Logo BeritaSatu

Geledah Rumah Edhy Prabowo, KPK Sita 8 Sepeda dan Uang Rp 4 Miliar

Kamis, 3 Desember 2020 | 13:59 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang dan dokumen penting, termasuk uang tunai senilai Rp 4 miliar dalam bentuk rupiah dan mata uang asing saat menggeledah rumah dinas mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo di kompleks rumah dinas menteri di Widya Chandra, Jakarta, Rabu (2/12/2020).

Penggeledahan ini terkait penyidikan kasus dugaan suap izin ekspor benur yang menjerat Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan.

"Ditemukan juga sejumlah uang dalam bentuk rupiah dan mata uang asing dengan total senilai sekitar Rp 4 miliar," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (3/12/2020).

Selain uang tunai, dalam penggeledahan tersebut tim penyidik juga menyita sejumlah dokumen terkait perkara suap izin ekspor benur dan barang bukti elektronik. Tak hanya itu, penyidik juga menyita delapan unit sepeda yang diduga dibeli dengan uang suap yang diterima Edhy Prabowo.

"Tim penyidik akan menganalisa seluruh barang dan dokumen serta uang yang ditemukan dalam proses penggeledahan tsb untuk selanjutnya segera dilakukan penyitaan untuk menjadi barang bukti dalam perkara ini," kata Ali.

Sebelumnya, KPK telah menggeledah sejumlah lokasi terkait penyidikan kasus ini, seperti Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan serta kantor PT Aero Citra Kargo yang diduga direstui Edhy Prabowo menjadi perusahaan tunggal pengiriman benur ke luar negeri. Dari berbagai lokasi itu, KPK telah menyita berbagai dokumen terkait izin ekspor, bukti elektronik hingga uang tunai.
Pada Selasa (1/12/2020) kemarin, KPK menggeledah rumah, kantor dan gudang milik Chairman PT Dua Putra Perkasa (DPP) Suharjito yang telah menyandang status tersangka pemberi suap kepada Edhy Prabowo. Di tiga lokasi tersebut, tim penyidik KPK menyita sejumlah dokumen terkait izin ekspor benur, catatan transaksi keuangan yang berkaitan dengan dugaan suap serta bukti-bukti elektronik.

Diketahui, KPK telah menetapkan Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan bersama dua stafsusnya Safri dan Andreau Pribadi Misata; pengurus PT Aero Citra Kargo (PT ACK) bernama Siswadi; staf istri Menteri Kelautan dan Perikanan bernama Ainul Faqih; dan Amiril Mukminin sebagai tersangka penerima suap terkait izin ekspor benur. Sementara tersangka pemberi suap adalah Chairman PT Dua Putra Perkasa Pratama (PT DPPP), Suharjito.

Edhy Prabowo dan lima orang lainnya diduga menerima suap dari Suharjito dan sejumlah eksportir terkait izin ekspor benur yang hanya dapat menggunakan PT Aero Citra Kargo untuk jasa pengangkutannya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Seleksi Guru ASN P3K Dibuka, Pemda Diminta Optimalkan Usulan Formasi

Kemendikbudristek mendorong pemda mengajukan formasi guru ASN P3K secara optimal dalam seleksi guru ASN P3K 2022. 

NEWS | 27 September 2022

Volodymyr Zelensky Dapat Gelar Tokoh Yahudi Paling Berpengaruh 2022

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendapat gelar sebagai Tokoh Yahudi Paling Berpengaruh Tahun 2022.

NEWS | 27 September 2022

Swiss Musnahkan 10 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Moderna

Swiss terpaksa memusnahkan 10,3 juta dosis vaksin Moderna untuk melawan Covid-19, setelah habis masa berlakunya minggu ini.

NEWS | 27 September 2022

5 Warga Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Kota Baru Kalsel

Sebanyak lima warga meninggal dunia dalam bencana tanah longsor yang melanda Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sei Durian, Kabupaten Kota Baru, Kalsel.

NEWS | 27 September 2022

Global Forum AMM G-20 Akan Bahas Pertanian Digital

AMM G-20 akan dibuka dengan sesi Global Forum yang secara khusus akan membahas pertanian digital.

NEWS | 26 September 2022

BNPP Susun Rencana Aksi Eks OBP Sungai Simantipal

Menurut BNPP, OBP untuk wilayah/segmen batas negara RI-Malaysia di Sungai Simantipal dan C500-C600 dinyatakan berakhir.

NEWS | 26 September 2022

Kasus Brigadir J, AKBP Raindra Ramadhan Syah Jalani Sidang Etik Hari Ini

Eks Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Raindra Ramadhan Syah menjalani sidang etik terkait kasus Brigadir J pada hari ini, Selasa (27/9/2022).

NEWS | 27 September 2022

Lukas Enembe Klaim Hanya Kelola 20% Dana Otsus Papua

Kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening menyatakan, pihak Pemprov Papua hanya mengelola 20% dari total dana otsus yang diberikan.

NEWS | 27 September 2022

Warga Afghanistan Sukarela Serahkan Ratusan Pucuk Senjata Api

Pasukan keamanan Afghanistan telah mengumpulkan ratusan senjata ketika penduduk setempat dengan sukarela menyerahkan senjata dan amunisi.

NEWS | 27 September 2022

Dijatuhi Sanksi Demosi 3 Tahun, Ipda Arsyad Daiva Tidak Ajukan Banding

Ipda Arsyad Daiva tidak mengajukan banding atas setelah dijatuhi sanksi demosi tiga tahun buntut kasus tewasnya Brigadir J. 

NEWS | 27 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Seleksi Guru ASN P3K Dibuka, Pemda Diminta Optimalkan Usulan Formasi

Seleksi Guru ASN P3K Dibuka, Pemda Diminta Optimalkan Usulan Formasi

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings