Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Peradi: Polisi Seharusnya Jelaskan Dasar Penetapan Tersangka Rizieq Syihab

Senin, 21 Desember 2020 | 18:03 WIB
Oleh : Tim Beritasatu.com / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), Otto Hasibuan menyoroti konflik akibat penetapan tersangka pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab. Otto menyatakan, konflik tersebut seharusnya tidak terjadi jika pemerintah dalam hal ini polisi menjelaskan secara gamblang dasar penetapan Rizieq sebagai tersangka.

"Konflik akibat penetapan Rizieq Syihab tidak akan meluas apabila pemerintah, dalam hal ini polisi, sejak awal menjelaskan secara jelas dan gamblang, apa yang menjadi dasar penetapan Rizieq Syihab sebagai tersangka Pasal 160 KUHP tentang Penghasutan," kata Otto saat menyampaikan Catatan Hukum Akhir Tahun 2020, di Jakarta, Senin (21/12/2020).

Dikatakan Otto, aparat kepolisian seharusnya menekankan dasar penetapan Rizieq Syihab sebagai tersangka karena kata-kata menghasutnya yang terekam dalam sebuah video yang disebarluaskan oleh akun YouTube milik FPI pada bulan November 2020.

Dalam video tersebut, Rizieq mengucapkan kata-kata, "Saya undang semua yang ada di sini... insyaallah besok malam di Petamburan, kita akan mengadakan peringatan Maulid Nabi... Saudara semua saya undang... Juga seluruh habaib... karena kami juga akan menikahkan putri kami yang keempat... Siap hadir ?! Siap hadir ?!! Takbir !!!".

"Penting polisi harus fokus menjelaskan, bahwa bedasarkan orasi dalam video tersebut, Polisi berpendapat bahwa sudah terpenuhi unsur pidana dalam pasal 160 KUHP tentang penghasutan. Karena sedang ada aturan tidak boleh berkerumun, tapi MRS (Muhammad Rizieq Syihab) malah menyuruh orang-orang untuk berkerumun," kata Otto.

Dengan demikian, penetapan tersangka Rizieq Syihab akibat lisannya sendiri yang disampaikannya secara terbuka di hadapan umum, yang menyuruh orang supaya tidak menuruti ketentuan larangan berkerumun di masa PSBB. Peradi meyakini jika polisi terbuka dan menjelaskan mengenai hal itu, Rizieq Syihab selaku tersangka, tim penasihat hukum serta para pendukungnya akan lebih memahami dan menerima penetapan tersangka pasal 160 KUHP tentang Penghasutan.

"Sayangnya, baik polisi maupun media kurang mengangkat penjelasan mengenai hal ini," katanya.

Atas kondisi itu, Peradi selaku organisasi advokat mempunyai potensi terbesar untuk berperan memastikan penegakan aturan hukum dapat dijalankan dengan benar dan dipahami masyarakat dengan baik dan lancar. Untuk itu, Otto menyatakan, Peradi siap bekerja sama dengan pemerintah turut membantu menyosialisasikan berbagai kebijakan dengan menjadi jembatan yang komunikatif antarpemerintah dan masyarakat.

"Serta siap berperan membantu pemerintah dalam penegakan hukum," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Satgas Nemangkawi Akan Lakukan Penegakan Hukum terhadap KKB di Kiwirok

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri menyatakan personel Satgas Nemangkawi yang ditugaskan ke Kiwirok akan melakukan penegakan hukum terhadap KKB

NASIONAL | 25 September 2021

Prihatin Azis Syamsuddin Ditetapkan Tersangka dan Ditahan, PSI: Menyedihkan

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) prihatin terhadap ditetapkannya Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin sebagai tersangka.

NASIONAL | 25 September 2021

Bupati Pegunungan Bintang Dampingi Nakes Gerald Sokoy ke Sentani

Bupati Pegunungan Bintang (Pegbin) Spei Yan Bidana, mendampingi tenaga kesehatan (nakes) Gerald Sokoy yang sebelumnya dilaporkan hilang di Kiwirok ke Sentani

NASIONAL | 25 September 2021

Sepekan, Gunung Merapi Luncurkan 141 Guguran Lava

Gunung Merapi meluncurkan guguran lava 141 kali selama sepekan, 17-23 September 2021.

NASIONAL | 25 September 2021

Jokowi Unggah Video Kisah Mantan Sopirnya Suliadi di Solo

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan video mengenai kisah mantan sopirnya di Solo, Jawa Tengah, Suliadi

NASIONAL | 25 September 2021

Mahfud MD Perintahkan Aparat Tingkatkan Pengamanan di Rumah Ibadah

Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat penegak hukum untuk meningkatkan pengamanan di rumah ibadah.

NASIONAL | 25 September 2021

2 Perguruan Tinggi Indonesia Masuk Daftar Program Studi MBA Terbaik Dunia

Program Magister Manajemen-Binus Business School menempati klaster peringkat 201-250 bersama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM).

NASIONAL | 25 September 2021

Ini Rekomendasi Satgas Covid-19 Saat Menonton Langsung PON XX Papua

Pemerintah berupaya memitigiasi risiko penularan Covid-19 dalam gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

NASIONAL | 25 September 2021

Jelang PON, BNPB Kirimkan 350.000 Masker ke Kabupaten Mimika

BNPB akan mengirimkan 350.000 masker pada tempat-tempat penyelenggaraan PON XX di wilayah Kabupaten Mimika.

NASIONAL | 25 September 2021

Polri: Ada 6 Calon Tersangka Dugaan Penganiayaan M Kace, Salah Satunya Napoleon

Ada enam calon tersangka dalam perkara dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kace atau Muhammad Kece, salah satunya Irjen Pol Napoleon Bonapart

NASIONAL | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kasus Aktif Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Timnas Brasil


# Kripto


# Pembakaran Mimbar Masjid



TERKINI
Dua Film Indonesia Ramaikan Beijing International Film Festival 2021

Dua Film Indonesia Ramaikan Beijing International Film Festival 2021

HIBURAN | 5 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings