Kasus Kerumunan di Megamendung, Penyidik Polda Jabar Segera Tetapkan Tersangka
Logo BeritaSatu

Kasus Kerumunan di Megamendung, Penyidik Polda Jabar Segera Tetapkan Tersangka

Kamis, 26 November 2020 | 17:36 WIB
Oleh : Gardi Gazarin / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Setelah Penyidik Polda Jawa Barat (Jabar) menaikkan status kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan kerumunan orang pada acara Rizieq Syihab di Megamendung, Bogor ke penyidikan, diperkirakan dalam waktu dekat akan ada penetapan tersangka dalam kasus tersebut.

Penyidik akan melakukan penyidikan, dan memberitahu kejaksaan untuk gelar perkara sampai penetapan tersangka. "Penyidik akan gelar perkara untuk menetapkan tersangka," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes CH Patoppoi kepada Beritasatu.com, Kamis (26/11/2020).

Pihak yang berpotensi ditetapkan sebagai tersangka itu bisa penyelenggara atau pemilik. Berdasarkan alat bukti mungkin bisa ke pemilik atau pendiri pondok pesantren, tempat penyelenggaraan pertemuan.

Kegiatan Habib Rizieq Syihab pada Jumat (13/11/2020) berlangsung di Pondok Pesantren Alam Agrikultural Markaz Syariah DPP FPI, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Acara itu menyebabkan berkerumunnya warga pada saat kedatangan Rizieq Syihab.

Dikatakan, pemilik pondok pesantren itu adalah Rizieq Syihab sendiri. Berdasarkan penyelidikan, Rizieq Syihab telah mendirikan pondok pesantren itu sejak 2012 silam. "Diduga pemilik pondok pesantren itu adalah HMR yang didirikan sejak tahun 2012. Upaya imbauan oleh Satgas Covid-19 tidak dipatuhi, jadi kegiatan tetap berlangsung," kata Kombes Patoppoi.

Meski begitu, ia pun menyebut bahwa pondok pesantren diperbolehkan beroperasi di Bogor. Namun berdasarkan aturan Bupati Bogor, pondok pesantren tidak diperbolehkan menerima kunjungan.

Dijelaskan Patoppoi, kegiatan itu dihadiri sekitar 3.000 orang. Sehingga diduga kegiatan tersebut melanggar aturan protokol kesehatan dalam rangka penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Bogor. Sementara aturan dari Bupati Bogor mewajibkan kegiatan harus dibatasi jumlah pengunjungnya maksimal 50 persen dari total kapasitas atau maksimal sebanyak 150 orang.

Dalam kasus ini, polisi menggunakan Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 2 Undang-undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang wabah penyakit menular, Pasal 93 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, dan Pasal 21
6 KUHPidana.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pandemi Covid-19 Turunkan Indeks Ketahanan Nasional

Pandemi Covid-19 yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir menyebabkan Indeks Ketahanan Nasional (IKN) Indonesia terus merosot.

NASIONAL | 26 November 2020

Polri Siap Bantu KPK Tangkap Tersangka KKP

Kedua buron itu adalah Andreau Pribadi Misanta (APM) yang merupakan Staf Khusus Menteri KKP dan Amiril Mukminin (AM).

NASIONAL | 26 November 2020

Sempat Buron, Stafsus Edhy Prabowo Serahkan Diri ke KPK

Andreau Pribadi Misata, stafsus Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan serta seorang swasta bernama Amiril Mukminin menyerahkan diri ke KPK.

NASIONAL | 26 November 2020

Diseret dalam Kasus Djoko Tjandra, Kabareskrim: Seperti Ada Pesanan

Listyo Sigit Prabowo membantah tudingan Napoelon Bonaparte yang menyeret namanya dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan penghapusan nama Djoko Tjandra.

NASIONAL | 26 November 2020

Elektabilitas Unggul di Survei, Eri Cahyadi Janji Jadi Pemimpin yang Bahagiakan Warga Surabaya

Eri Cahyadi bersyukur atas sejumlah hasil survei yang mengunggulkan elektabilitas dirinya jelang pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020.

NASIONAL | 26 November 2020

LPSK Siap Lindungi Saksi Kasus Korupsi Benih Lobster

LPSK telah berkoordinasi dengan KPK untuk kepentingan perlindungan saksi-saksi pada kasus dugaan korupsi di lingkungan KKP.

NASIONAL | 26 November 2020

Dinkes Sumut Pastikan Kesiapan Vaksinasi Covid-19

Tenaga kesehatan di Sumut sudah mendapatkan berbagai pelatihan tentang tata cara penyuntikan vaksin Covid-19.

NASIONAL | 26 November 2020

Kempupera Alokasikan Rp 126 Miliar Perbaiki 7.077 Rumah di Sumut

Kempupera melalui SNVT Penyediaan Perumahan Sumatra Utara terus berupaya melaksanakan program padat karya perumahan swadaya atau disebut juga Bedah Rumah.

NASIONAL | 26 November 2020

Ditjen Hubdat Terus Berupaya Tingkatkan Transportasi Jalan Berkeselamatan

Ditjen Hubdat Kemhub berupaya meningkatkan transportasi jalan yang berkeselamatan melalui peningkatan kualitas PPNS bidang LLAJ.

NASIONAL | 26 November 2020

Menpora Minta Lintasan Atletik NTB Direnovasi Agar Lahirkan Penerus Zohri

Menpora Zainudin Amali meminta agar lintasan atletik di Nusa Tenggara Barat (NTB) direnovasi untuk menghasilkan penerus pelari Lalu Muhammad Zohri.

NASIONAL | 26 November 2020


TAG POPULER

# Sepeda Motor Masuk Tol


# Pemerasan Wali Kota


# KRI Nanggala


# Universitas Nusa Mandiri


# Larangan Mudik



TERKINI

Satgas Tak Anjurkan WNI Pulang ke Indonesia pada Masa Pandemi

KESEHATAN | 25 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS