Sistem Pendaftaran Jadi Kendala Percepatan Vaksinasi Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Sistem Pendaftaran Jadi Kendala Percepatan Vaksinasi Covid-19

Selasa, 19 Januari 2021 | 15:50 WIB
Oleh : Stefi Thenu / FER

Solo, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, menemukan kendala sistem saat meninjau proses vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Manahan Solo, Selasa (19/1/2021). Akibatnya, dari target 15 tenaga kesehatan yang harusnya divaksin tahap hari ini, hanya 8 orang yang bisa dilaksanakan.

"Vaksinasi berjalan baik, saya sudah cek kemarin di Semarang dan hari ini di Solo. Memang harus ada percepatan, kami sudah bicarakan hal ini pada pak Menkes," kata Ganjar.

Menurutnya, sistem pendaftaran menjadi kendala untuk percepatan vaksinasi. Ia mengusulkan adanya terobosan terkait hal ini.

"Harus ada terobosan, karena sistem ini agak rigid. Praktiknya, yang sudah terdaftar di sistem, waktunya tidak bisa sesuai. Akhirnya seperti yang hari ini terjadi, hanya bisa 8 orang divaksin padahal sebenarnya bisa 15 orang. Kan sayang ini," jelasnya.

Salah satu usulan Ganjar adalah proses pendataan sementara menggunakan cara manual. Data-data penerima dari pusat, diserahkan secara manual untuk kemudian diverifikasi di daerah, kemudian diinput ke data pusat.

"Kita minta izin mendata manual saja, nanti kita yang ngalahi nginput ke pusat. Kalau sistem itu terbuka, kita bisa genjot lebih cepat lagi, tentunya harus tetap kredibel dan tenaga kesehatan menjadi prioritas," jelasnya.

Dengan data manual itu, maka apabila terjadi hal yang tidak sesuai di lapangan, bisa disesuaikan dengan cepat. Misalnya seperti kasus di Puskesmas Manahan, jika dari 15 orang yang hadir hanya 8, maka bisa disesali dengan data selanjutnya.

"Sebenarnya, hitung-hitungan kita, umpama sistem itu boleh lebih dilonggarkan, ini teori dua hari selesai. Karena seluruh tenaga kesehatannya mampu, seluruh kekuatannya ada. Tinggal ngatur jadwal kapan dilakukan," tegasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ganjar Pastikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Jateng Masih Aman

Ganjar mendorong adanya penambahan kapasitas ICU dan tempat isolasi di seluruh rumah sakit di Jateng.

NASIONAL | 19 Januari 2021

Hindari Antrean dan Kerumunan, Penyaluran BST Diantar ke Rumah

Ganjar Pranowo meminta PT Pos Indonesia melakukan mekanisme pembagian BST kepada lansia dan difabel dengan cara door to door, untuk mencegah terjadi kerumunan.

NASIONAL | 19 Januari 2021

2 Tenaga Kesehatan Kabupaten Bogor Meninggal Akibat Covid-19

Dua tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Bogor meninggal dunia terpapar Covid-19. Bupati Bogor Ade Yasin turut berduka atas peristiwa itu.

NASIONAL | 19 Januari 2021

KBPP Polri Dukung Penuh Komjen Listyo Sigit Prabowo, Jadi Kapolri

Keluar Besar Putra Putri Polri dukung Komjen Listyo Sigit Prabowo jadi Kapolri.

NASIONAL | 19 Januari 2021

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, dan Dua Menteri Raih Profesi Insinyur dari UGM

Indonesia butuh teknologi hebat yang harus kita ciptakan sendiri, sehingga bisa kita gunakan sumber daya kita itu demi kesejahteraan rakyat.

NASIONAL | 19 Januari 2021

Insentif Covid-19 Tak Dibayar, Puluhan Perawat RSUD Yunus Datangi DPRD

Puluhan tenaga kesehatan menyampaikan keluhan uang insentif mereka sejak Juni 2020 sampai sekarang belum dibayarkan pihak rumah sakit.

NASIONAL | 19 Januari 2021

Warga yang Rumahnya Rusak Akibat Gempa Sulbar Akan Dapat Bantuan

Rumah penduduk yang mengalami kerusakan kategori sedang akan memperoleh bantuan sebesar Rp 25 juta dan rusak ringan sebesar Rp 10 juta.

NASIONAL | 19 Januari 2021

Pegadaian Peduli Bantu Korban Banjir Kalsel

Pegadaian salurkan bantuan sembako, obat-obatan, bahan makanan, pakaian, perlengkapan balita dan wanita, serta bantuan lainnya untuk korban banjir di Kalsel.

NASIONAL | 19 Januari 2021

Pakar: Sistem Barcode Efektif Cegah Korupsi dan Penyelewengan Vaksin Covid-19

Erick Thohir telah menyiapkan barcode dua dimensi di setiap kemasan vaksin, sebagai salah satu upaya menutup celah peluang terjadinya tindak pidana korupsi.

NASIONAL | 19 Januari 2021

Presiden Temui Pengungsi Gempa Sulbar di Stadion Manakarra

Presiden Jokowi ingin memastikan langsung bahwa evakuasi dan pertolongan yang diberikan kepada warga terdampak gempa telah berjalan baik.

NASIONAL | 19 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS