Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hipmi Dukung Vaksinasi Covid-19 Mandiri Bagi Masyarakat Mampu

Kamis, 3 Desember 2020 | 12:14 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan pengadaan kebutuhan Vaksin Covid-19 akan dibagi menjadi dua kategori yaitu pertama vaksin gratis diberikan kepada masyarakat tidak mampu yang dibiayai oleh pemerintah, kedua vaksin mandiri bagi masyarakat yang mampu.

Dengan membeli vaksin secara mandiri, turut berkontribusi membantu pemerintah. Sebab, kata Erick Indonesia memiliki jumlah penduduk yang sangat besar, sehingga proses vaksinasi terhadap masyarakat yang tidak mampu juga banyak.

Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda (BPP Hipmi) Anggawira menyambut positif rencana Erik Thohir tersebut, ia bahkan mendorong masyarakat yang mampu untuk bergotong royong ikut melakukan subsidi agar vaksinasi berjalan lancar dan pandemi segera teratasi.

“Orang-orang yang mampu ya silahkan bisa membeli dan kalau perlu melakukan subsidi, kita bergotong royong lah untuk biar bisa cepat ditangani seperti itu,” kata Anggawira, Kamis (3/12/2020).

Menurutnya, perkiraan harga vaksin yang relatif tidak murah, sudah selayaknya untuk memprioritaskan pemberian vaksin gratis kepada warga kurang mampu. Namun, Anggawira meminta vaksin gratis itu bisa tepat pada sasaran.

“Vaksin karena memang juga tentunya biaya atau harganya juga relatif tidak murah, juga pastinya yang harus diprioritaskan yang free itu kepada temen-teman tidak mampu, tapi memang harus tepat sasaran juga,” ungkapnya.

Selain itu, Anggawira juga menyoroti distribusi vaksin agar bisa cepat sampai kepada masyarakat untuk ikut melibatkan dunia usaha dari kalangan swasta yang sudah punya jaringan sampai keplosok atau daerah-daerah terpencil.

“Sebaiknya melibatkan dunia usaha apa lagi yang memang sudah punya jaringan-jaringan sampai daerah terpencil seperti distribusi bahannya, kaya Unilever itu kan networking-nya sampai daerah plosok-plosok juga,” terangnya.

Lanjut Anggawira, perusahaan-perusahaan swasta yang sudah memiliki jaringan luas itu harus digandeng untuk dimanfaatkan jaringan distribusinya.

“Jadi jaringan distribusi-distribusi itu bisa dimanfaatkan, memanfaatkan networking yang sudah ada, kalau nanti dilelangkan lagi, ditenderkan lagi itu juga waktunya akan lama gitu loh,” tuntasnya.

Sebagaimana diketahui, Erick Thohir berharap masyarakat mampu bisa melakukan vaksinasi mandiri. Alasannya, pemerintah sudah memiliki beban yang berat untuk menanggulangi dampak pandemi Covid-19.

"Nah makanya kita mengetuk hati, bagaimana kita bergotong royong, kita harapkan untuk yang ekonominya mampu masuk ke program vaksin mandiri," ujar Erick, Selasa (1/12/2020).

Erick menyatakan Kementerian BUMN mendapat mandat untuk melakukan program vaksinasi mandiri bagi kelompok masyarakat menengah. Namun dalam prosesnya Erick mengaku pihaknya tidak bisa mengerjakan ini sendiri karena memiliki keterbatasan.

"Kita tidak menutup mata, kemampuan BUMN terbatas," ujarnya.

Maka dari itu, Erick meminta perusahaan swasta untuk ikut bekerja sama dengan pemerintah dalam melakukan vaksinasi. "Kita juga mengajak komponen swasta dan industri kesehatan untuk bekerja sama dengan kami," sambungnya.

Dalam program ini, ditargetkan ada 75 juta kelompok masyarakat menengah yang ikut dalam program vaksinasi mandiri. "Kita berharap dengan tugas 75 juta ini vaksinasi berjalan secepatnya," bebernya.

Dari data yang dimiliki pemerintah, untuk mencapai target, setidaknya dalam satu bulan ada 13 juta sampai 15 juta orang menjalani vaksin mandiri. Sehingga program vaksinasi mandiri ini bisa diselesaikan dalam waktu 9 bulan. "Kalau kita ditugaskan 75 juta ya insya allah 8 sampai 9 bulan selesai," ungkap Erick.

Mantan bos Inter Milan itu optimistis proses vaksinasi mandiri bisa sesuai target bila dilakukan dengan gotong royong bersama perusahaan swasta.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Mulai 25 September, Denpasar Terapkan Ganjil Genap di Daerah Tujuan Wisata

Polrestra Denpasar akan menerapkan peraturan lalu lintas berupa penyekatan ganjil genap bagi kendaraan di Daerah Tujuan Wisata (DTW) mulai 25 September 2021.

NASIONAL | 19 September 2021

Wasekjen Demokrat Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Guru Honorer

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Irwan meminta pemerintah memperhatikan nasib para guru honorer.

NASIONAL | 19 September 2021

BNPT: Sikap Intoleran Sebabkan Bencana, Hargai Perbedaan

Komjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, sikap intoleran terhadap agama dapat menyebabkan bencana sehingga mengajak masyarakat untuk menghargai perbedaan

NASIONAL | 19 September 2021

Ini Isi Lengkap Surat Terbuka Irjen Napoleon Soal Penganiayaan M Kece

Irjen Napoleon Bonaparte menuliskan surat terbuka terkait dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece atau Muhammad Kace. Ini isi lengkap surat tersebut.

NASIONAL | 19 September 2021

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Mukomuko

Sebanyak 108 rumah warga Desa Rawa Mulya Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, sejak Sabtu (18/9/2021) sampai Minggu (19/9/2021) terendam banjir.

NASIONAL | 19 September 2021

Tulis Surat Terbuka, Irjen Napoleon Bonaparte Bertanggung Jawab atas Penganiayaan Muhammad Kece

Dalam surat terbuka, Irjen Napoleon Bonaparte mengaku akan bertanggung jawab atas dugaan pemukulan terhadap Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri.

NASIONAL | 19 September 2021

Aparat Berharap Nakes Gerald Sokoy Selamat dan Lolos dari Aksi Brutal KKB

Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan berharap nakes Gerald Sokoy, yang keberadaannya belum diketahui, dalam kondisi selamat dan lolos dari KKB

NASIONAL | 19 September 2021

Pemberdayaan Ekonomi Perempuan, Program Prioritas Fatayat NU Kota Tangerang

Pemberdayaan ekonomi perempuan menjadi salah satu fokus Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kota Tangerang.

NASIONAL | 19 September 2021

3 Penumpang Mobil Tenggelam di Sungai Konaweha Ditemukan Meninggal

Tiga penumpang terjebak dalam mobil yang tenggelam di Sungai Konaweha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia

NASIONAL | 19 September 2021

Pameran Rempah Terbesar Dunia Siap Digelar di Danau Toba

Dewan Rempah Indonesia akan menggelar acara pertemuan bisnis dan pameran rempah terbesar di Indonesia, bahkan di dunia saat ini di kawasan Danau Toba.

NASIONAL | 19 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Ali Kalora


# Mujahidin Indonesia Timur


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Duo Bos Klub Liga 1 Berebut Udara Las Vegas

Duo Bos Klub Liga 1 Berebut Udara Las Vegas

DIGITAL | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings