Mendagri Minta Kepala Daerah Konsisten Tegakkan Protokol Kesehatan
Logo BeritaSatu

Mendagri Minta Kepala Daerah Konsisten Tegakkan Protokol Kesehatan

Selasa, 1 Desember 2020 | 21:10 WIB
Oleh : Robertus Wardi / CAR

Jakarta, Beritasatu.comMenteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta para kepala daerah di seluruh Tanah Air agar konsisten menegakkan aturan protokol kesehatan Covid-19. Hal itu agar penyebaran Covid-19 tidak terus meningkat tajam seperti terjadi dua minggu pekan terakhir.

“Harus benar-benar konsisten menegakkan protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Kemudian mencegah kerumunan yang berpotensi penularan, demi keselamatan rakyat masing-masing,” kata Tito di Jakarta, Selasa (1/12/2020).

Tito menanggapi tren peningkatan penyebaran Covid-19 yang terjadi akhir-akhir ini. Apalagi saat ini masih berlangsung tahapan kampanye Pilkada Serentak 2020 hingga 5 Desember 2020.

Mantan Kapolri ini meminta para kepala daerah tidak lalai pada kegiatan 3T yaitu testing secara lebih agresif, tracing contact untuk membendung cluster penularan, dan treatment. Kemudian meningkatkan sistem kesehatan seperti tempat karantina dan rumah sakit berikut sarana-prasarana dan obatnya.

“Membiarkan kerumunan yang berpotensi penularan sama saja dengan membiarkan rakyat saling membunuh. Bukan dengan senjata, tapi saling menularkan virus yang membahayakan,” ujar Tito.

Menurut Tito, kepala daerah adalah penanggung jawab pengendalian penyebaran Covid-19 di daerahnya. Untuk itu, seluruh kepala daerah secara serius menerapkan protokol kesehatan, mengingat adanya lonjakan kasus positif Covid-19.

“Angka-angka beberapa hari terakhir ini memperlihatkan bahwa pandemi Covid-19 di Indonesia tengah memburuk. Butuh langkah cepat dan proaktif dari kepala daerah untuk mengatasi ini untuk mengendalikan penyebaran Covid-19,” tutur Tito.

Pengendalian Covid-19, lanjut Tito, merupakan tantangan bagi kepala daerah. Hal itu karena para kepala daerah tidak hanya berhadapan dengan masalah kesehatan semata, tetapi juga ekonomi.

“Ujian kepemimpinan itu ada di saat krisis, bukan di saat normal. Coba mengeluarkan strategi bagaimana menangani kesehatan sebaik mungkin, tapi sekaligus tidak membiarkan ekonomi menjadi mandek (berhenti), tetap bergerak,” ujar Tito.

Khusus untuk para penjabat sementara dan pelaksana tugas kepala daerah selama Pilkada, Tito meminta menggunakan kewenangannya untuk fokus pada pengendalian Covid-19. Para kepala daerah harus aktif mencari terobosan agar ekonomi di daerah tetap survive tanpa harus mengorbankan kesehatan masyarakat dan keselamatan rakyat dari penularan Covid-19.

Dalam kaitan pelaksanaan pilkada, Tito meminta semua pihak yang terkait dengan penyelenggaraan pilkada untuk all out mendukung kerja penyelenggara pemilu. Dukungan itu sangat perlu sehingga, sisa tahapan yang hanya satu minggu lagi sampai pemungutan suara nanti, bisa berjalan dengan sukses, aman dari konflik dan Covid-19. Tito menegaskan kesuksesan Pilkada Serentak tidak hanya menjadi tanggung jawab daripada KPU, tetapi seluruh masyarakat.

“Ini tidak akan mungkin mampu penyelenggara KPU dan Bawaslu bekerja sendiri. Kita dukung dengan semua kekuatan yang ada. Kekuatan Linmas yang di bawah Pemda, Satpol PP yang ada di bawah Pemda, rekan-rekan Polri dan juga rekan-rekan TNI. Karena memang situasi Pilkada kali ini belum pernah terjadi dalam sejarah bangsa Indonesia digelar, di tengah pandemik. Ini baru pertama kali, pengalaman baru kita semua,” jelas Tito.

Tito juga meminta Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk segera melaksanakan simulasi pemilihan umum sekaligus pengecekan penerapan protokol kesehatan menjelang pelaksanaan pemungutan suara. Kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) harus sudah mengoordinasikan settingan prosedur pemungutan suara sebelum hari pemungutan suara Pilkada 2020. Misalkan, cara masuk, perlengkapan untuk pemilih, penyelenggara, pengamanan, dan pengawasan. Dia juga mengingatkan soal pengaturan waktu atau jam coblos.

“Pengaturan jam, kalau sebelum-sebelumnya tidak, semua yang datang siapa yang datang dilayani, first in first serve. Nah sekarang tidak, itu kalau begitu akan terjadi pengumpulan, jadi yang kuncinya adalah pada KPPS,” tutup Tito.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK Dalami Keterlibatan Ali Ngabalin dalam Kasus Edhy Prabowo

KPK akan mendalami peran keterlibatan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin dalam kasus suap Edhy Prabowo.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Teroris dan Radikalis Masih Ada, Fraksi PKB Minta Semua Pihak Tidak Lengah

Fraksi PKB meminta semua kalangan tidak lengah karena kelompok radikalis dan teroris masih ada di sekitar.

NASIONAL | 1 Desember 2020

PDIP: Mengubah Azan Bertentangan dengan Seruan Dua Masjid Suci Sedunia

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah mengatakan Nabi Muhammad SAW tidak pernah mengubah kata-kata dalam azan.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Ganjar Doakan Anies dan Riza Sembuh

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo mendoakan kesembuhan bagi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Kejagung Periksa Tiga Mantan Pejabat Pelindo II

Kejagung menyelidiki dugaan korupsi berupa kerja sama antara PT JICT dengan PT Pelindo II.

NASIONAL | 1 Desember 2020

PDIP Soroti Kasus Kekerasan Seksual

Anggota Komisi VIII DPR, Diah Pitaloka menyoroti berita dan kasus kekerasan seksual yang kembali menyeruak.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Kejagung Kembali Dalami Kasus Korupsi Pembelian Gas Bumi di Sumsel

Kejaksaan Agung mulai melakukan pemeriksaan kembali kepada pihak yang terkait kasus pembelian gas bumi di Sumatera Selatan.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Kejagung Periksa Empat Saksi Kasus Dugaan Korupsi Koni Pusat

Kejaksaan Agung kembali memeriksa empat orang saksi terkait dengan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi di KONI Pusat.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Kasus Tes Usap Rizieq Syihab, Pekan Depan Naik ke Penyidikan

Satgas Covid-19 Kota Bogor melaporkan Dirut RS Ummi Bogor Andi Tatat karena menghalangi melakukan tes usap.

NASIONAL | 1 Desember 2020

HUT OPM, Polri: Situasi Tidak Ada yang Menonjol

Situasi keamanan di Papua terpantau kondusif pada HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) 1 Desember hari ini, Selasa (1/12/2020).

NASIONAL | 1 Desember 2020


TAG POPULER

# Penganiayaan Perawat


# Reshuffle Kabinet


# Vaksinasi Covid-19


# Larangan Mudik


# Vaksin Nusantara



TERKINI

Istri Ridwan Kamil Positif Covid-19

NASIONAL | 11 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS