Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Ringkus Oknum Petugas Jasa Marga
Logo BeritaSatu

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Ringkus Oknum Petugas Jasa Marga

Kamis, 3 Desember 2020 | 16:16 WIB
Oleh : Bernadus Wijayaka / BW

Surabaya, Beritasatu.com - Tim Khusus (Timsus) Satresnarkoba Polrestabes Surabaya meringkus seorang oknum petugas Jasa Marga atas dugaan kepemilikan narkotika golongan I jenis tanaman atau ganja. Penangkapan dipimpin langsung oleh Katimsus Iptu Yudhy Syaeful Mamma.

Saat ditangkap, pria berinisial AT itu sedang asyik melakukan patroli jalan Tol di jalur Gempol-Pandaan, Selasa (1/12/2020) sekitar pukul 16.45 WIB.

"Tim mendapat informasi terkait penyalahgunaan narkotika golongan I jenis tanaman seusai melakukan penangkapan terhadap jaringan narkoba sebelumnya," kata Iptu Yudhy Syaeful Mamma dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/12/2020).

Menurut Iptu Yudhy, AT, sehari-hari bekerja di bagian traffic service tol. Saat diamankan, AT sedang patroli di tol Gempol-Pandaan.

"Dia diamankan AT sedang berpatroli di jalan Tol Gempol-Pandaan. Saat kami aman masih menggunakan rompi biru bertuliskan traffic service,” terang Iptu Yudhy.

Timsus menghentikan laju mobil patroli yang bernomor lambung 271 ditumpangi pelaku dan melakukan penggeledahan.

"Saat di geledah AT mengeluarkan sebuah kotak kecil dari dalam tasnya. Saat kotak itu dibuka, tampak satu poket ganja dan barang lainnya," ungkapnya.

Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian mengatakan, saat diamankan AT menggunakan kendaraan dinas milik Jasa Marga Pasuruan, yang memang sedang melakukan patroli rutin.

"Saat kendaraan kami hentikan dan kami dapati pelaku membawa dua paket ganja kering kurang lebih seberat dua gram yang kami temukan dalam tas kecil AT," ujar Ardian.

AT mengaku mendapatkan ganja tersebut dari transaksi online. Satresnarkoba Polrestabes Surabaya sedang memburu jaringan peredaran dan siapa saja pelaku-pelaku bisnis ganja online tersebut.

Dikatakan Ardian, AT akan dikenakan UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun.

AT yang tinggal di daerah Kenjeran, mengaku sudah dua kali memakai ganja. Dia memanfaatkan ganja karena susah tidur.

"Saya beli ganja secara online dan sudah dua kali. Saya pakainya di rumah dan tidak di kantor maupun saat bertugas," akunya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemilih di Jambi Tak Perlu Bawa Keterangan Bebas Covid-19

Kewajiban membawa surat keterangan Covid-19 pada pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 berpotensi mengurangi partisipasi pemilih.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Pilkada di Sumut, Satgas Covid-19 Ditempatkan di Setiap TPS

Total ada sebanyak 19.919 TPS dikabupaten/kota yang menyelenggarakan pilkada di Sumut. Setiap TPS akan ditempatkan petugas satuan tugas.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Presiden: Wujudkan Perlindungan Penyandang Disabilitas Berbasis Hak Asasi Manusia

Presiden Jokowi meminta agar semua pihak bekerja sama membantu mewujudkan perlindungan penyandang disabilitas berbasis hak asasi manusia.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Lazismu Akan Sahkan RAPB Nasional 2021

RAPB juga menjadi peta bagi pergerakan Lazismu selama satu tahun ke depan.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Kasus Suap Izin Benur, KPK Periksa Edhy Prabowo

Selain Edhy Prabowo, dalam mengusut kasus ini, tim penyidik juga memeriksa tersangka lainnya yakni, seorang swasta Amiril Mukminin.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Ganjar Imbau Warga Jateng Libur Akhir Tahun di Rumah

Ganjar juga mengingatkan agar masyarakat yang melakukan libur akhir tahun agar tetap waspada.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Kasus Dugaan Makar 2019, Eggi Sudjana Tidak Hadiri Panggilan Polisi

Eggi berulang tahun hari ini dan ada kegiatan dengan keluarga sampai malam sehingga tidak bisa hadir.

NASIONAL | 3 Desember 2020

DPR Dukung TNI dan Polri Tegakkan Aturan di Papua dan Sigi

Azis menegaskan Papua dan Papua Barat merupakan wilayah NKRI.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Geledah Rumah Edhy Prabowo, KPK Sita 8 Sepeda dan Uang Rp 4 Miliar

Penggeledahan ini terkait penyidikan kasus dugaan suap izin ekspor benur yang menjerat Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan.

NASIONAL | 3 Desember 2020

KPK Periksa Eks Petinggi Garuda Indonesia Tersangka Kasus Suap

KPK menetapkan mantan Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Hadinoto Soedigno sebagai tersangka.

NASIONAL | 3 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS