Logo BeritaSatu

Gubernur Lemhannas: Polri Tidak Boleh Kalah Hadapi Tekanan Ormas

Kamis, 3 Desember 2020 | 13:30 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo berharap semua pihak dapat mematuhi seluruh UU dan peraturan yang berlaku di Indonesia. Jika ada yang melanggar, maka aparat kepolisian diminta tidak ragu untuk menindak tegas.

Penegasan tersebut disampaikan Agus Widjojo menyingkapi adanya penghdangan oleh sekelompok orang terhadap petugas kepolisian yang hendak menyampaikan surat pemanggilan pemeriksaan imam besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Syihab.

"Kita warga negara itu adalah untuk mematuhi UU itu. Jadi jangan sampai ada juga bahwa ada komponen-komponen masyarakat yang sebetulnya tidak punya kewenangan untuk menghalang-halangi aparat pemerintah yang justru untuk menjalankan tugas sesuai dengan kewenangan UU itu malah terhalang," kata Agus Widjojo sesaat setelah Peluncuran Buku Lemhannas "Kiprah Lemhannas RI", " Indonesia Menoedjoe 2045: SDM Unggul Adalah Koentji", "Skenario Indonesia 2035", dan Soft Launching Buku "Tentara Koq Mikir? Inspirasi Out of The Box Letjen TNI (Purn.) Agus Widjojo, di Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Menurutnya, kepolisian sudah diberi wewenang melalui UU untuk dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Dalam aksi penghadangan, petugas kepolisian tersebut justru sedang tugas-tugasnya.

"Negara ini kan sudah punya penataan. Penataan tentang pranata-pranata kepemerintahan. Siapa berbuat apa, diberi kewenangan apa oleh konstitusi atau UU," ucap Agus.

Dalam kesempatan itu, Agus mengingatkan agar Polri, selaku lembaga penegak hukum yang sudah diberikan wewenang oleh UU jangan sampai kalah dengan tekanan-tekanan tersebut. "(Polri) tidak boleh (kalah), karena sebagai penegak hukum mewakili negara di situ," tegas Agus.

Saat ini dirinya pun juga meminta kepada semua pihak untuk introspeksi diri, apakah sudah menjalankan dan mematuhi peraturan yang ada. Mengingat, seluruh warga yang tinggal di Indonesia tentunya juga harus mematuhi peraturan yang berlaku di Indonesia.

"Kita perlu untuk introspeksi pada diri kita masing-masing kita untuk mentaati tentang ketentuan-ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengikat sama terhadap seluruh warga negara," kata Agus.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bekasi Marak Geng Motor Bersenjata dan Tawuran Pelajar

Kota dan Kabupaten Bekasi tengah marak aksi geng motor yang membawa senjata tajam dan memicu tawuran. 

NEWS | 7 Oktober 2022

Kembangkan Kasus Bupati Kuansing, KPK Usut Dugaan Suap di BPN Riau

KPK mengusut kasus dugaan suap di BPN Riau yang merupakan pengembangan dari kasus suap terkait izin HGU sawit yang menyeret eks Bupati Kuansing, Andi Putra.

NEWS | 7 Oktober 2022

Kota Bogor Hujan Deras, Warga Diminta Waspada Bencana

Kota Bogor hujan deras disertai angin kencang pada Jumat (7/10/2022), BPBD Kota Bogor mengimbau warga agar waspada dan siaga bencana.

NEWS | 7 Oktober 2022

Roy Suryo Segera Disidang, Pengacara: Kami Tak Diberi Berkas Lengkap

Roy Suryo, mantan Menpora, segera menjalani sidang pertamanya, terkait kasus stupa Borobudur mirip Jokowi. 

NEWS | 7 Oktober 2022

Alibi Surat Polisi Minta Pertandingan Mundur, Pengamat Nilai Prematur

Tragedi Kanjuruhan, Pengamat ISESS Khairul Fahmi menilai prematur alibi permintaan surat mundur waktu pertandingan Arema dengan Persebaya dari malam ke sore.

NEWS | 7 Oktober 2022

Menko PMK Minta Kementerian PUPR Perbaiki MTsN 19 Jakarta

Menko PMK, Muhadjir Effendy meminta Kementerian PUPR memperbaiki tembok MtsN 19 Jakarta yang roboh dan mengakibatkan tiga orang meninggal dunia. 

NEWS | 7 Oktober 2022

Anies Beri Sinyal Bakal Duet dengan AHY di Pilpres 2024

Anies Baswedan memberikan sinyal maju menjadi capres dan bakal berduet dengan  Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres.

NEWS | 7 Oktober 2022

Tembok Sekolah Roboh, 490 Siswa MTsN 19 Diliburkan

Usai peristiwa tembok sekolah yang roboh dan menewaskan 3 siswa, sebanyak 490 siswa MTsN 19 Jakarta diliburkan sementara.

NEWS | 7 Oktober 2022

Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Dirut LIB Belum Ditahan

Enam tersangka tragedi Kanjuruhan pascakericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, belum ditahan, termasuk Dirut Liga Indonesia Baru (LIB) Ahmad Hadian Lukita.

NEWS | 7 Oktober 2022

Kapolda Metro Jaya Gelar Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadli Imran menyempatkan menggelar doa bersama untuk korban tragedi Kanjuruhan saat menggelar laga persahabatan.

NEWS | 7 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi Tak Salami Kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kembangkan Kasus Bupati Kuansing, KPK Usut Dugaan Suap di BPN Riau

Kembangkan Kasus Bupati Kuansing, KPK Usut Dugaan Suap di BPN Riau

NEWS | 5 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings