Gus Mus-Ganjar Serukan Tangani Covid-19 di Ponpes
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Gus Mus-Ganjar Serukan Tangani Covid-19 di Ponpes

Senin, 21 Desember 2020 | 13:39 WIB
Oleh : Stefi Thenu / CAH

Semarang, Beritasatu.com - Ulama dan Kiai pengasuh pondok pesantren (Ponpes) di Jawa Tengah diminta untuk membuat forum-forum kecil terbatas. Permintaan tersebut diusulkan oleh KH Mustofa Bisri atau Gus Mus dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk mencari solusi terbaik dalam penanganan Covid-19 di lingkungan ponpes.

Usulan tersebut disampaikan keduanya saat menjadi narasumber dalam acara Sarasehan Hari Santri dengan materi "Penanganan Covid-19 di Pondok Pesantren" yang diselenggarakan oleh Kanwil Kemenag secara daring, Senin (21/12/2020).

Menurut Gus Mus, dibutuhkan kesadaran bersama untuk saling menjaga agar persoalan Covid-19 di lingkungan pesantren tidak semakin meluas. Misalnya mengenai kesadaran memakai masker, selain melindungi diri sendiri juga melindungi orang lain.

"Saya sendiri sudah ke mana-mana dan bicara soal ini. Misal, mereka yang belum mudeng soal pandemi ini, sekarang diajak bareng-bareng. Di sanalah kita adakan pertemuan dengan para Kiai. Mereka kita ajak bicara, baiknya bagaimana," katanya.

Selain itu, lanjut Gus Mus, pandemi ini justru menjadi pengingat pada kebiasaan-kebiasaan yang dulu banyak ditinggalkan. Sekarang pesantren-pesantren dan Umaro bisa bersilaturahmi melalui daring. Bahkan banyak pesantren-pesantren yang bisa berbuat seperti ini.

"Bisa daring dan menghadirkan banyak kiai untuk berbicara, dan nanti santri-santri yang mengatur teknisnya. Pesantren bdna Umaro bisa bersilaturahmi. Demikian nanti budaya rembugan dan musyawarah yang sering ditinggalkan bisa kita kembalikan di era new normal ini," ungkapnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sangat mendukung usulan agar para Kiai dan ulama bisa menggelar pertemuan-pertemuan. Ganjar bahkan siap untuk berkeliling ke enam eks karisidenan atau titik-titik tertentu sebagai ikhtiar untuk berkomunikasi, bertanya, dan mendengar, dengan cara dan perlakuan yang mungkin berbeda.

"Apa yang disampaikan Gus Mus tadi musti kita tindak lanjuti, musyawarah, kita jalan, kita berjalan. Nanti kita keliling kemudian mencatat dan memetakan. Sehingga potensi rawan dapat diketahui dan bisa ditindaklanjuti," katanya.

Ganjar menyampaikan apabila memang ada ponpes yang musti di-back up, baik secara teknis maupun material, pemerintah menyiapkan jaring pengaman khusus.

"Kalaulah ada ponpes yang musti kita back up untuk melakukan tindakan mengganti dari yang sifatnya tatap muka menjadi daring. Kalau ada yang harus dibantu secara material, saya sampaikan ke pemerintah pusat bahwa daerah harus menyiapkan," ungkapnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Libur Natal dan Tahun Baru, Masuk Sumut Wajib Miliki Surat Sehat

Mulai hari ini, peraturan itu diberlakukan hingga 4 Januari 2021 mendatang.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Dipanggil Komnas HAM soal Penembakan Laskar FPI, Polisi Bakal Kooperatif

“Semua barang bukti (mobil dan senjata) akan kita hadirkan. Saya pastikan penyidik akan kooperatif terkait hal itu,” kata Brigjen Andi Rian.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Polri Buka Lagi Kasus Bachtiar Nasir

Kepolisian juga menduga Bachtiar melakukan pidana perbankan.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Usut Korupsi Bansos, KPK Periksa Dirjen di Kemsos

Pemeriksaan diduga berkaitan pemilihan vendor yang ditunjuk Kemsos untuk pengadaan bansos sembako Covid-19.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Ganjar Minta Petugas Antisipasi Kerumunan dan Bencana Jelang Pergantian Tahun

Ganjar meminta dukungan dari masyarakat dan kalangan pengusaha pariwisata agar tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Hasutan dan Kerumunan Rizieq Berujung Bui

Penyidik menggunakan kewenangannya menahan Rizieq Syihab selama 20 hari ke depan.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Gaduh Perawatan Rizieq Syihab di Bogor

RS Ummi akui kurang koordinasi dan komunikasi dengan Satgas dan Pemkot Bogor.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Pelaku Usaha Optimistis Pendistribusian Vaksin Bakal Pulihkan Ekonomi

Pandemi Covid-19 berdampak tidak hanya bagi kesehatan, namun juga bagi ekonomi dan sosial. Sejumlah masyarakat menghadapi tantangan hidup dari kehilangan separuh penghasilan, kehilangan pekerjaan, sampai harus beralih profesi untuk bertahan

NASIONAL | 21 Desember 2020

IAII dan UBL Dorong Inovasi Artificial Intellagence Hadapi Society 5.0

Di era society 5.0 pemanfaatan teknologi AI sangat dibutuhkan sehingga sudah selayaknya para ahli informatika melakukan persiapan dengan pemanfaatan teknologi.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Gabungan 40 Organisasi Indonesia di Malaysia Tetapkan 9 Presidium

AOMI terdiri dari 40 organisasi masyarakat Indonesia di Malaysia

NASIONAL | 21 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS