Sultan HB X Minta Pembukaan Sekolah Jangan Terburu-buru
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.524 (-11.32)   |   COMPOSITE 6376.76 (-85.96)   |   DBX 1366.47 (-4.13)   |   I-GRADE 184.394 (-4.05)   |   IDX30 516.608 (-10.51)   |   IDX80 138.726 (-2.53)   |   IDXBUMN20 405.249 (-8.22)   |   IDXESGL 142.142 (-2.59)   |   IDXG30 145.757 (-3.33)   |   IDXHIDIV20 455.745 (-7.55)   |   IDXQ30 148.268 (-2.8)   |   IDXSMC-COM 300.72 (-2.17)   |   IDXSMC-LIQ 363.064 (-5.5)   |   IDXV30 136.038 (-1.55)   |   INFOBANK15 1074.63 (-26.5)   |   Investor33 444.938 (-9.47)   |   ISSI 184.203 (-2.63)   |   JII 631.94 (-13.58)   |   JII70 222.617 (-4.41)   |   KOMPAS100 1239.85 (-24.1)   |   LQ45 968.215 (-19.75)   |   MBX 1728.57 (-26.45)   |   MNC36 329.564 (-6.33)   |   PEFINDO25 328.624 (-5.07)   |   SMInfra18 313.805 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 378.364 (-8.61)   |  

Sultan HB X Minta Pembukaan Sekolah Jangan Terburu-buru

Selasa, 24 November 2020 | 21:03 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / CAH

Yogyakarta, Beritasatu.com - Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengaku tidak sepakat dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Kesehatan dan Menteri Agama tentang dibukanya kembali pembelajaran tatap muka mulai Januari 2021.

Sultan mengatakan pembukaan sekolah kembali untuk pembelajaran tatap muka menunggu hasil evaluasi risiko penularan Covid-19 dari perkuliahan di perguruan tinggi.

"Kita lihat risikonya bagaimana. Kita lihat dulu beberapa kampus kan sudah masuk tatap muka," kata Sultan, Senin (23/11/2020) malam.

Menurut dia, pada November 2020, beberapa kampus di DIY mulai menyelenggarakan perkuliahan tatap muka dan untuk sekolah di tingkat TK hingga SMA, tidak bisa diberlakukan sama dengan Perguruan Tinggi.

"Kita lihat perkembangannya, kasihan anak-anak itu, biar lihat yang dewasa dulu saja," tegas Sultan.

Sultan mengatakan pembelajaran tatap muka di sekolah di DIY memang dimungkinkan dimulai pada Februari 2021 bersamaan awal semester genap. Tetapi, baru bisa dilaksanakan, setelah hasil evaluasi di Perguruan Tinggi menunjukkan situasi yang kondusif.

"Dimungkinkan untuk bisa belajar di sekolah, bulan Februari tetapi tetap harus berdasar wilayah. Apakah sekolah itu masuk daerah zona merah atau tidak. Kita tidak mau asal membuka, mengingat risikonya masih tinggi,” ujar Sultan.

Ditambahkan Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji, jika pembelajaran tatap muka di kampus berjalan dengan baik dan aman, baru akan diikuti jenjang pendidikan menengah di DIY. Namun Pemda DIY tetap akan mempertimbangkan untung rugi pembelajaran tatap muka dengan lebih dahulu mengevaluasi kesiapan masing-masing sekolah, termasuk perilaku anak didik, hingga perilaku keluarga terhadap protokol kesehatan.

Menurut Kadarmanta, Pemda DIY tidak akan tergesa-gesa merespons keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim yang memperbolehkan pembelajaran tatap muka di sekolah mulai Januari 2021.

"Kita tidak tergesa-gesa untuk memutuskan, karena tetap diserahkan ke Pemda, dan harus mengacu pada penilaian tentang risiko penularan Covid-19," ucap Baskara.

Berkaca pada penularan di beberapa Pondok Pesantren, Sekda DIY juga membenarkan bahwa hal itu akan menjadi bahan evaluasi. “Karena itu, DIY ini wilayahnya berdekatan, boleh jadi satu desa hijau, tetapi desa di dekatnya oranye atau merah, dan yang hijau itu bisa saja dalam hitungan hari menjadi merah. Sama halnya dengan sekolah, rumah siswa masuk zona kuning, tetapi sekolahnya tidak, ini sama saja beresiko. Maka, kondisi di Pondok Pesantren itu, menjadi pelajaran, kita tidak usah tergesa-gesa,” ucap Kadarmanta.

Ditambahkan, wacana membagi siswa dalam shif, Sekda DIY juga mengaku tidak mudah, sebab, sekolah pasti harus menambah bangunan, karena tetap tidak akan mampu menyelenggarakan sistem pembelajaran dengan shift.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PGRI: Guru Honorer Perlu Diberikan Kesempatan Jadi ASN

PGRI mengapresiasi pemerintah daerah yang merespon perjuangan PGRI diberbagai daerah dengan memberikan perhatian pada peningkatan kesejahteraan guru honorer.

NASIONAL | 24 November 2020

Di Usia 74, Megawati Berdoa Tak Ingin Pikun

Megawati ingin di masa tuanya, bisa berbagi apa yang dialami selama hidupnya kepada seluruh rakyat Indonesia, khususnya para anak muda.

NASIONAL | 24 November 2020

Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja Kingmi Tertahan di Penyelidikan

Kasus dugaan korupsi pembangunan Gereja Kingmi, Papua, tahun anggaran 2015, masih mandek.

NASIONAL | 24 November 2020

Menpora Bangga NTB Jadi Sumber Atlet Nasional

Menpora Zainudin Amali bangga sejumlah atlet asal NTB mampu berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.

NASIONAL | 24 November 2020

Ditemui Tommy Sumardi, Irjen Napoleon Berkomunikasi dengan Azis Syamsuddin

Dalam pertemuan itu, Tommy Sumardi sempat menyinggung mengenai kedekatannya dengan Kabareskrim Polri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.

NASIONAL | 24 November 2020

Satgas Sebut Testing Covid-19 Capai 88,66%

Jumlah testing hampir mencapai target WHO yaitu berada di angka 86,25 persen pada minggu kedua November 2020.

NASIONAL | 24 November 2020

Bertemu Napoleon, Tommy Sumardi Ungkap Kedekatannya dengan Kabareskrim

Terdakwa Tommy Sumardi datang ke ruangan Napoleon sudah atas restu Kabareskrim Polri.

NASIONAL | 24 November 2020

Kasus Jiwasraya, Kejagung Periksa 4 Saksi

Saksi/ahli untuk tersangka korporasi PT MNC Asset Management yaitu Indra Safitri (Ahli a de charge dari tersangka PT MNC Aset Management).

NASIONAL | 24 November 2020

Ganjar: Input Delay Data Covid-19 Sebabkan Selisih 3.000-an Kasus

Ada data baru yang belum dimasukkan sehingga terdapat beda data hingga 3.000-an kasus.

NASIONAL | 24 November 2020

104 Tersangka Penyebar Hoax Pandemi Covid-19 Dibekuk

Tak kurang ada 104 tersangka yang telah dibekuk terkait kasus penyebaran hoaks terkait Covid-19 selama 30 Januari hingga 24 November 2020.

NASIONAL | 24 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS