Ini Peringatan Mantan Kepala BIN untuk Pendemo Keluarga Mahfud MD
INDEX

BISNIS-27 536.336 (-9.74)   |   COMPOSITE 6258.57 (-118.4)   |   DBX 1209.79 (-7.56)   |   I-GRADE 185.201 (-3.15)   |   IDX30 531.719 (-11.49)   |   IDX80 142.034 (-2.79)   |   IDXBUMN20 420.424 (-11.55)   |   IDXESGL 146.593 (-2.74)   |   IDXG30 145.132 (-2.95)   |   IDXHIDIV20 467.118 (-8.07)   |   IDXQ30 151.699 (-2.74)   |   IDXSMC-COM 284.118 (-6.96)   |   IDXSMC-LIQ 356.602 (-8.98)   |   IDXV30 142.342 (-4.12)   |   INFOBANK15 1078.54 (-23.31)   |   Investor33 455.425 (-8.95)   |   ISSI 183.228 (-3.1)   |   JII 646.305 (-9.76)   |   JII70 225.666 (-3.53)   |   KOMPAS100 1262.11 (-23.67)   |   LQ45 987.949 (-21.07)   |   MBX 1725.55 (-36.04)   |   MNC36 336.055 (-6.76)   |   PEFINDO25 332.023 (-6.72)   |   SMInfra18 316.891 (-5.9)   |   SRI-KEHATI 389.555 (-8.04)   |  

Ini Peringatan Mantan Kepala BIN untuk Pendemo Keluarga Mahfud MD

Kamis, 3 Desember 2020 | 12:56 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono menyatakan dirinya mengingatkan kepada para pendemo di kediaman keluarga Menko Polhukam Mahfud MD di Pamekasan, untuk segera sadar.

Menurutnya, ada konsekuensi yang harus dihadapi ketika mereka mendemonstrasi rumah keluarga. Bahkan bisa muncul balasan pembelaan yang melampau batas.

“Jangan sekali-kali berdemonstrasi di rumah keluarga siapa pun, seperti yang dilakukan di kediaman Pak Mahfud MD itu, di mana anggota keluarga seperi istri, anak, dan orang tua tidak tahu apa-apa tiba-tiba didemo. Itu berbahaya,” kata Hendropriyono, dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Seperti diketahui dua hari yang lalu, rumah kediaman pribadi Mahfud MD yang dihuni ibundanya didemo sekelompok orang. Mereka membawa poster dan meneriakkan kata/kata ancaman. Pendemo ini diduga kuat para pendukung Rizieq Syihab. Polisi sedang mengusut peristiwa itu.

Menurut Hendropriyono, Pasal 48 dan Pasal 49 KUHP memberikan kelonggaran kepada yang diserang untuk melakukan pembelaan diri karena terpaksa.

Pasal 49 KUHP tersebut mengatur mengenai perbuatan “pembelaan darurat” atau “pembelaan terpaksa” (noodweer) untuk diri sendiri maupun untuk orang lain, kehormatan kesusilaan atau harta benda sendiri maupun orang lain, karena ada serangan atau ancaman serangan yang sangat dekat.

Sedangkan Pasal 48 KUHP mengatur overmacht, yakni orang yang melakukan tindak pidana karena daya paksa tidak dapat dipidana.

Hukum Indonesia membenarkan, jika pembelaan tersebut sampai melampaui batas. Dalam keamanan masyarakat yang mengkhawatirkan saat ini, jika pihak yang diserang membela diri terpaksa sampai melampaui batas, mereka tidak dapat dihukum.

"Bela diri karena terpaksa adalah demi menyelamatkan jiwa, harta bendanya sendiri maupun orang lain. Hak bela diri ini bukan berarti main hakim sendiri, tetapi karena keadaan jiwa keluarga yang diserang itu menjadi goncang,” lanjutnya.

Lebih jauh, Hendropriyono mengatakan keresahan yang mencekam umum dewasa ini, telah mengguncangkan banyak orang. Karena kerap terjadi gontok-gontokan politik, ideologi dan agama.

" Saya ingatkan agar demonstrasi jangan dilakukan ke kediaman, di mana keluarga yaitu anak, isteri dan orang tua yang tidak tahu apa-apa bernaung untuk hidup. Kita berada di negara-bangsa Indonesia ini untuk hidup bersama, bukan untuk mati bersama-sama,” kata Hendropriyono.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ujaran Kebencian, Ustaz Maaher Ditangkap Polisi

Ia dibekuk di rumahnya di Cimanggu Wates, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Deklarasikan Pemerintahan Papua, Benny Wenda Langgar Sistem Hukum Indonesia

"Kalau ada pelanggaran dia (Benny Wenda) akan dapat tindakan dari aparat penegak hukum," ucap Agus.

NASIONAL | 3 Desember 2020

93 Mahasiswa Sekolah Teologi di Kepulauan Nias Terpapar Covid-19

Yurniati mengatakan, Satgas Covid-19 bersama dengan tenaga kesehatan sudah melakukan testing, tracing dan treatment.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Hipmi Dukung Vaksinasi Covid-19 Mandiri Bagi Masyarakat Mampu

Hipmi mendorong masyarakat yang mampu untuk bergotong royong ikut melakukan subsidi agar vaksinasi berjalan lancar dan pandemi segera teratasi.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Ratusan Rumah Warga di Serang Terendam Banjir

Banjir tersebut sudah merendam sekitar 120 rumah warga di tiga blok yang ada di Perumahan Citra Gading.

NASIONAL | 3 Desember 2020

BPK: Tidak Ada Satu Rupiah Pun yang Terlepas dari Pemeriksaan

BPK mempertegas komitmennya dalam mewujudkan akuntabilitas keuangan negara.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Jokowi: Kerja Keras Kita Mulai Tampakkan Hasil Positif

Begitu juga dengan tingkat kesembuhan juga makin membaik, mencapai angka 84,02 persen.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Makassar Punya Bus Wisata Metro Kota, Gratis!

Dalam tahap awal, Bus Wisata Metro Kota Makassar ada tiga unit.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Kasus Edhy Prabowo, KPK Periksa Petinggi PT ACK dan PT Dua Putra

PT ACK dan PT Dua Putra Perkasa terkait erat dengan sengkarut kasus suap izin ekspor ini.

NASIONAL | 3 Desember 2020

LPSHAM Sulteng Beberkan 3 Peran Kelompok MIT Pimpinan Ali Kalora di Poso

"Jadi menumpas semua kelompok di gunung tidak memberi jaminan kasus terorisme di Poso berakhir,” ujar Affandi.

NASIONAL | 3 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS