Sutradara Film Naga Bonar Bersama Bobby Nasution Blusukan ke Pasar Sukaramai Medan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Sutradara Film Naga Bonar Bersama Bobby Nasution Blusukan ke Pasar Sukaramai Medan

Rabu, 2 Desember 2020 | 07:14 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / JEM

Medan, Beritasatu.com - Aktor senior sekaligus sutradara film Naga Bonar, Deddy Mizwar, ikut mendampingi Calon Wali Kota Medan, Bobby Nasution, melakukan blusukan di Pasar Sukaramai Medan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (1/12/2020).

Dalam melakukan blusukan itu, Bobby Nasution bersama sutradara film "Naga Bonar" ini menyapa kalangan pedagang. Mereka juga menampung segala keluhan yang dihadapi pedagang di sana.

Kalangan pedagang mengungkapkan, masalah Pasar Tradisional Sukaramai tidak kunjung diselesaikan oleh wali kota Medan terdahulu. Gedung dibangun, namun pedagang ogah berjualan di dalam gedung. Bagaimana tidak ogah, sebab pembeli pun tak mau belanja di dalam gedung.

"Pemerintah kota gagal mengatur pedagang agar seluruhnya mau jualan di dalam gedung yang telah disediakan. Malah ramai pedagang berjualan di luar gedung dan di badan jalan umum," ujar Dewi (48), salah seorang pedagang di Pasar Sukaramai Medan.

Bobby Nasution melihat langsung permasalahan yang terjadi. Bobby tampak blusukan melihat dagangan dan bertanya pada pedagang pun pembeli. Salah satu permasalahan adalah perjanjian saat gedung dibangun, bahwa tidak boleh ada pasar lainnya di dekat Pasar Sukaramai tidak terwujud.

"Dulu kita buat perjanjian dengan Pemkot Medan, agar tidak ada pasar-pasar lain radius dekat, namun tidak bisa diwujudkan. Pembeli pecah, akhirnya kita pedagang di dalam gedung susah," kata Kamal Tanjung, perwakilan pedagang.

Ketika blusukan ke dalam pasar, Bobby Nasution mendengarkan dengan seksama keluhan seluruh pedagang. Bahkan ada pedagang sayur mayur, Reni namanya yang sambil menitikkan air mata curhat kepada menantu Presiden Jokowi itu.

"Ini pembangunan gedung kami yang bayar, mana ada uang pemkot ini. Kami cicil ini tiap bulan, bahkan saya sampai gadai rumah saya untuk uang muka lapak ini. Tolonglah kami Mas Bobby, pembeli sepi tak mau masuk mereka belanja di luar. Bagaimana ini pengurusnya, tolonglah nasib kami Pak," Kata Reni.

Kamal Tanjung selaku perwakilan pedagang ditemani Ketua Relawan Bobby khusus di pasar tradisional, membenarkan pedagang mencicil lapak yang ada di dalam gedung.

"Nominalnya beda-beda tergantung ukuran. Masa cicilannya juga beda ada yang lima tahun. Rata-rata Rp 1,5 juta sebulan, bahkan ada yang Rp 3 juta. Jadi Pemkot Medan itu menurut kami tak ada kontribusi. Manajemen pun kurang baik. Kita butuh kepemimpinan yang kuat yang bisa urus pasar ini. Pasti ada setoran liar yang kita tidak tahu masuk ke siapa. Itu harus dihentikan di masa Bobby kelak," kata Kamal.

Anehnya, pascadibangun pada 2014 lalu, sampai kini gedung pasar Sukaramai tidak diresmikan.

Melihat fakta di lapangan, Bobby Nasution menyebutkan, masalah gedung tak lepas dari hal teknis. "Di dalam kurang ramai, banyak lapak kosong. Di lantai dua dan tiga malah kosong sama sekali. Secara teknis memang bangunan ini tidak memudahkan pengunjung," kata alumni S2 IPB Bogor itu.

Solusinya, Bobby tegaskan akan bangun sebuah ekosistem pasar yang sebenarnya di Sukaramai. "Kita mau suruh pedagang masuk ke dalam, ya harus kita pastikan dulu kenyamanannya, keamanan, jaminan agar pedagang mau dan akhirnya pembeli juga mau masuk ke dalam," kata Bobby.

Deddy Mizwar yang pada kesempatan itu ikuti Bobby Nasution blusukan melihat langsung antusiame masyarakat. "Kita lihat sendiri bagaimana animo masyarakat bertemu Bobby Nasution, artinya mereka menaruh harapan besar pada sosok pembawa harapan pada Bobby," kata Deddy Mizwar yang tenar berkat perannya sebagai Naga Bonar.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Setelah Dikepung FPI, Rumah Orang Tua Mahfud MD Dijaga Banser

Selasa siang sekitar pukul 13.45 WIB, rumah Mahfud MD di Pamekasan tiba-tiba digeruduk ratusan massa FPI.

NASIONAL | 2 Desember 2020

DPN Indonesia Siap Hadirkan Advokat Berkualitas

DPN Indonesia akan melakukan ujian advokat secara online tingkat nasional pada 30 Januari 2021.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Warga Medan Diimbau Waspadai Paham Radikal

Pjs wali kota sangat mengapresiasi langkah cepat dilakukan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dengan menggelar dialog itu.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Pelarian Buronan Korupsi Pembangunan Jembatan Gantung Berakhir di Apartemen

Kasus ini mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar lebih dari Rp 4 miliar.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Ganjar: Kemkes Akan Perbaiki Data Covid-19 Jateng yang Salah

Ganjar tidak memungkiri bahwa terjadi kenaikan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Jawa Tengah.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Mensos Kukuhkan Relawan Pelopor Perdamaian Indonesia

Relawan Pordam bekerja dalam senyap untuk meredam potensi perpecahan dan konflik sosial.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Pesan Komjen (Pol) Heru Winarko bagi Polisi Muda: Jangan Mengejar Materi

Banyak kegiatan polisi yang bersentuhan langsung dengan pelaku kejahatan yang memiliki uang dan jalur uang.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Kemhub Ajak Swasta Jalin Kerja Sama Pengusahaan di 6 Terminal Tipe A

Kerja sama pengusahaan ini dapat berupa pembangunan hotel, mal, pusat olahraga maupun kuliner di area terminal.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Meski Sudah Ada Vaksin Covid-19, Protokol 3M Tetap Harus Diterapkan

Masyarakat tetap harus berdisiplin menerapkan protokol 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Densus 88 dan TNI Didesak Segera Tangkap Teroris MIT di Sigi

Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta Detasemen Khusus 88 Anti Teror (Densus 88) dan didukung pasukan TNI segera menangkap pelaku pembunuhan di Sigi.

NASIONAL | 1 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS