KMS Sulteng untuk Pilkada Damai Ingatkan Jangan Ada Tekanan kepada Warga Pemilih
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.524 (-5.22)   |   COMPOSITE 6376.76 (-39.43)   |   DBX 1366.47 (0.51)   |   I-GRADE 184.394 (-1.51)   |   IDX30 516.608 (-5.28)   |   IDX80 138.726 (-1.43)   |   IDXBUMN20 405.249 (-4.88)   |   IDXESGL 142.142 (-1.35)   |   IDXG30 145.757 (-1.83)   |   IDXHIDIV20 455.745 (-3.98)   |   IDXQ30 148.268 (-1.49)   |   IDXSMC-COM 300.72 (-0.7)   |   IDXSMC-LIQ 363.064 (-4)   |   IDXV30 136.038 (-1.07)   |   INFOBANK15 1074.63 (-9.93)   |   Investor33 444.938 (-4.71)   |   ISSI 184.203 (-1.31)   |   JII 631.94 (-6.55)   |   JII70 222.617 (-2.14)   |   KOMPAS100 1239.85 (-12.17)   |   LQ45 968.215 (-10.99)   |   MBX 1728.57 (-12.73)   |   MNC36 329.564 (-3.4)   |   PEFINDO25 328.624 (-3.59)   |   SMInfra18 313.805 (-2.68)   |   SRI-KEHATI 378.364 (-4.05)   |  

KMS Sulteng untuk Pilkada Damai Ingatkan Jangan Ada Tekanan kepada Warga Pemilih

Jumat, 4 Desember 2020 | 11:29 WIB
Oleh : John Lory / JEM

Palu, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) diminta memberikan jaminan atas hak kebebasan bagi masyarakat dalam menentukan pilihannya dan memantau proses pelaksanaan pilkada serentak tanggal 9 Desember 2020.

"Jaminan hak itu perlu dipertegas karena ada indikasi ancaman terhadap hak kebebasan warga dalam menentukan pilihan dan melakukan pemantauan pilkada di Kota Palu," kata Koordinator Koalisi Masyarakat Sipil (KMS) Sulteng untuk Pilkada Damai, Abdul Haris, kepada BeritaSatu.com, Jumat (4/12/2020).

Menurut Abd Haris, pihaknya menerima aduan dari warga bahwa tiga hari lalu atau Selasa (1/12/2020) sekitar pukul 22.27 Wita, telah terjadi persekusi terhadap dua orang penyintas atas nama Ibu Nia (26) dan Ibu Hamsia (57) di kompleks hunian sementara atau huntara warga Palu yang terdampak bencana gempa bumi, tepatnya di belakang terminal Induk Mamboro, Kota Palu.

Persekusi itu, kata Abd Haris, dilakukan oleh sekelompok orang berjumlah sekitar 10 orang yang diduga kuat merupakan tim pemenangan salah satu pasangan calon wali kota dan wakil wali Kota Palu. "Para pelaku datang bersama seorang oknum polisi serta petugas panwas kecamatan," kata Abd Haris yang juga direktur eksekutif Walhi Sulteng.

Berdasarkan keterangan korban, persekusi ini terjadi lantaran rekaman video yang sempat beredar di media sosial. Di mana isi video itu diduga adalah rekaman aksi bagi-bagi uang senilai Rp 50.000 kepada 20-an orang warga di kompleks huntara belakang terminal Induk Mamboro.

Menurut Haris, berdasarkan keterangan korban, rekaman video tersebut diambil pada 30 November 2020, sekitar pukul 18.45 Wita, setelah salah seorang warga pulang dari tempat pembagian kertas kampanye yang berisi foto paslon nomor 4 yang disertai uang Rp 50.000.

Dikatakan, kelompok orang itu memaksa Nia untuk menghapus rekaman video dan meminta maaf karena telah merekam salah satu warga yang menerima uang dari oknum yang diduga adalah tim paslon nomor 4.

“Karena merasa terdesak, Ibu Nia terpaksa meminta maaf di depan kamera oleh salah satu pelaku persekusi,” ujarnya.

Menurut dia, peristiwa persekusi itu telah mencederai hak kebebasan sipil dan membatasi partisipasi warga memantau Pilkada Kota Palu.

Karena itu kata Haris, Koalisi Masyarakat Sipil Sulawesi Tengah untuk Pilkada Damai mendesak kepada aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian untuk menindak tegas para pelaku persekusi tersebut.

“Kami juga meminta kepada KPU Palu dan Bawaslu Palu bersama jajarannya untuk tidak tebang pilih terhadap pelanggaran hukum Pilkada yang dilakukan partai pendukung, tim pemenangan para paslon dan menjaga netralitasnya sebagai pihak penyelenggara dan pengawas pilkada demi terwujudnya pemilu yang damai, demokratis, jujur dan adil,” tegas Haris.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK Sebut NTB Kehilangan Banyak Pendapatan dari Pajak

Di lokasi aset tersebut saat ini banyak berdiri bangunan komersial.

NASIONAL | 4 Desember 2020

Pemprov Sumut Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Sergai

Hujan lebat mengakibatkan air sungai meluap dan menggenangi rumah-rumah warga serta lahan pertanian yang ada.

NASIONAL | 4 Desember 2020

KSP: Bendera Bintang Kejora di KJRI Melbourne Langgar Hukum Internasional

Negara penerima yakni Australia mempunyai kewajiban berdasarkan hukum internasional untuk menjaga keamanan dari area KJRI.

NASIONAL | 4 Desember 2020

1.181 TPS di Jambi Rawan Kecurangan dan Konflik Pilkada

Indikator kerawanan TPS di daerah itu didasarkan pada seringnya terjadi pelanggaran di TPS rawan tersebut setiap pilkada dan pemilu

NASIONAL | 4 Desember 2020

Pelaku Azan Ajakan Jihad Ditangkap Bareskrim di Sukabumi

SY diduga pelaku yang mengumandangkan seruan azan hayya alal jihad.

NASIONAL | 4 Desember 2020

3 Korban Tewas Akibat Banjir Deli Serdang

Proses evakuasi masih berlangsung menggunakan perahu karet.

NASIONAL | 4 Desember 2020

Ditangkap KPK, Bupati Banggai Laut Diduga Terima Suap dari Kontraktor

Wenny dan belasan orang itu ditangkap lantaran diduga terlibat dalam transaksi suap.

NASIONAL | 4 Desember 2020

OTT Bupati Banggai Laut, KPK Amankan 16 Orang

Belasan orang yang diamankan itu terdiri dari Bupati Banggai Laut, Wenny Bukamo; pejabat Pemkab Banggai Laut dan sejumlah pihak swasta.

NASIONAL | 4 Desember 2020

Mampukah Indonesia Swasembada Garam?

Kebutuhan garam nasional tahun 2020 sebesar 4,6 juta ton, dan diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan industri pengguna.

NASIONAL | 4 Desember 2020

Kolaborasi Saniter dan Gojek Tuai Apresiasi

Inisiatif #IndonesiaTerlindungi menuai apresiasi dari para pelanggan dan mitra pengendara Gojek.

NASIONAL | 4 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS