak segera diselesaikan untuk proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan, pendataan harus dilakukan sehingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat segera dilakukan, meskipun statusnya masih dalam masa transisi darurat menuju pemulihan.

"Kita upayakan pendataan harus sesegera mungkin selesai, supaya program rehabilitasi dan rekonstruksi itu dapat segera berjalan walaupun statusnya masih dalam status transisi darurat," kata Doni di Jakarta, Jumat (22/1/2021).

Dalam keterangan tertulis BNPB itu, disebut bahwa sesuai arahan Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya ke lokasi terdampak Gempabumi Sulbar pada Senin (18/1/2021), masyarakat akan diberikan dukungan berupa dana stimulan untuk membangun kembali rumah mereka yang rusak terdampak gempa bumi.

Adapun besaran dana stimulan tersebut aadalah Rp 50 juta untuk rumah rusak berat, Rp 25 juta untuk rumah rusak sedang dan Rp 10 juta untuk rusak ringan.

Dalam implementasinya, Doni menjelaskan bahwa dana stimulan diharapkan dapat dikelola oleh masyarakat dengan dukungan oleh TNI dan Polri agar prosesnya dapat lebih cepat sehingga tidak ada masyarakat yang belama-lama di pengungsian.

"Dana stimulan ini diharapkan nantinya bisa dikelola oleh masyarakat dengan dukungan TNI dan Polri," ungkapnya.

Oleh sebab itu, Doni menekankan bahwa BNPB tidak akan membangun hunian sementara (huntara) seperti yang telah dilakukan pada program rehabilitasi dan rekonstruksi Gempa Lombok 2018 silam, melainkan hanya memberikan dukungan bagi masyarakat melalui dana stimulan tersebut.

"Kita menghindari membangun huntara. Kita akan mempercepat proses pembangunan rumah masyarakat yang rusak berat dan rusak sedang," tuturnya.

Kemudian bagi yang rumah rusak ringan, pemerintah akan tetap mendukung dengan besaran dana stimulan sesuai dengan yang telah ditentukan serta mendampingi proses perbaikan yang dianggap perlu sehingga rumah dapat segera kembali ditempati.

"Tetapi bagi mereka yang rumahnya sudah rusak berat tentu tidak mungkin ditempati," imbuhnya.

Secara terpisah, dalam konferensi pers virtual yang dipantau dari Jakarta, Jumat (22/1/2021) Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Barat Prof Gufran Darma Dirawan mengatakan, untuk menunjang proses pembelajaran, tenda-tenda pembelajaran sudah dibangun di beberapa sekolah terdampak.

"Saat ini kami masuk masa transisi dan pemulihan. Untuk sektor pendidikan kami bangun beberapa tenda-tenda pembelajaran yang dibangun pada beberapa sekolah yang terdampak gempa," ungkapnya.

Selain itu, di berbagai tempat juga sudah ada trauma healing. Ia berharap dengan trauma healing para pengungsi yang berada pada Kabupaten Polewali Mandar dan Majene kembali ke tempat sebelumnya.

Selain itu, pihaknya juga sedang menyusun strategi pembangunan sekolah yang ada. Beberapa sekolah yang rusak sudah diinventarisasi. Data sementara terdapat 9 sekolah SMK dan 8 SMA dengan kategori rusak ringan, sedang dan rusak berat.

"Dari hasil identifikasi, diharapkan dengan adanya bantuan dari pemerintah pusat bisa mempercepat peningkatan pendidikan di Sulbar. Kami mendorong secepatnya dan kami di lapangan siap melakukan amanah pemerintah pusat," ucapnya.

Hingga Kamis (21/1) korban meninggal dunia akibat gempa mencapai 91 orang (80 di Mamuju dan 11 Majene) tiga orang hilang, ratusan orang alami luka-luka.

Jumlah pengungsi mencapai 77.562 jiwa dengan rincian di Majene 19.735 jiwa dan Mamuju 57.827 jiwa. Hingga Jumat (22/1) belum ada data terbaru korban gempa. [R-15]



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BIS Siapkan Siswanya Berperspektif Global untuk Masuk Universitas

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa siswa IB lebih banyak diterima di universitas selektif daripada siswa non-IB.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Ganjar Minta Polda Jateng Sosialisasi Tilang Elektronik

Polda Jateng berencana memperluas jangkauan sistem Electronic Traffic Laws Enforcement (ETLE) di seluruh wilayah Jateng.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Pengungsi di Mamuju Keluhkan Kesulitan Air Bersih

Pengungsi gempa di Mamuju, Sulbar mengeluhkan sulitnya mendapatkan air bersih.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Meski Meninggal, Asner Silalahi Ditetapkan Sebagai Wali Kota Siantar

Meski sudah meninggal dunia, Asner Silalahi ditetapkan KPU Pematang Siantar sebagai wali kota terpilih.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Kasus Positif Covid-19 di Sumut Dekati 20.000 Orang

Kota Medan masih penyumbang terbesar kasus positif Covid-19 di Sumut.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Periksa Edhy Prabowo, KPK Dalami Pengelolaan Uang Suap dari Eksportir Benur

Dalam pemeriksaan ini, tim penyidik mencecar Edhy mengenai uang yang diduga diterima dari para eksportir benur.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Gubernur Sumut Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pelanggaran Protokol Kesehatan

Edy mengaku tidak akan membiarkan terjadinya pelanggaran protokol kesehatan.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Tim DVI Terima 325 Kantong Jenazah dan Kantongi 714 Sampel DNA dari Pesawat Sriwijaya Air

Jumlahnya meningkat sekitar tiga kali lipat dari data sebelumnya.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Masih Sekitar 1,7 Juta Warga yang Belum Rekam KTP

Kemdari menargetkan penduduk yang wajib memiliki KTP sebanyak 200.426.767 orang pada 2021.

NASIONAL | 22 Januari 2021

Sensus 2020, Penduduk Provinsi Bengkulu Bertambah 295.152 Jiwa

Penduduk Bengkulu sebanyak 2.010.670 jiwa itu, terdiri atas penduduk laki-laki sebanyak 51,18%.

NASIONAL | 22 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS