Nadiem Siapkan Lima Terobosan Mekanisme Seleksi PPPK 2021
Logo BeritaSatu

Nadiem Siapkan Lima Terobosan Mekanisme Seleksi PPPK 2021

Rabu, 25 November 2020 | 12:58 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim meluncurkan lima terobosan baru untuk mekanisme Seleksi Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021.

Terobosan pertama adalah berbeda-beda dari tahun-tahun sebelumnya, pemerintah kali ini menetapkan batasan jumlah guru PPPK mencapai 1 juta guru.

“Tahun-tahun sebelumnya, banyak guru-guru honorer kita harus menunggu dan mengantri untuk membuktikan diri. Di tahun 2021, semua guru honorer dan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) bisa daftar dan mengikuti tes seleksi,” kata Mendikbud saat pengumuman rencana Seleksi Guru PPPK 2021 secara virtual, Senin (23/11/2020).

"Walaupun kami sudah membuka formasi sebesar 1 juta guru, yang akan menjadi PPPK adalah yang lulus seleksi," tambah Nadiem.

Untuk bisa mencapai target ini, lanjut Nadiem, pemerintah pusat mengundang pemerintah daerah (pemda) untuk mengajukan formasi sebanyak mungkin sesuai dengan kebutuhannya. Sementara itu, jumlah formasi yang baru diajukan baru sekitar 200.000.

Terobosan kedua adalah pendaftar bisa mengikuti ujian seleksi hingga tiga kali. Sebelumnya, pendaftar hanya diberikan kesempatan mengikuti ujian seleksi sebanyak 1 kali. Jika gagal pada kesempatan pertama, pendaftar berkesempatan dapat belajar dan mengulang ujian hingga dua kali lagi di tahun yang sama atau tahun berikutnya.

"Ketiga, sebelumnya, tidak ada materi persiapan bagi pendaftar. Kemdikbud ingin memastikan guru-guru hororer mendapat kesempatan yang adil bahwa semua peserta bisa mendapatkan materi belajar secara daring untuk membantu persiapan diri sebelum ujian," kata Nadiem.

"Karena standar ujian seleksi ini akan ditentukan dengan sangat matang untuk memastikan kualitas mutu pembelajaran anak-anak kita terus terjaga,” tambahnya.

Keempat, jika dahulu pemda harus menyiapkan anggaran gaji peserta yang lulus seleksi, di tahun 2021, pemerintah pusat memastikan tersedianya anggaran bagi gaji semua peserta yang lulus seleksi guru PPPK.

"Jadi, daerah tidak perlu khawatir mengajukan formasi sesuai dengan kebutuhannya karena anggarannya sudah kami siapkan," kata Nadiem.

Kelima, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya di mana biaya penyelenggaraan ujian ditanggung pemda, biaya tersebut nantinya akan ditanggung oleh Kemdikbud.

"Ini adalah perubahan-perubahan yang transformatif dari proses seleksi sebelumnya dan yang sekarang," kata Nadiem.

Dalam program ini, Kemdikbud bekerja sama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kempan RB) dan Kementerian Keuangan (Kemkeu).

"Kemdikbud bersama Kempan RB dan Kemkeu ingin memastikan di tahun 2021, kita benar-benar memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh guru honorer untuk membuktikan kehandalannya dan kompetensinya untuk bisa menjadi ASN," tutup Nadiem.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menteri Kelautan Ditangkap, Presiden Yakin KPK Transparan dan Terbuka

Presiden Jokowi menyatakan bahwa pemerintah menghormati proses hukum yang berjalan di KPK terkait penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan.

NASIONAL | 25 November 2020

Masyarakat Belitung Timur Butuhkan Pemimpin yang Berpengalaman

Kabupaten Belitung Timur dipandang membutuhkan sosok pemimpin yang berpengalaman dan memiliki pengetahuan luas untuk membangun daerah tersebut.

NASIONAL | 25 November 2020

Jokowi Ungkap Distribusi Vaksin Covid-19 ke 34 Bukan Hal Mudah

Presiden Jokowi mengakui bahwa pendistribusian vaksin Covid-19 ke 34 provinsi di Indonesia tidak mudah.

NASIONAL | 25 November 2020

KPK Periksa 4 Saksi Terkait Kasus Korupsi Asuransi Jasindo

KPK menjadwalkan memeriksa empat orang sebagai saksi kasus dugaan korupsi di PT Jasindo.

NASIONAL | 25 November 2020

Pemerintah Buka Kesempatan Bagi Guru Honorer Ikut Seleksi PPPK

Pemerintah mempersiapkan kapasitas formasi dan anggaran untuk 1 juta guru PPPK di tahun 2021.

NASIONAL | 25 November 2020

KPK Kerahkan 3 Satgas Tangkap Menteri KKP, Salah Satunya Dipimpin Novel

Edhy Prabowo diamankan di Bandara 3 Soekarno-Hatta pada dinihari tadi tadi setibanya dari Hawaii, Amerika Serikat.

NASIONAL | 25 November 2020

Kisah Inspiratif Camat Sabu Timur Antar Anak Perbatasan Berangkat Sekolah

Camat Sabu Timur Ramenius M. Djo rela berangkat lebih pagi untuk memberikan tumpangan kepada anak-anak perbatasan yang sulit berangkat ke sekolah.

NASIONAL | 25 November 2020

Kedekatan Tommy dengan Kabareskrim Dinilai Hanya Ilusi Irjen Napoleon

Napoleon Bonaparte banyak mengarang cerita saat dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan perkara dugaan suap pengurusan penghapusan nama Djoko Tjandra.

NASIONAL | 25 November 2020

Tinjau Sirkuit Mandalika, Menpora Optimistis MotoGP Digelar 2021

Menpora Zainudin Amali optimistis event balapan tingkat dunia ini bisa digelar di Mandalika tahun depan.

NASIONAL | 25 November 2020

Istana Tunggu Perkembangan di KPK Terkait Penangkapan Edhy Prabowo

Bila status Edhy Prabowo sudah ditetapkan oleh KPK, baru pihak Istana akan berkomentar.

NASIONAL | 25 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS