Pinjam Uang Rp 1,5 Miliar, Menaker Digugat di PN Jaksel
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Pinjam Uang Rp 1,5 Miliar, Menaker Digugat di PN Jaksel

Kamis, 21 Januari 2021 | 14:33 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah digugat perdata oleh rekanan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Sri Supriyati ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel).

Gugatan itu terjadi karena tahun 2016 pihak Direktorat Pembinaan Pengawasan (Binawas) Kemnaker, melalui seorang pejabat pembuat komitmen (PPK), Eko Daryanto waktu itu meminjam uang sebesar Rp 1,5 miliar kepada Sri Supriyati namun tidak kunjung dikembalikan.

Dalam perkara perdata nomor : 959/Pdt.G/2020/PN JKT.SEL sebagaimana ditulis dalam website PN Jaksel, Ida Fauziyah merupakan ikut tergugat pertama. Sedangkan ikut tergugat kedua adalah Sekjen Kemnaker, Anwar Sanusi dan ikut tergugat ketiga Plt Irjen Kemnaker, Irianto Simbolon. Tergugat dalam kasus itu adalah Eko Daryanto, yang sekarang sebagai Kepala Balai Pengembangan Produktivitas, Kemnaker, Bandung, Jawa Barat.

Sri Supriyati menggugat para tergugat ke PN Jaksel melalui kuasa hukumnya Joko Sutrisno Dawoed, SH.
Dalam website PN Jaksel dinyatakan, penggugat mengalami kerugian sebesar Rp 1,5 miliar, sebagaimana Perjanjian Peminjaman Uang tanggal 28 Desember 2016.

Joko Sutrisno Dawoed kepada Beritasatu.com, mengatakan, kewajiban tergugat, turut tergugat I, turut tergugat II, turut Tergugat III untuk membayar kepada penggugat dengan perhitungan bunga bank sebesar Rp 1,5 miliar X 15 % X 3 tahun. “Harus bayar dengan bunganya,” kata dia.

Dikatakan, akibat perbuatan para tergugat, penggugat juga mengalami kerugian immateril. “Atas kerugian-kerugian berupa waktu, tenaga, pikiran, perasaan tidak nyaman (infliction of mental distress) termasuk perasaan dipermainkan oleh para tergugat lebih dari tiga tahun lamanya. Mengingat kerugian tersebut sangat sulit untuk mengukurnya dalam bentuk uang, namun cukuplah kiranya apabila ditentukan setara dengan jumlah Rp 300.000.000,” kata penggugat sebagaimana tertulis dalam website PN Jaksel.

Selain itu, penggugat meminta hakim agar memutuskan meletakkan Sita Jaminan (Conservatoire Beslaag) terhadap rumah/tanah milik tergugat yang terletak dan dikenal dengan nama Jalan Rasamala 7 Buntu No.6 Rt.008 Rw.013 Kelurahan Menteng Dalam Kecamatan Tebet, Jaksel.

Selain itu, penggugat meminta agar para tergugat menghukum tergugat, turut tergugat I, turut tergugat II dan turut Tergugat III, secara tanggung renteng membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp 2.000.000 setiap hari apabila lalai melaksanakan putusan ini yang harus dibayar sekaligus dan tunai serta seketika melalui penitipan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jaksel.

Selain itu, penggugat meminta agar menghukum tergugat , turut tergugat I, turut tergugat II dan turut tergugat III secara tanggung renteng untuk membayar biaya yang timbul dalam perkara a quo.

Informasi didapat Beritasatu.com, uang sebesar Rp 1,5 miliar dipinjam Eko waktu itu untuk biaya mendapatkan posisi sebagai eselon II di Kemnaker. Selain itu, informasi yang dikumpulkan, Sri Supriyati juga pernah pinjamkan uang Rp 1,2 miliar kepada Direktur Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri (PTKLN) Soes Hindarno sekitar tahun 2012.

Saat ini Soes Hindarno menjabat sebagai Kepala Biro Humas Kemnaker. “Awal-awal Pak Soes menjabat sebagai Kepala Biro Humas Kemnaker, seorang perempuan berjihab sering ke mari. Mungkin minta uangnya dilunasin,” kata seorang staf Biro Humas, kepada Beritasatu.com, Rabu (20/1/2021). Informasi yang dikumpulkan, Soes melunasi utangnya secara cicil.
Eko ketika dikonfirmasi mengenai hal ini tidak menjawab. Eko juga tidak bersedia menjelaskan mengenai uang Rp 1,5 miliar yang dipinjamnya dari penggugat.

Soes Hindarno ketika akan ditemui Beritasatu.com Rabu (20/1/2021) enggan untuk bertemu. Ketika dikonfirmasi via nomor WhatsApp-nya Kamis (21/1/2021) juga tidak membalas.

Joko Sutrisno Dawoed mengatakan, Eko Daryanto berjanji akan segera membayar uang Rp 1,5 miliar plus denda dan bunga yang diminta kliennya. “Kita lihat hari-hari ke depan,” kata dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bansos, Insentif dan Vaksinasi Covid-19 Jadi Fokus Pemerintah Tangani Pandemi

Bantuan sosial beserta insentif dan vaksinasi kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 dan pelaku UMKM jadi fokus pemerintah menangani pandemi.

NASIONAL | 21 Januari 2021

LPDB-KUMKM Bantu Koperasi dan UMKM Bertahan di Masa Pandemi

LPDB-KUMKM menyatakan pihaknya akan selalu hadir memberikan bantuan pembiayaan bagi koperasi dan UMKM di masa pandemi Covid-19.

NASIONAL | 21 Januari 2021

Bahas Pencegahan Korupsi, Sandiaga Uno Datangi KPK

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (21/1/2021).

NASIONAL | 21 Januari 2021

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 8 Februari

Pemerintah memutuskan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali, hingga 8 Februari 2021 mendatang.

NASIONAL | 21 Januari 2021

BNPB Ingat Masyarakat Selalu Siap Siaga Hadapi Bencana

BNPB mengingatkan masyarakat untuk selalu siap siaga menghadapi bencana.

NASIONAL | 21 Januari 2021

Tim DVI Terima 324 Kantong Jenazah

Hingga hari ini, total 324 kantong jenazah korban Sriwijaya SJ-182 yang sudah diterima Tim DVI.

NASIONAL | 21 Januari 2021

Pengadilan Tipikor Jakarta Tunda Sidang Djoko Tjandra

Pengadilan Tipikor Jakarta memutuskan menunda sidang Djoko Tjandra karena majelis hakim berhalangan.

NASIONAL | 21 Januari 2021

Edhy Prabowo Minta Jatah Fee Ekspor Benur ke Staf Istrinya

Dalam komunikasi itu, Edhy Prabowo diduga meminta "jatah" fee dari para eksportir benur yang ditampung di rekening bank atas nama Ainul.

NASIONAL | 21 Januari 2021

BNPB Mencatat 185 Bencana Terjadi hingga Minggu Keempat Januari 2021

Bencana hidrometeorologi masih mendominasi jumlah bencana hingga minggu keempat Januari tahun ini.

NASIONAL | 21 Januari 2021

Terkait Kasus Korupsi Dana BBM, Sekretaris DPRD Seluma Ditahan

Tersangka ES ditahan setelah pihaknya menerima pelimpahan berkas perkara tahap kedua dari penyidik Polda Bengkulu.

NASIONAL | 21 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS