637.048 Guru Agama Honorer Dapat Subsidi Upah
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

637.048 Guru Agama Honorer Dapat Subsidi Upah

Kamis, 26 November 2020 | 20:37 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Untuk meringankan beban guru honorer dan tenaga pendidik di masa pandemi, pemerintah mengucurkan bantuan subsidi upah (BSU). Sebanyak 637.048 guru non-PNS (honorer), guru pendidikan agama nonmadrasah, dan juga tenaga pendidik di madrasah seluruh Indonesia akan mendapatkan BSU Rp 1,8 juta pada akhir November atau paling lambat awal Desember 2020.

Perincian penerima manfaat BSU ini nanti antara lain kepada guru non-PNS madrasah dan guru agama non-PNS di luar madrasah.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemag), Muhammad Zain mengatakan, jumlah guru honorer dan tenaga pendidik di madrasah di bawah naungan Kemas mencapai 886.840 guru.

"Untuk memastikan penerima BSU valid, data kemudian divalidasi agar tidak terjadi double account. Setelah divalidasi, ada lebih dari 100.000 orang yang sudah mendapat kartu prakerja," katanya dalam dialog virtual di Jakarta, Kamis (26/11/2020).

BSU ini akan disalurkan ke rekening guru bersangkutan melalui bank BUMN. Calon penerima BSU adalah guru dan tenaga pendidik honorer yang bergaji di bawah Rp 5 juta.

"BSU ini bentuk kehadiran negara yang menyapa tenaga guru dan tenaga pendidikan berstatus honorer yang terdampak pandemi Covid-19," ucapnya.

Menurutnya, meskipun dalam situasi pandemi Covid-19, para guru masih terus melakukan proses pembelajaran meski secara daring. Para guru tulus ikhlas mendidik di tengah pandemi. Bahkan tidak terjadi kekosongan pembelajaran terutama pendidikan karakter.

"Itulah mengapa BSU harus hadir," imbuhnya.

Apalagi di lingkungan Kemag, hampir 84 % guru masih berstatus honorer.

"Jadi kami hanya memiliki 126.000 guru PNS selebihnya non-PNS. Jadi BSU ini sangat bermanfaat bagi guru-guru Kementerian Agama," ungkapnya.

Untuk memastikan penerima BSU adalah orang yang tepat, Kemag mengacu pada sistem informasi mengenai guru dan tenaga kependidikan kita (Simpatika) yang ada di kementeriannya. Selain guru honorer di madrasah, para guru pendidikan agama yang mengajar di sekolah-sekolah umum juga mendapat BSU.

Syarat pencarian pun divalidasi berlapis. Di antaranya adalah guru madrasah terdaftar dalam Simpatika serta memiliki nomor induk kependudukan dan rekening aktif. Validasi internal di Kemag juga dilakukan mengacu pada surat dari para kepala sekolah.

"Dengan nomor induk kependudukan bisa teratasi karena dari 600.000 lebih itu sekitar 58.000 belum memiliki rekening aktif," tuturnya.

Bagi yang belum memiliki rekening ini, bank penyalur bisa langsung membuatkan rekening. Domisili yang jauh dari akses perbankan bisa jadi menjadi penyebab guru tidak memiliki rekening. Hal ini juga merepresentasikan sulitnya kondisi ekonomi di masa pandemi.

"Guru honorer kita di masa pandemi terdampak luar biasa. Madrasah yang dikelola yayasan tentu sulit sekali. Bahkan ada yang gajinya hanya Rp 300.000 per bulan," ungkapnya.

BSU diberikan Rp 600.000 per bulan selama tiga bulan. Namun BSU kali ini langsung dicairkan sekaligus senilai Rp 1,8 juta dengan total anggaran Rp 1,1 triliun. Ia pun memastikan BSU ini diawasi ketat sehingga menutup celah penyimpangan dalam penyalurannya seperti pemotongan jumlah bantuan.

Muhammad menambahkan, ada harapan para guru agar BSU ini dilanjutkan tahun depan karena mereka belum tahu kapan pandemi akan berakhir. Dengan begitu diharapkan, BSU mampu menggerakkan kondisi ekonomi guru honorer dan tenaga pendidik.

Bantuan Lain
Sementara itu lanjutnya, BSU bukan satu-satunya bantuan di tengah pandemi. Para guru juga mendapat bantuan kuota pembelajaran jarak jauh, bantuan operasional sekolah, dan bantuan operasional pondok pesantren.

Semua data penyaluran pun dipastikan tepat sasaran kepada penerimanya. Jika ada kendala dan masalah di lapangan, Muhammad menyebut hal tersebut bisa disampaikan lewat aduan masyarakat yang dibuka 24 jam di Kemag. Di samping itu, penerima BSU juga tidak bisa menerima bantuan lainnya.

Ia pun berharap agar guru honorer dan tenaga pendidikan tetap optimistis di masa pandemi. Semangat untuk mendidik harus terus dilakukan karena menentukan masa depan bangsa.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Protokol Kesehatan Covid-19 Bisa Cegah Kerugian Negara Rp 500 T

Kerugian negara sebesar Rp 500 triliun bisa dihemat apabila masyarakat menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan disiplin.

NASIONAL | 26 November 2020

Jerinx Divonis Satu Tahun Dua Bulan, JPU dan Penasihat Hukum Ajukan Banding

Baik jaksa maupun penasehat hukum sama-sama mengajukan banding terhadap vonis satu tahun dua bulan yang dijatuhkan kepada Jerinx.

NASIONAL | 26 November 2020

Libur Akhir Tahun, Pemkot Bandung Bentuk Tim untuk Atasi Penyebaran Covid-19.

Tugas tim itu memastikan. tak ada kerumunan serta penerapan prokotol kesehatan di berbagai tempat seperti pusat perbelanjaan sampai hotel.

NASIONAL | 26 November 2020

Bupati Situbondo Meninggal karena Covid-19, Khofifah Sampaikan Dukacita

Almarhum menghembuskan nafas terakhir di RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo.

NASIONAL | 26 November 2020

Komjen Listyo Sigit Raih Top 10 Most Outstanding People

Komjen Listyo Sigit dinilai berhasil membenahi institusi Bareskrim secara profesional.

NASIONAL | 26 November 2020

LAN Kembali Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020

Village Preneurship bawa LAN kembali raih penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2020

NASIONAL | 26 November 2020

Turunan UU Ciptaker Diharapkan Beri Kemudahan Izin RS Swasta

ARSSI berharap dengan adanya aturan turunan dari UU Cipta Kerja (Ciptaker) bisa memberikan kemudahan dalam hal perizinan operasional RS.

NASIONAL | 26 November 2020

Pengunggah Foto Megawati Gendong Jokowi Ditangkap di Deli Serdang

Welly ditangkap di rumahnya di Kecamatan Galang, Deli Serdang. Dia diduga melakukan ujaran kebencian melalui foto yang diposting-nya di media sosial (medsos).

NASIONAL | 26 November 2020

Calon Kapolri, PSI: Kemampuan dan Integritas Lebih Penting

Setiap orang berhak menduduki jabatan Kapolri sepanjang memenuhi syarat yang ditentukan UU.

NASIONAL | 26 November 2020

Prasetijo Perintahkan Anak Buah Napoleon Buat Surat Atas Nama Istri Djoko Tjandra

Prasetijo Utomo terungkap memerintahkan Junjungan Fortes untuk membuatkan surat atas nama istri Djoko Tjandra Anna Boentaran.

NASIONAL | 26 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS