Mensos dan Kepala BNPB Tinjau Korban Gempa Sulbar
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Mensos dan Kepala BNPB Tinjau Korban Gempa Sulbar

Jumat, 15 Januari 2021 | 13:10 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo terbang ke Mamuju Sulawesi Barat untuk selanjutnya meninjau korban gempa di Majene, Sulawesi Barat.

Gempa yang mengguncang Majene dan Mamuju akibat aktivitas sesar naik Mamuju ini terjadi pada Kamis (14/1/2021) pukul 14:35 Wita magnitudo (M) 5,9 lalu kembali terjadi pada Jumat (15/1/2021) pukul 02:28 Wita M 6,2 pada kedalaman 10 kilometer. Gempa dangkal yang dirasakan kuat ini membuat banyak bangunan roboh, sejumlah akses jalan terputus karena longsor. BNPB menyebut hingga Jumat (15/1/2021) terdapat delapan orang meninggal dunia, 637 luka-luka dan 15.000 orang mengungsi di 10 titik pengungsian.

Pusat gempa berada di 4 kilometer timur laut Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Namun, getaran gempa terasa hingga Mamuju, Makassar hingga Palu.

Sebagai respon cepat, Kementerian Sosial telah menyiapkan kebutuhan dasar dan kebutuhan pokok untuk para korban gempa di Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat. Bantuan logistik berasal dari gudang di Mamuju dan dikirim dari gudang regional di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat pagi ini.

Menteri Sosial Tri Rismaharini telah memerintahkan jajarannya untuk secepatnya mengirimkan personel taruna siaga bencana (Tagana) wilayah sekitarnya, tim layanan dukungan psikososial (LDP), serta menyalurkan berbagai bantuan logistik.

"Bantuan logistik sudah dalam perjalanan menuju lokasi terdampak gempa. Tim LDP melaporkan bahwa mereka juga sudah bergerak. Kita upayakan bantuan secepat-cepatnya untuk penanganan warga terdampak gempa," kata Risma dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (15/1/2021).

Risma menambahkan, untuk pertolongan pertama, tagana setempat telah melakukan evakuasi bersama BPBD dan TNI-Polri. Bantuan logistik seperti matras, tenda, perlengkapan anak, perlengkapan lansia, makanan siap saji, dan lainnya dikirimkan bertahap mulai pagi ini.

"Semua logistik di gudang Sulawesi Barat dikeluarkan untuk membantu masyarakat. Dapur umum akan didirikan di titik pengungsian. Segera kami informasikan updatenya. Satu unit mobil dapur umum bisa memasak sampai 2.000 nasi bungkus dalam satu kali masak, sehingga dalam sehari bisa menghasilkan 6000 nasi bungkus," ungkapnya.

Risma menegaskan, pemerintah akan memberikan santunan kepada korban yang meninggal dunia.

"Datanya akan terus kami perbarui karena tim masih terus melakukan pendataan. Sesuai SOP, untuk korban meninggal akan mendapat santunan Rp 15 juta per orang yang diserahkan kepada ahli waris. Namun ini tentunya akan diserahkan menunggu seluruh data masuk," ucap mantan Walikota Surabaya ini.

Rencananya, Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemsos M Safii Nasution akan memimpin tim menuju lokasi gempa untuk melakukan identifikasi kebutuhan dan berkoordinasi dengan pemda setempat.

Terkait peninjauan lokasi gempa, BNPB menyebut, sebenarnya pada Jumat (15/1) Kepala BNPB bersiap melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat bersama sejumlah anggota DPR RI dari Komisi VIII.

Mendengar kabar terjadinya gempa di Mamuju Sulawesi Barat, Presiden Joko Widodo memerintahkan Doni Monardo dan Mensos Risma berangkat ke Mamuju.

Doni Monardo juga langsung menginstruksikan helikopter BNPB menuju lokasi bencana. Ada empat helikopter BNPB dikerahkan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sesar Naik Jadi Pemicu Gempa di Majene, Sulbar

Kasbani mengungkapkan, gempa tersebut berasosiasi dengan aktivitas sesar aktif di sekitar lokasi pusat gempa berupa sesar naik.

NASIONAL | 15 Januari 2021

Edy Rahmayadi: Vaksinasi Panggilan Negara, Masyarakat Wajib Melaksanakan

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menegaskan, proses vaksinasi terhadap masyarakat di tengah pandemi Covid-19 merupakan kewajiban untuk dilaksanakan

NASIONAL | 15 Januari 2021

Gubernur Banten: Ikut Vaksinasi Covid-19 sebagai Bentuk Bela Negara

Gubernur Banten Wahidin Halim berharap masyarakat bersedia ikut vaksinasi Covid-19 karena vaksinasi Covid-19 hukumnya wajib.

NASIONAL | 15 Januari 2021

Pasca Gempa Sulbar, Nurdin Abdullah, Pangdam dan Kapolda Lakukan Pemantauan Udara

Gubernur Sulsel pantau keadaan gempa di Sulbar.

NASIONAL | 15 Januari 2021

Kecelakaan Sriwijaya Air, Tim DVI Terima 155 Kantong Jenazah

Tim DVI akan segera memproses untuk mendapatkan data-data.

NASIONAL | 15 Januari 2021

Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Nias Utara

Gempa melanda Pulau Nias.

NASIONAL | 15 Januari 2021

4.758 Pasien Covid-19 Jalani Perawatan di RSDC Wisma Atlet Kemayoran

Total ada sebanyak 4.758 pasien positif Covid-19 tengah menjalani isolasi mandiri dan perawatan di Tower 4 - 7 Rumah Sakit Darurat Covid-19.

NASIONAL | 15 Januari 2021

Azis Syamsuddin: Segera Bantu dan Evakuasi Korban Gempa Sulbar

Pemerintah pusat dan dan pemerintah daerah serta pihak terkait diharapkan segera membantu dan mengevakuasi korban gempa di Sulawesi Barat.

NASIONAL | 15 Januari 2021

Bencana Awal Tahun, Baguna PDIP Hadir Membantu Ratusan Korban

Baguna hadir untuk wong cilik dalam kondisi apapun.

NASIONAL | 15 Januari 2021

Gempa Sulbar, Puan Minta Pemerintah Lakukan Tanggap Darurat dan Penyelamatan Korban Secara Maksimal

Dalam situasi pandemi ini, Puan tekankan agar protokol kesehatan tetap dilaksanakan secara ketat.

NASIONAL | 15 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS