Tim Bobby-Aulia Siapkan Dokumen untuk Pertahankan Kemenangan Pilkada Medan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Tim Bobby-Aulia Siapkan Dokumen untuk Pertahankan Kemenangan Pilkada Medan

Jumat, 15 Januari 2021 | 10:21 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / JEM

Medan, Beritasatu.com - Tim pasangan Bobby Nasution-Aulia Rahman telah menyusun dokumen otentik untuk mempertahankan kemenangan signifikan dalam Pilkada Medan 2020 yang coba diusik Pasangan Akhyar-Salman lewat Mahkamah Konstitusi (MK). Akhyar-Salman pun diminta angkat bicara langsung dan bersikap jujur.

"Kita paham, yang digugat itu kan KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kota Medan. Sebagai para pihak kita siap menjawab dan membuktikan ketidakbenaran gugatan 01. Dokumen kita lengkap," ujar Ketua Tim Pemenangan Bobby-Aulia, HT Milwan kepada wartawan di Sekretariat Bersama Tim Pemenangan Bobby-Aulia, Jalan Cik Ditiro Medan, Jumat (15/1/2020).

Didampingi Juru Bicara Tim, Ikrimah Hamidy dan Koordinator Saksi, John Andreas Purba, Milwan berharap masyarakat dapat menelaah secara cermat manuver-manuver yang dilakukan Akhyar-Salman maupun tim pemenangannya. Menurutnya, ada cukup banyak kejanggalan yang patut dicatat.

"Saat KPU belum menuntaskan real count, Akhyar-Salman sudah menyatakan 'menyerah'. Mengaku perjuangannya kandas di posisi perolehan suara 48 persen. Angka 48 persen itu saja dasar perhitungannya hingga kini tak pernah dibeber ke publik," tukas Bupati Labuhanbatu Periode 2000-2005 dan 2005-2010 ini.

Kemudian, tiba-tiba tim Akhyar-Salman mengklaim pihaknya sebagai pemenang dan menggugat KPU ke MK. Mereka menuntut pemungutan suara ulang di 15 kecamatan yang dimenangi Pasangan Bobby-Aulia.

Diketahui, dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Pemungutan Suara dan Penetapan Hasil Pilkada Medan, yang diselenggarakan KPU di Santika Dyandra, Medan, Selasa (15/12/2020), pasangan No Urut 1, Akhyar-Salman hanya memenangi pemilihan di enam kecamatan, dengan total perolehan 342.480 suara (46,5 persen). Sedangkan Pasangan No Urut 2, Bobby-Aulia membukukan kemenangan di 15 kecamatan, dengan total perolehan 393.533 suara (53,5 persen).

"Dari dokumen otentik yang dipegang para pihak, baik itu KPU-Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) maupun kontestan, dapat diketahui jelas pilkada berlangsung baik. Kondusif. Hasilnya diterima dan ditandatangani seluruh saksi di 4.303 TPS (tempat pemungutan suara). Hasil dari TPS itu yang kemudian direkapitulasi oleh KPU secara berjenjang hingga ditetapkanlah Bobby-Aulia sebagai pemenang," tukas mantan politisi senior Partai Demokrat yang bersepakat saatnya Kota Medan dipimpin generasi muda visioner.

Di kesempatan sama, Ikrimah Hamidy berharap Akhyar Nasution maupun Salman Alfarisi angkat bicara langsung mengenai hal ini. Jangan biarkan oknum-oknum tertentu bermanuver sehingga mencederai nama baik dan kredibilitas pasangan calon, yang notabene politisi senior.

"Manuver-manuver yang menurut kami tak berdasar dan aneh, dapat mencederai kredibilitas Paslon No Urut 1. Hentikan hoaks dari oknum-oknum yang coba memetik manfaat," tukasnya.

Di sisi lain, John Andreas Purba menyimpulkan apa yang dilakukan Tim Pemenangan Akhyar-Salman dalam gugatannya ke MK telah merendahkan kualifikasi saksi-saksi yang dikelola PKS sebagai partai pengusung calon petahana tersebut. Sosok yang juga Kepala BSPN (Badan Saksi Pemilu Nasional) PDI Perjuangan Kota Medan ini mengakui PKS cukup dikenal sebagai salah satu partai yang mapan dalam pengelolaan saksi.

"Faktanya, dokumen D Hasil ditandatangani saksi-saksi Paslon 01 di 4.303 TPS tanpa catatan sama sekali. Berarti, proses pemungutan dan penghitungan suara di tingkat TPS sudah sesuai aturan. Ini fakta dalam bentuk dokumen yang tak terbantahkan," pungkas pria yang akrab disapa JAP ini.

Terakhir, H.T. Milwan mengutarakan harapan agar masyarakat bersabar terhadap proses gugatan di MK dan mempercayakan proses hukum di lembaga tersebut. "Kami hanya ingin memberikan informasi akurat kepada masyarakat Kota Medan perihal kejanggalan gugatan yang dilakukan. Masyarakat tidak boleh terpecah belah pasca-Pilkada Medan. Mari bersama berkolaborasi, memperbaiki Kota Medan. Kita tingkatkan ekonomi rakyat tanpa meninggalkan protokol kesehatan di masa Covid ini," tutupnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah dan DPR Sepakati 33 RUU Prolegnas Prioritas, Yasonna: Hasil Terbaik

Kesepakatan ini merupakan hasil terbaik dari perbedaan pendapat dalam pembahasan.

NASIONAL | 15 Januari 2021

BMKG: Sejak Kamis, Sulbar 47 Kali Diguncang Gempa

Gempa bumi dengan magnitudo terendah, yakni di bawah 2 terjadi sembilan kali.

NASIONAL | 15 Januari 2021

KPK Sita Tas dan Baju Merek Ternama Milik Edhy Prabowo

Berbagai tas dan baju merek ternama dibeli Edhy Prabowo saat kunjungan ke Amerika Serikat (AS).

NASIONAL | 15 Januari 2021

Gempa Majene, Tower Pemandu Lalu Lintas di Bandara Tampa Padang Rusak Parah

AirNav Indonesia pun mengirimkan tiga orang personel bantuan operasional.

NASIONAL | 15 Januari 2021

Gempa di Sulbar Timbulkan Korban Jiwa dan Kerusakan Bangunan

Pada skala III MMI getaran gempa dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk berlalu.

NASIONAL | 15 Januari 2021

UPDATE: Gempa Sulbar Tewaskan 3 Orang, Kantor Gubernur Rusak Berat

Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulbar mengalami rusak berat.

NASIONAL | 15 Januari 2021

Dukung Keputusan MK, AJV Sebut Lembaga Penyiaran Harus Tunduk UU

Aliansi Jurnalis Video (AJV) mendukung keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak seluruh gugatan RCTI dan iNews yang meminta siaran di internet, seperti YouTube.

NASIONAL | 15 Januari 2021

Sulbar Kembali Diguncang Gempa Cukup Kuat

Gempa sebelumnya terjadi pada Kamis (14/1/20121) yang juga dirasakan kuat di beberapa kabupaten.

NASIONAL | 15 Januari 2021

DVI Polri Komitmen Identifikasi Hingga Temuan Bagian Tubuh Terakhir

DVI Polri berkomitmen bekerja maksimal mengidentifikasi penumpang hingga temuan body part atau bagian tubuh terakhir dari lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air.

NASIONAL | 15 Januari 2021

Ini Tanggapan Istana Terkait Ahok Tak Pakai Masker di Kerumunan Raffi Ahmad

Heru Budi Hartono mengatakan seharusnya tokoh publik menjadi contoh yang baik kepada masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

NASIONAL | 14 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS