Kebijakan Pembatasan di DIY, Kasus Covid-19 Turun 5%
Logo BeritaSatu

Kebijakan Pembatasan di DIY, Kasus Covid-19 Turun 5%

Rabu, 20 Januari 2021 | 19:27 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / LES

Yogyakarta, Beritasatu.com - Pemerintah DI Yogyakarta mengklaim, pascapemberlakuan Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM), kasus positif Covid-19 di DIY menurun sampai 5%.

Hal itu disampaikan Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji secara daring yang dibagikan Humas Pemda DIY, Rabu (20/1/2021).

Meski demikian, Baskara Aji mengungkapkan bahwa pandemi Covid-19 belum selesai, karena masih ada penambahan kasus harian di atas 200 orang.

"Kita baru turun sekitar 5%. Kalau dihitung rata-rata dari mulai PSTKM sampai hari ini," katanya.

Menurutnya, setelah kebijakan PSTKM selesai pada 25 Januari mendatang dan angka penambahan kasus positif juga menunjukkan penurunan, maka DIY akan mempertimbangkan opsinya adalah perpanjangan masa PSTKM atau modifikasi kebijakan di tingkat daerah.

Namun, bentuk modifikasi kebijakan itu belum dijelaskan, atau masih menunggu evaluasi menyeluruh. "Kalau diperpanjang, mungkin ada regulasinya, khususnya untuk mengurangi kerumunan dan penerapan protokol kesehatan yang ketat," paparnya.

Sementara itu, juru bicara Pemda DIY Berty Murtiningsih menyampaikan data penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di DIY sebanyak 287 kasus pada Rabu, sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 17.802 kasus.

Kasus sembuh sebanyak 188 kasus, sehingga total sembuh menjadi 11.847 Kasus dan 13 orang meninggal dunia dengan status positif Covid-19 (total kasus meninggal di DIY 408).

Diketahui, sebelum pemberlakuan PSTKM, mulai awal tahun, angka positif harian di DIY berada di atas 200 orang per harinya. Pada 1 Januari, hasil pemeriksaan laboratorium dan terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 233 kasus, pada 2 Januari ada 291 kasus, 3 Januari ada 218 kasus, 4 Januari ada 146 kasus, tanggal 5-10 Januari berturut-turut ada 297, 272, 355, 379, 301, dan 282 kasus positif Covid-19.

Sedang mulai 11-19 Januari, angka positif juga masih tetap berada di atas 200, yakni berturut-turut, 285, 268, 319, 291, 262, bahkan pada 16 Januari kasus positif harian mencapai 302 kasus, 17 Januari ada 277 kasus, 18 Januari ada 295 kasus, dan 19 Januari ada 287 kasus.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hari Ini DPR Ambil Keputusan Pengangkatan Komjen Sigit

Komisi III DPR menyetujui penunjukan Komjen Sigit sebagai kapolri setelah mendengarkan pendapat fraksi-fraksi dalam rapat internal.

NASIONAL | 21 Januari 2021

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Puncak Musim Hujan Januari-Februari

BMKG mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi cuaca ekstrem puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2021.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Pemprov Sulsel Tanggung Biaya Pulang Kampung Korban Gempa Sulbar

Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah menyatakan akan menanggung semua biaya pulang kampung korban gempa Sulawesi Barat asal Jateng dan Jatim.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Ketua MPR Harapkan Wartawan Masuk Prioritas Penerima Vaksin Covid-19

Ketua MPR Bambang Soesatyo mendorong pemerintah memasukan kalangan wartawan menjadi salah satu klaster prioritas yang mendapatkan vaksinasi Covid-19.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Jokowi Dikritik soal Banjir di Kalsel, Moeldoko Bela Presiden

Moeldoko mengatakan pemerintah sudah melakukan mitigasi bencana sebaik-baiknya.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Mantan Mensos Juliari Bungkam Soal Suap Bansos, Ini Pandangan KPK

KPK tidak ambil pusing dengan bungkamnya mantan Mensos Juliari P Batubara.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur, Ini Penjelasan BMKG

Menurut BMKG puting beliung yang terjadi di waduk Gajah Mungkur terbentuk dari awan cumolonimbus.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Marwan Jafar Minta Prioritaskan Pesantren Vaksinasi Covid-19

Anggota Komisi VI DPR Marwan Jafar meminta pemerintah untuk memprioritaskan pesantren dalam vaksinasi Covid-19.

NASIONAL | 20 Januari 2021

Moeldoko Jelaskan Alasan Diterbitkannya Perpres Penanggulangan Ekstremisme

Perpres Rencana Aksi Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan Mengarah pada Terorisme Tahun 2020-2024 ditandatangani presiden 7 Januari lalu

NASIONAL | 20 Januari 2021

Kerugian Gempa Sulbar dan Banjir Kalsel Masih Dihitung

Tim mulai bekerja mendata kerugian aset pemerintah dan kerusakan lainnya.

NASIONAL | 20 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS