Petisi Tolak Galon Sekali Pakai Dekati 10.000 Dukungan
INDEX

BISNIS-27 548.602 (-3.13)   |   COMPOSITE 6429.76 (-15.87)   |   DBX 1210.46 (11.26)   |   I-GRADE 190.638 (-1.65)   |   IDX30 545.485 (-2.49)   |   IDX80 146.318 (-0.39)   |   IDXBUMN20 442.834 (-4.13)   |   IDXESGL 150.48 (-0.37)   |   IDXG30 147.901 (0.18)   |   IDXHIDIV20 478.779 (-1.35)   |   IDXQ30 155.036 (-1.18)   |   IDXSMC-COM 294.681 (-0.93)   |   IDXSMC-LIQ 376.202 (-2.63)   |   IDXV30 149.629 (-0.27)   |   INFOBANK15 1097.88 (-13.34)   |   Investor33 466.613 (-2.11)   |   ISSI 189.631 (-0.56)   |   JII 670.82 (-2.11)   |   JII70 234.975 (-1.14)   |   KOMPAS100 1301.99 (-5.65)   |   LQ45 1014.85 (-3.65)   |   MBX 1779.94 (-7.55)   |   MNC36 344.694 (-1.75)   |   PEFINDO25 341.155 (-4.29)   |   SMInfra18 331.858 (0.18)   |   SRI-KEHATI 398.709 (-1.89)   |  

Petisi Tolak Galon Sekali Pakai Dekati 10.000 Dukungan

Sabtu, 5 Desember 2020 | 23:33 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Dua remaja SMA, Elhan dan Helfia menggalang petisi Tolak Galon Sekali Pakai. Ajakan ini disambut baik para netizen yang juga tidak setuju dengan kehadiran galon sekali pakai ini karena dinilai akan menambah limbah sampah plastik yang merusak lingkungan.

Seperti dilihat Beritasatu.com, Sabtu (5/12/2020), petisi tersebut sudah mencapai 8.000 lebih dukungan.

"Kantong plastik sekali pakai sudah dilarang kok sekarang tiba-tiba sekarang muncul galon sekali pakai,” tulis Elhan dalam ajakan petisinya.

Sebagai pelajar SMA, dia diajari untuk peduli lingkungan. Elhan menceritakan, di sekolahnya ada program Envirochallenge untuk mengurangin botol air mineral sekali pakai. Sebagai pengganti, disediakan galon isi ulang di sekolah. Jadi, para siswa tidak perlu membeli air mineral kemasan lagi.

Secara pribadi, Elhan mengaku sedih saat melihat iklan salah satu air mineral yang memiliki produk sekali pakai. Terlebih, kondisi itu diperparah dengan merebaknya pandemi Covid-19.

Pasalnya, di tengah pandemi kegiatan setiap orang semakin lama dihabiskan di rumah, sehingga menyebabkan konsumsi sampah yang berlebih dari tiap-tiap rumah tangga. "Terutama sampah yang membutuhkan waktu sangat lama untuk terurai, yaitu sampah plastik,” ucapnya.

Dia menyampaikan, bukan rahasia lagi kalau penanganan sampah plastik ini masih sulit. Pasalnya, konsumen yang sebenarnya ingin mengurangi pemakaian plastik sekali pakai pun sulit. Hal itu disebabkan pilihan non-plastik masih sangat minim.

“Sudah sulit mengurangi wadah plastik sekali pakai, eh malah muncul produk galon sekali pakai. Alasannya demi higienitas,” jelas Elhan.

“Karena itulah, kami membuat petisi. Kami ingin mendorong agar menarik produk galon sekali pakai ini. Kita semua berhak mendapatkan lingkungan bebas dari sampah plastik sekali pakai,” tukasnya.

Petisi ini banyak mendapat dukungan dari para netizen. Di antaranya akun bernama Vera Arinda. “Ga efisien galon sekali pakai. Yang ada sampah semakin menumpuk,” tulisnya di kolom komentar.

Saya setuju dgn gerakan penghapusan penggunaan plastik utk kantong dan galon sekali pakai..Jangan penuhi bumi kita tercinta dgn sampah plastik...Jgn sampai anak-cucu kita menanggung akibat kecerobohan saat ini,” tulis Adhi Tya Kurniawan.

Saya telah melihat bagaimana rusaknya dunia karna sampah plastik. Dan saya tidak mau anak cucu saya menanggung semua resiko kerusakan itu karna kesalahan kita saat ini,” tulis Jodi Noventri.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Asrama Haji Donohudan Jadi Tempat Isolasi Terpusat

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan hal tersebut dengan langsung mengunjungi Asrama Haji Donohudan didampingi beberapa pejabat lainnya.

NASIONAL | 5 Desember 2020

Libur Akhir Tahun, Jatim Waspadai Penambahan Kasus Covid-19

Jawa Timur menyatakan tengah mewaspadai adanya potensi penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 pada saat libur Hari Natal dan Tahun Baru.

NASIONAL | 5 Desember 2020

Golkar Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

Bantuan kemanusiaan ini disalurkan untuk masyarakat korban bencana banjir di 10 kecamatan di Medan

NASIONAL | 5 Desember 2020

Tambah 82 Orang, Indramayu Catatkan Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

Penambahan kasus positif sebanyak 82 orang menjadi yang terbanyak sepanjang pandemi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

NASIONAL | 5 Desember 2020

BNPT: Pelibatan Pemuda Efektif Cegah Radikalisasi di Kalangan Remaja

Dia menyebut penting untuk melibatkan pemuda dalam kontra narasi, kontra ideologi maupun kontra propaganda di dunia maya.

NASIONAL | 5 Desember 2020

Dilaporkan ke Polda Sulsel, Ini Klarifikasi Tim Hukum Danny Pomanto

Menurut juru bicara Danny Pomanto, isi rekaman hanya diskusi biasa dan sekadar bentuk analisis terhadap fenomena politik yang berkembang saat ini.

NASIONAL | 5 Desember 2020

Keluarga JK Laporkan Danny Pomanto ke Polda Sulsel

Danny Pomanto dilaporkan terkait dugaan pencemaran nama baik.

NASIONAL | 5 Desember 2020

Kembali Zona Merah, Indramayu Kembali Batasi Aktivitas Masyarakat

Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kembali membatasi aktivitas masyarakat, dikarenakan daerah itu kembali masuk zona merah.

NASIONAL | 5 Desember 2020

Viral Rekaman Suara Mirip Danny Pomanto soal Jusuf Kalla, Husain Abdullah: KPK Perlu Klarifikasi

Juru bicara Jusuf Kalla, Husain Abdullah angkat bicara terkait rekaman suara mirip Danny Pomanto yang menuding JK dalang di balik penangkapan Edhy Prabowo.

NASIONAL | 5 Desember 2020

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Curah Hujan Tinggi Sepekan Mendatang

BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi peningkatan curah hujan sepekan mendatang.

NASIONAL | 5 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS