KPK Isyaratkan Terapkan Pasal Pencucian Uang di Kasus Edhy Prabowo
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

KPK Isyaratkan Terapkan Pasal Pencucian Uang di Kasus Edhy Prabowo

Rabu, 2 Desember 2020 | 11:39 WIB
Oleh : Fana Suparman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dan mengembangkan kasus dugaan suap izin ekspor benih bening lobster atau benur yang telah menjerat Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan. Dalam pengembangan kasus ini, tak tertutup kemungkinan KPK bakal menjerat pihak lain yang terlibat sebagai tersangka. Tak hanya itu, KPK juga mengisyaratkan untuk menerapkan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Tentu akan dilakukan analisis terhadap peluang kemungkinan penerapan pasal TPPU," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (2/12/2020).

Dalam konstruksi perkara yang telah dibeberkan KPK, Edhy Prabowo selaku menteri kelautan dan perikanan diduga telah menerima suap dari sejumlah eksportir, termasuk Chairman PT Dua Putra Perkasa, Suharjito. Uang suap itu diduga ditampung rekening PT Aero Citra Kargo yang memonopoli bisnis kargo ekspor benur atas restu Edhy Prabowo dengan tarif Rp 1.800 per ekor. Edhy Prabowo sendiri memiliki saham di PT ACK dengan nominee atau meminjam nama Amri dan Ahmad Bahtiar. PT ACK diduga telah mentransfer uang sebesar Rp 9,8 miliar ke rekening Amri dan Ahmad Bahtiar. Sebagian uang tersebut atau sekitar Rp 3,4 miliar ditransfer Ahmad Bahtiar ke rekening staf istri Edhy Prabowo bernama Ainul Faqih. Dari jumlah itu, sekitar Rp 750 juta telah dipergunakan Edhy Prabowo dan istrinya Iis Rosita Dewi dengan membeli sejumlah barang mewah seperti jam tangan Rolex, tas Tumi dan Louis Vuitton, dan lainnya saat kunjungan kerja ke Hawaii, Amerika Serikat.

Ali menyatakan, pasal TPPU bakal diterapkan sepanjang ditemukan bukti permulaan yang cukup adanya upaya menyamarkan hasil tindak pidana yang dilakukan Edhy atau tersangka lainnya. KPK juga memastikan akan menelusuri aliran dana dari kasus ini dengan menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). "Tentu KPK akan melibatkan pihak lain termasuk pihak perbankan dan PPATK dalam penelusuran dugaan aliran dana dalam perkara tersebut," kata Ali.

Ali mengatakan, KPK saat ini fokus menuntaskan berkas penyidikan tujuh orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk Edhy Prabowo. Dikatakan, setelah proses pemeriksaan para saksi, KPK bakal menganalisis untuk menentukan pengembangan kasus ini, termasuk kemungkinan menerapkan pasal TPPU. "Untuk saat ini KPK fokus pada pembuktian unsur-unsur pasal yang dipersangkakan atas diri tujuh tersangka tersebut. Setelah nanti memeriksa sejumlah saksi, akan dilakukan analisa lebih lanjut dari hasil pemeriksaan tersebut," kata Ali.

Tak hanya penerapan pasal TPPU, dalam pengembangan kasus ini, KPK juga membuka peluang menjerat pihak-pihak yang terlibat, seperti PT ACK. Hal ini akan dilakukan KPK sepanjang ditemukan bukti permulaan yang cukup. "Jika kemudian ditemukan ada bukti permulaan yang cukup, KPK tidak segan untuk menetapkan pihak-pihak lain sebagai tersangka dalam perkara ini termasuk tentu jika ada dugaan keterlibatan pihak korporasi," tegas Ali.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

250 Wartawan di Bengkulu Sudah Kontongi Serifikat UKW Dewan Pers

Ketua PWI Bengkulu, Zacky Antoni mengatakan, UKW ini merupakan keharusan bagi wartawan untuk menjadi seorang wartawan profesional.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Doni Monardo Tinjau Korban Letusan Gunung Ili Lewotolok

Pesan Presiden, tetap tabah dan sabar menghadapi musibah, tidak melupakan protokol kesehatan.

NASIONAL | 2 Desember 2020

3 Tokoh Ini Bahas Permasalahan Kota Medan dengan Para Seniman

Harus dipastikan agar pasangan Bobby Nasution dan Aulia Rachman terpilih menjadi wali kota dan wakil wali kota Medan.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Akbar Tanjung Ajak Keluarga Besar HMI Tidak Ragu Pilih Bobby Nasution di Pilkada Medan

"Kepada Golkar juga saya berharap suoaya mengefektifkan saksi saat Pilkada Medan nanti," kata Akbar Tanjung.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Sutradara Film Naga Bonar Bersama Bobby Nasution Blusukan ke Pasar Sukaramai Medan

Bobby Nasution melihat langsung permasalahan yang terjadi.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Setelah Dikepung FPI, Rumah Orang Tua Mahfud MD Dijaga Banser

Selasa siang sekitar pukul 13.45 WIB, rumah Mahfud MD di Pamekasan tiba-tiba digeruduk ratusan massa FPI.

NASIONAL | 2 Desember 2020

DPN Indonesia Siap Hadirkan Advokat Berkualitas

DPN Indonesia akan melakukan ujian advokat secara online tingkat nasional pada 30 Januari 2021.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Warga Medan Diimbau Waspadai Paham Radikal

Pjs wali kota sangat mengapresiasi langkah cepat dilakukan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dengan menggelar dialog itu.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Pelarian Buronan Korupsi Pembangunan Jembatan Gantung Berakhir di Apartemen

Kasus ini mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar lebih dari Rp 4 miliar.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Ganjar: Kemkes Akan Perbaiki Data Covid-19 Jateng yang Salah

Ganjar tidak memungkiri bahwa terjadi kenaikan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Jawa Tengah.

NASIONAL | 1 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS