BPPTKG: Mitigasi Bencana Gunung Merapi Berubah
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.524 (-11.32)   |   COMPOSITE 6376.76 (-85.96)   |   DBX 1366.47 (-4.13)   |   I-GRADE 184.394 (-4.05)   |   IDX30 516.608 (-10.51)   |   IDX80 138.726 (-2.53)   |   IDXBUMN20 405.249 (-8.22)   |   IDXESGL 142.142 (-2.59)   |   IDXG30 145.757 (-3.33)   |   IDXHIDIV20 455.745 (-7.55)   |   IDXQ30 148.268 (-2.8)   |   IDXSMC-COM 300.72 (-2.17)   |   IDXSMC-LIQ 363.064 (-5.5)   |   IDXV30 136.038 (-1.55)   |   INFOBANK15 1074.63 (-26.5)   |   Investor33 444.938 (-9.47)   |   ISSI 184.203 (-2.63)   |   JII 631.94 (-13.58)   |   JII70 222.617 (-4.41)   |   KOMPAS100 1239.85 (-24.1)   |   LQ45 968.215 (-19.75)   |   MBX 1728.57 (-26.45)   |   MNC36 329.564 (-6.33)   |   PEFINDO25 328.624 (-5.07)   |   SMInfra18 313.805 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 378.364 (-8.61)   |  

BPPTKG: Mitigasi Bencana Gunung Merapi Berubah

Minggu, 17 Januari 2021 | 17:00 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / YUD

Yogyakarta, Beritasatu.com - Berdasar data pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar 36 kali dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter ke barat daya, pada Minggu (17/1/2021) pukul 00:00 hingga 06:00 WIB.

Selama periode pengamatan itu, Merapi juga mengalami 43 kali gempa guguran, sedang pada Sabtu (16/1/2021) terjadi luncuran awan panas sebanyak dua kali yang mengarah ke Barat Daya.

Dengan demikian, BPPTKG menyatakan jika ancaman potensi maupun daerah bahaya Gunung Merapi mengalami perubahan, yakni sepanjang alur sungai di sisi Barat Daya.

Kepala Seksi Gunung Merapi BPPTKG Agus Budi Santoso mengatakan perubahan potensi ancaman maupun daerah bahaya Gunung Merapi membuat BPPTKG memperbarui rekomendasi bahaya Gunung Merapi. Hal tersebut mengindikasikan masyarakat yang berada di luar potensi ancaman maupun daerah bahaya Gunung Merapi diperbolehkan untuk pulang.

Agus menegaskan masyarakat yang berada di luar wilayah bahaya yang direkomendasikan oleh BPPTKG tidak lalai. Artinya, masyarakat juga dimintanya untuk selalu menyesuaikan diri dengan perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Merapi.

Lebih lanjut, berdasarkan catatan dari BPPTKG, saat ini terjadi perubahan rekomendasi potensi dan daerah bahaya Merapi. Potensi bahaya saat ini mengarah ke sektor Barat Daya dan Selatan dengan lima alur sungai yang berhulu di Merapi.

Agus menjelaskan, lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius tiga kilometer dari puncak. Sedangkan, potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas pada sektor Selatan-Barat Daya meliputi sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Masyarakat yang berada di luar wilayah bahaya Gunung Merapi diperbolehkan untuk pulang, sementara masyarakat yang berada di wilayah bahaya, diharapkan bisa beradaptasi dengan perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Merapi.

Gunung Merapi mulai memasuki fase erupsi baru, yakni erupsi 2021 sejak 4 Januari 2021.

Hal itu ditandai dengan teramatinya api diam dan lava pijar yang muncul di dasar Lava 1997.

Menanggapi hal itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Biwara Yuswantana mengatakan, hingga saat ini belum ada kebijakan dari BPBD DIY untuk memulangkan warga yang mengungsi di sekitar Gunung Merapi.

Pihaknya akan memantau terlebih dahulu perkembangan aktivitas Merapi dalam empat hari ke depan, setelah itu akan segera memutuskan membuat kebijakan selanjutnya.

Dikatakan, 328 pengungsi masih diminta untuk tetap bertahan di barak pengungsian Glagaharjo.

Terpisah, Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Makwan mengatakan, pengungsi yang terdiri dari kelompok rentan asal Kalitengah Lor, bermukin di radius lima (5) kilometer atau masih masuh daerah berbahaya erupsi Merapi, karenaitu, belum ada rencana memulangkan pengungsi.

Dikatakan, wilayah sisi barat daya maupun sisi selatan yang masuk dalam ancaman bahaya Gunung Merapi sebanyak tiga dusun yakni dusun Tunggularum, desa Wonokerto, dusun Ngandong Tritis, desa Girikerto, Kecamatan Turi Sleman dan dan dusun Turgo, desa Purwobinangun, Kecamatan Pakem Sleman.

Makwan menyebutkan, saat ini sedang dilakukan pendataan warga di jalur Barat Daya. Menurutnya Dusun Turgo yang dihuni sebanyak 182 kepala keluarga, dengan 492 jiwa, dusun Ngandong Tritis 243 KK dengan 461 jiwa, berjarak sekitar 6,5 kilometer dari puncak Gunung Merapi, sedang Tunggularum jaraknya 7,5 kilometer, dihuni 195 KK dengan 707 jiwa.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jaga Stok Energi di Majene, Elnusa Petrofin Bentuk Satgas Bencana Gempa

Pasca gempa, Elnusa Petrofin telah menerjunkan sekitar total 14 mobil tangki BBM yang berasal dari Fuel Terminal Pertamina Donggala.

NASIONAL | 17 Januari 2021

Akses Jalan Putus, Denny Indrayana Minta Evakuasi Korban Banjir di Kalsel via Jalur Udara

Mantan Wamenkumham Denny Indrayana berharap evakuasi bisa melalui jalur udara karena jalur transportasi putus.

NASIONAL | 17 Januari 2021

Polda Bengkulu: Banyak Warga Tidak Taati Protokol Kesehatan

Polda Bengkulu menemukan banyak masyarakat Bengkulu yang tidak mentaati protokol kesehatan.

NASIONAL | 17 Januari 2021

Sekolah Tatap Muka di Kota Jambi Dibatalkan

Pembatalan sekolah tatap muka tersebut dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menyusul masih tingginya risiko penularan Covid-19.

NASIONAL | 17 Januari 2021

Korban Tewas Gempa Sulbar Bertambah Jadi 73 Orang

Di Kabupaten Mamuju terdapat 189 orang luka berat atau rawat inap dan terdapat lima titik pengungsian di Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro.

NASIONAL | 17 Januari 2021

Warga Sumut Diminta Waspadai Banjir dan Longsor

Sumut berpotensi hujan dalam kategori sedang hingga hujan lebat dan disertai angin kencang.

NASIONAL | 17 Januari 2021

Dualisme Berakhir, Dekopin Siap Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional

Berakhirnya dualisme akan meningkatkan kinerja Dekopin dalam mendukung pemerintah memulihkan perekonomian nasional

NASIONAL | 17 Januari 2021

Jokowi Terbitkan Perpres Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme

Perpres 7/2021 ditandatangani Presiden Jokowi pada 6 Januari 2021 dan telah diundangkan pada 7 Januari 2021.

NASIONAL | 17 Januari 2021

2 Tahun Berturut, Jateng Juara Inklusif Keuangan Nasional

Selain keuangan yang inklusif, Ganjar juga mendorong kebiasaan cashless dalam kehidupan masyarakat.

NASIONAL | 17 Januari 2021

Ahmad Sahroni Apresiasi Langkah Polri Bantu Korban Bencana

Bencana banjir yang melanda Kalimantan Selatan dan gempa bumi di Sulawesi Barat mengundang keprihatinan para pihak.

NASIONAL | 17 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS