Wacana PSBB, Sultan HB X: Banyak Konsekuensinya
Logo BeritaSatu

Wacana PSBB, Sultan HB X: Banyak Konsekuensinya

Selasa, 29 Desember 2020 | 18:51 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / YUD

Yogyakarta, Beritasatu.com - Pemda DI Yogyakarta masih mempertimbangkan dampak ikutan jika memberlakukan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Selasa (29/12/2020) menyatakan, saat ini Satgas Covid-19 dan Pemda DIY masih berkoordinasi terkait kemungkinan PSBB, sebab jika harus dilakukan, maka konsekuensinya, Pemda DIY juga harus siap dengan implikasinya.

Menurut Sri Sultan, pertimbangan dampak terhadap implikasi PSBB tersebut masih akan dirumuskan.

Meski demikian, Sultan HB X berpendapat, masih ada ruang untuk mendisiplinkan masyarakat, daripada harus memberlakukan PSBB.

Karena menurut Sultan, ketika memberlakukan PSBB, metode penanganan Covid-19 mundur ke belakang. Dengan demikian, dampak yang akan terjadi juga harus dipertimbangkan dengan matang.

"Karena dengan PSBB kami pertimbangkan implikasinya. Berarti kita setback. Nah, itu akan punya risiko apa. Biar nanti Pak Wagub merapatkannya di pertemuan," tegasnya.

Sementara, terkait pemerian vaksin, sejauh ini menurut Sultan, belum ada perkembengan, atau DIY masih dijatah 2,2 juta vaksin dengan estimasi hanya bisa diberikan kepada 1,1 juta orang.

"Belum ada keputusan, karena itu kan prioritas pertama untuk mereka-mereka yang bertugas, Nakes dan lain-lain. Mungkin yang periode kedua bisa jelas. Kalau yang sekarang belum," tegas Sultan.

Hal lain, terkait rencana penutupan atau larangan beraktivitas di pusat Kota Yogya pada malam pergantian tahun, Sultan menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta. "Silakan saja, itu kewenangan kota (Yogyakarta). Kalau saya tidak masalah," kata Sultan.

Mobilitas
Terpisah, epidemiologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM dr Riris Andono Ahmad mengatakan, berdasar parameter kasus positif Covid-19 harian di DIY, dengan rata-rata per harinya 150-200 kasus, serta positivity rate sekitar 18-20 persen, telah mengindikasikan penyebaran Covid-19 semakin meluas.

“Sistem kesehatan pemerintah DIY saat ini sudah menunjukan alert. Dari indikator tersebut perlu dilakukan langkah yang lebih pasti,” ujarnya.

Karena itu, Riris Andono berpendapat, pengendalian penularan, tidak bisa hanya dengan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak (3M).

"Sudah tidak memadai, apabila penyebaran virus sudah sangat tinggi, maka APD yang ada tidak akan cukup. Langkah pasti pengendalian penularan adalah dengan menghentikan mobilitas secara massif,”katanya.

Riris melanjutkan, memang, langkah pembatasan mobilitas manusia, membawa DIY kembali ke langkah awal, di antaranya penerapan WFH, pembatasan mobilitas dan kebijakan yang lainnya. Namun jika tidak dilakukan, maka konsekuensinya pun besar.

Sementara itu, Kapolda DIY, Irjen Pol Asep Suhendar, meminta masyarakat untuk tidak merayakan pergantian tahun dengan keluar rumah.

Polisi akan melakukan tindakan preventif dalam mencegah terjadinya kerumunan di sejumlah titik strategis di wilayah Yogyakarta, khususnya Nol Kilometer, Malioboro dan Tugu Pal Putih.

"Kalau ada kerumunan pasti kami bubarkan. Kami punya tim patroli, anggota dan lainnya untuk bisa meminta masyarakat untuk menjaga jarak," katanya.

Di sisi lain, aturan penerapan protokol kesehatan di masa Natal dan Tahun Baru juga didukung oleh Instruksi Gubernur Nomor 7/INSTR/2020 yang berisi sejumlah poin guna mengendalikan penyebaran Covid-19.

Beberapa diantaranya yakni pengawasan di sejumlah fasilitas publik dan area wisata, pembatasan jam operasional tempat usaha dam hiburan serta pengetatan isolasi terpusat.

"Kalau tidak taat dan ada di hotel atau tempat lain yang tidak sesuai dengan instruksi gubernur itu pasti akan kami bubarkan dan kalau nanti memang ada pidananya pasti kami diproses," kata Kapolda DIY.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penyuap Eks Mensos Janji Bakal Buka-bukaan di Sidang Suap Bansos

Harry Sidabuke, salah seorang tersangka pemberi suap kepada mantan Mensos berjanji bakal buka-bukaan mengenai kasus dugaan suap pengadaan bansos.

NASIONAL | 29 Desember 2020

Jeratan Ketiga, Kasus Chat Mesum Rizeq Dibuka Lagi

Penyidikan chat mesum adalah jerat hukum ketiga bagi Rizieq yang kini sudah berstatus tersangka atas dua kasus berbeda.

NASIONAL | 29 Desember 2020

Hakim Kabulkan Permohonan JC Perantara Suap Djoko Tjandra dan 2 Jenderal Polisi

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta mengabulkan permohonan status Justice Collaborator (JC) yang diajukan pengusaha Tommy Sumardi.

NASIONAL | 29 Desember 2020

Akhirnya Lansia Ikut Vaksinasi Covid-19

Pemerintah memrioritaskan vaksinasi Covid-19 kepada petugas kesehatan, pelayanan publik serta kalangan lanjut usia.

NASIONAL | 29 Desember 2020

17 Tahun KPK, Ini Pesan dari Firli Bahuri

Komisi Pemberantasan Korupsi menegaskan fungsinya sebagai ujung tombak pemberantasan korupsi di Tanah Air.

NASIONAL | 29 Desember 2020

PN Jaksel Cabut SP3 Kasus Chat Mesum Rizieq Syihab

PN Jaksel memutuskan SP3 tersebut tidak sah dan memerintahkan kepolisian untuk melanjutkan penyidikan kasus tersebut.

NASIONAL | 29 Desember 2020

Kasus Video Syur, Polisi Bakal Periksa Gisel Sebagai Tersangka

Gisel akan diperiksa sebagai tersangka terkait kasus beredarnya video syur di jagat maya.

NASIONAL | 29 Desember 2020

Perantara Suap Djoko Tjandra Dihukum 2 Tahun Penjara

Majelis Hakim menyatakan Tommy terbukti bersalah telah menjadi perantara suap dari terpidana perkara korupsi cessie Bank Bali Djoko Tjandra.

NASIONAL | 29 Desember 2020

Mendes PDTT Ajak Fatayat NU Bantu Entaskan Stunting di Desa

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar mengajak Fatayat NU untuk terus membantu mengentaskan masalah stunting khususnya di wilayah perdesaan.

NASIONAL | 29 Desember 2020

Ajinomoto Indonesia Raih Baznas Award 2020

Anugerah Baznas Award 2020, merupakan apresiasi Baznas terhadap perusahaan yang telah memberikan kontribusi dalam penanggulangan Covid-19.

NASIONAL | 29 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS