7 Hari Jelang Pilgub Sulut, Olly-Steven Diprediksi Menang
Logo BeritaSatu

7 Hari Jelang Pilgub Sulut, Olly-Steven Diprediksi Menang

Rabu, 2 Desember 2020 | 20:53 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Manado, Beritasatu.com - Pasangan Olly Dondokambey dan Steven Kandow (ODSK) diperkirakan bakal tampil sebagai pemenang pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sulawesi Utara (Sulut) pada 9 Desember mendatang. Pasangan petahana ini kemungkinan besar meraih suara di atas 60%, unggul jauh dari dua kandidat lainnya, yakni pasangan Christiany Eugenia Paruntu-Sehan Salim Landjar (Cep-Sehan) dan pasangan Vonnie Anneke Panambunan-Hendry Corneles Mamengko Runtuwene (Vonnie-Hendry).

Hal itu terlihat dari hasil survei terkini Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang dipaparkan peneliti senior Adjie Alfaraby bertema “Kekuatan Para Kandidat Jelang Finish: Olly-Steven di Ambang Dua Periodekah?”. Pemaparan hasil survei digelar di Swiss Bell Hotel, Manado, Sulawesi Utara, Rabu (2/12/2020).

"Tersisa tujuh hari menjelang pemilihan, elektabilitas petahana masih sangat perkasa. Pasangan Olly Dondokambey–Steven Kandouw (ODSK) di ambang dua periode dengan potensi kemenangan di atas 60%. Jika ini terjadi, maka pasangan ODSK menjadi salah satu dari sedikit petahana gubernur di Indonesia yang menang di atas 60% pada periode kedua," ujar Adjie Alfaraby.

Survei LSI dilaksanakan pada 19-25 November 2020 menggunakan 800 responden di semua kabupaten/kota di Sulut. Survei dikerjakan melalui wawancara tatap muka dengan estimasi margin of error sebesar 3,5 %.

Dikatakan, survei LSI Denny JA terbaru menunjukan bahwa dukungan petahana saat ini sebesar 65,7%. Kemudian, disusul pasangan Cep-Sehan dengan dukungan sebesar 26,2%, dan pasangan Vonnie-Hendry dengan dukungan sebesar 5,5 %. Mereka yang belum menentukan pilihan hanya tersisa sebesar 2,6%.

"Jika mereka yang belum menentukan pilihan sebesar 2,6% dibagi secara proporsional ke tiga pasangan kandidat, karena saat pemilihan tidak ada lagi yang belum menentukan pilihan, maka dukungan pasangan ODSK menjadi sebesar 67,4%, pasangan Cep-Sehan sebesar 26,9%, dan dukungan kepada pasangan Vonnie-Hendry sebesar 5,7%," lanjutnya.

Pemilih militan (strong supporters) ODSK sudah mencapai 56,7%, pemilih militant Cep-Sehan sebesar 22,7%, dan pemilih militan Vonnie-Hendry sebesar 4,7%. Jika mereka yang belum memutuskan (undecided voters) ditambah dengan mereka yang masih ragu (weak supporters), maka total pemilih mengambang (swing voters) sebesar 15,9%.

"Mengapa LSI Denny JA berani menyatakan bahwa ODSK di ambang dua periode? Dengan data yang dipaparkan sebelumnya, elektabilitas petahana di atas 60%, jarak elektabilitas petahana dengan kompetitor terdekat +/- 40%, pemilih militan ODSK di atas 55%. Dengan data tersebut hampir mustahil kompetitor mampu mengejar elektabilitas tersebut," kata Adjie.

Disebutkan, kekuatan dukungan pasangan petahana merata di semua segmen pemilih penting, baik laki-laki maupun perempuan, protestan, muslim, katolik, milenial, lansia, berpendidikan rendah, hingga kelompok terpelajar. Hal yang sama juga terjadi di segmen rakyat menengah ke bawah hingga menengah ke atas.

Menurut Adjie, ada enam alasan mengapa pasangan petahana sangat perkasa dan berpotensi menang kembali. Pertama, kepuasaan terhadap kinerja di atas 80%. Mereka yang puas terhadap kinerja Olly Dondokambey sebagai gubernur sebesar 85,2% dan yang puas dengan kinerja Steven sebagai wakil gubernur sebesar 81%. Kepuasaan tersebut merata di semua daerah.

"Kedua, persepsi keberhasilan di atas 80%. Mereka yang menyatakan Olly-Steven berhasil memimpin Sulut juga di atas 80%. Yang menyatakan Olly berhasil sebagai gubernur sebesar 85,6%, dan mereka yang menyatakan Steven berhasil sebagai gubernur sebesar 82,5%. Sedangkan, publik yang menyatakan tidak berhasil di bawah 15%," ujarnya.

Alasan ketiga, ODSK paling dikenal dan paling disukai. Tingkat pengenalan Olly Dondokambey sebagai calon gubernur lebih tinggi dibanding calon gubernur yang lain yaitu sebesar 98,5%. Keempat, sebanyak 66% publik ingin petahana menjabat kembali.

“Kelima, publik yang sangat berkeinginan/cukup berkeinginan (favorable) pasangan petahana ODSK terpilih sebagai gubernur/wakil gubernur sebesar 75,8%. Terakhir, Olly unggul di semua aspek personalitas dibanding pasangan lain.

Ada delapan aspek personalitas yang diuji untuk calon gubernur, yakni menyenangkan, jujur, pintar, mampu mengambil keputusan dengan tegas, berwibawa sebagai pemimpin, perhatian kepada rakyat, taat beragama, dermawan, dan suka menolong. Dari delapan aspek tersebut, semuanya diungguli oleh Olly.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Rekomendasi APBD Tak Dijalankan, Dana Transfer Daerah Dipotong

Kementerian Dalam Negeri akan memberikan sanksi pemotongan dana transfer ke daerah yang tidak menjalankan berbagai rekomendasi Kemdagri dalam penyusunan APBD

NASIONAL | 1 Desember 2020

Meski Ada Vaksin, Protokol Kesehatan Covid-19 Harus Tetap Diterapkan

Protokol kesehatan Covid-19 harus tetap diterapkan kendati sudah terdapat vaksin Covid-19.

NASIONAL | 2 Desember 2020

UGM Gandeng Filipina Ciptakan Obat Antivirus dan Antiinflamsi

"Pengembangannya akan dilakukan bersama dengan Bio Farma,” ujar Paripurna.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Kasus Suap Ekspor Benur, KPK Geledah Rumah Dinas Edhy Prabowo

KPK lanjutkan proses penggeledahan sejumlah lokasi yang diduga terdapat jejak-jejak para tersangka kasus dugaan suap izin ekspor benih bening lobster.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Presiden Serahkan 18 Kandidat Anggota Ombudsman ke DPR

Mensesneg Pratikno mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memilih 18 kandidat anggota Ombudsman.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Dipanggil, Polisi Minta Rizieq Taat Hukum

Rizieq Syihab diminta untuk dan kooperatif terhadap surat panggilan pemeriksaan terhadap dirinya.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Moeldoko Ajak Perguruan Tinggi di ASEAN Buat Rencana Bersama Pemulihan Pascapandemi

Moeldoko tegaskan perlunya kesepakatan dalam menyamakan standar protokol kesehatan yang dapat meningkatkan kepercayaan negara ASEAN.

NASIONAL | 2 Desember 2020

KSP Tegaskan Pendekatan Pada Penyandang Disabilitas Harus Berbasis HAM

Pendekatan pada penyandang disabilitas mulai bergeser dari pendekatan santunan atau karikatif menjadi berbasis HAM.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Kasus Pelindo II, Kejagung Periksa Tiga Saksi

Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa tiga saksi dalam kasus dugaan korupsi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Pemprov Jatim Kirim Bantuan Logistik untuk Pengungsi Gunung Semeru

Pemprov Jatim mengirimkan bantuan peralatan dan logistik untuk penanganan warga terdampak erupsi Gunung Semeru.

NASIONAL | 2 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS