Peneliti: Wisatawan di Taman Nasional Perlu Diatur Agar Komodo Nyaman
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (-1.14)   |   COMPOSITE 6258.75 (-10.28)   |   DBX 1361.34 (-0.65)   |   I-GRADE 179.18 (-0.62)   |   IDX30 502.509 (-1.33)   |   IDX80 134.874 (0.02)   |   IDXBUMN20 393.542 (-2.05)   |   IDXESGL 138.721 (0.08)   |   IDXG30 140.869 (-0.28)   |   IDXHIDIV20 444.908 (-0.07)   |   IDXQ30 144.657 (-0.05)   |   IDXSMC-COM 296.3 (0.74)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (3.56)   |   IDXV30 132.413 (1.76)   |   INFOBANK15 1051.36 (-9.47)   |   Investor33 433.839 (-1.51)   |   ISSI 179.41 (0.06)   |   JII 608.801 (0.64)   |   JII70 214.954 (0.38)   |   KOMPAS100 1205.85 (-1.58)   |   LQ45 941.363 (-1.13)   |   MBX 1692.14 (-3.13)   |   MNC36 321.868 (-1.1)   |   PEFINDO25 321.871 (0)   |   SMInfra18 304.318 (3.57)   |   SRI-KEHATI 368.746 (-1.3)   |  

Peneliti: Wisatawan di Taman Nasional Perlu Diatur Agar Komodo Nyaman

Senin, 23 November 2020 | 20:51 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Pembangunan dan pengembangan Taman Nasional Komodo (TNK) diminta tidak mengorbankan sifat alamiah komodo sebagai satwa liar. Sebab, saat ini sejumlah komodo mengalami habituasi atau pembiasaan yang tidak menjauh ketika ada pengunjung.

Peneliti utama Komodo Survival Program, Rahmat Arifiandi menuturkan, aktivitas wisatawan di TNK perlu diatur.

"Terlalu dekatnya jarak antara wisatawan dan komodo bahkan sampai berfoto terlalu dekat dan memegang membuat komodo tidak nyaman dan terhabituasi," ungkapnya dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) Komisi IV DPR bersama sejumlah akademisi, peneliti, dan masyarakat terkait pembangunan TNK di Jakarta, Senin (23/11/2020).

Kondisi itu, lanjutnya, membuat kewaspadaan komodo hilang. Dengan meningkatnya kunjungan, tidak dimungkiri taman nasional butuh pengembangan dengan prinsip kehati-hatian dan meminimalisasi interaksi wisatawan dan satwa.

Komodo Survival Program yang sudah bekerja 17 tahun di TNK ini ingin lebih baik ke depannya baik dari upaya mitigasi dan restorasi.

"Penataan ditujukan bagi komodo dan ekosistem, bukan hanya pengunjungnya. Selain itu perlu pembatasan kunjungan. Ketika pengunjung meningkat pakai kapal, pengaruhnya ke ekosistem laut juga dibanding terestial yang dibatasi lahannya," paparnya.

Masyarakat komodo yang diwakili Yayasan Sunspirit Indonesia meminta penataan TNK dan rencana pembangunan geopark komodo dikaji ulang.

"Kami meminta pembangunan dikaji ulang dengan melibatkan ahli, organisasi lingkungan, masyarakat setempat dan pelaku wisata," ungkapnya.

Menurutnya, pulau-pulau yang dihuni oleh komodo merupakan lahan konservasi bukan investasi walaupun berada di zona pemanfaatan. Keberadaan dan tingginya aktivitas manusia akan menganggu kehidupan satwa liar tersebut. Bahkan ia pun meminta sejak lama izin usaha sejumlah perusahaan dicabut.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Komodo Lebih Aktif Saat Pengunjung Sepi Akibat PSBB

Sebelum pandemi, komodo di Loh Buaya lebih banyak tinggal di situ-situ saja. Kini, mereka lebih aktif bergerak.

NASIONAL | 23 November 2020

DPR: Jangan Korbankan Sifat Liar Komodo demi Pengembangan Taman Nasional

Saat ini sejumlah komodo mengalami habituasi atau pembiasaan yang tidak menjauh ketika ada pengunjung.

NASIONAL | 23 November 2020

IPI Sesalkan Penggiringan Opini Galon Sekali Pakai Tidak Ramah Lingkungan

Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) menyayangkan adanya penggiringan opini bahwa galon sekali pakai berbahan PET tidak ramah lingkungan.

NASIONAL | 23 November 2020

Mahfud: Jaga Suasana Pilkada Tetap Kondusif

Mahfud MD meminta agar seluruh elemen masyarakat menjaga suasana Pilkada tetap kondusif.

NASIONAL | 23 November 2020

SMRC: Kalah Start Tapi Unggul Konten Kampanye, Elektabilitas Eri Tinggalkan Machfud

Gaya dan model kampanye calon wali kota dan calon wakil wali Kota Surabaya nomor urut satu, Eri Cahyadi-Armudji.

NASIONAL | 23 November 2020

Indonesia Pimpin Acara Khusus Forum Ekonomi Dunia

Indonesia terpilih menjadi salah satu fokus dialog dalam Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) untuk membahas upaya penanganan pandemi Covid-19.

NASIONAL | 23 November 2020

Kempupera Targetkan Tol Serang-Panimbang Seksi I Dukung Mudik Lebaran 2021

Diharapkan Tol Serang-Panimbang Seksi I dapat dimanfaatkan untuk mendukung arus mudik Lebaran 2021.

NASIONAL | 23 November 2020

Operasi Laut Interdiksi Amankan 85,54 KG Sabu, 50.000 Butir Ekstasi, dan 29 Paket Ganja

Barang bukti yang diamankan BNN didapat dari 5 kasus berbeda dengan jumlah tersangka sebanyak 20 orang.

NASIONAL | 23 November 2020

KPK Perpanjang Penahanan 3 Tersangka Kasus Korupsi PT DI

Tiga tersangka kasus korupsi PT DI yakni Arie Wibowo, Ferry Santosa Subrata serta Didi Laksmana diperpanjang masa penahanannya hingga 40 hari ke depan.

NASIONAL | 23 November 2020

Hina Aparat Bongkar Baliho Rizieq di Media Sosial, Pemuda di Bogor Ditangkap Polisi

Menghina aparat Brimob yang tengah mencopot baliho Rizieq Syihab pemuda berinisial AJ (24) warga Kota Bogor ditangkap polisi.

NASIONAL | 23 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS