Vaksin dan Vaksinasi COVID-19, Harapan dan Kesempatan untuk Kesehatan Pulih Ekonomi Bangkit
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Vaksin dan Vaksinasi COVID-19, Harapan dan Kesempatan untuk Kesehatan Pulih Ekonomi Bangkit

Senin, 23 November 2020 | 07:07 WIB
Oleh : JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Vaksinasi diyakini menjadi salah satu langkah menghambat pandemi. Kehadirannya disambut positif masyarakat dan dunia usaha, tumbuhkan harapan untuk kembali produktif.

Pandemi COVID-19 adalah hal nyata dan akan masih ada entah sampai berapa lama. Pemerintah berupaya menghadirkan vaksin COVID-19 yang aman dan ampuh sebagai salah satu langkah penanganan pandemi. Masyarakat pun merespon positif terkait langkah ini.

Hasil survei nasional tentang penerimaan vaksin COVID-19 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan bersama Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dengan dukungan UNICEF dan WHO, menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia siap menerima vaksin COVID-19. Dari total 115.000 responden yang berasal dari 34 provinsi yang mencakup 508 kabupaten/kota, tiga perempat responden menyatakan telah mendengar tentang vaksin COVID-19 dan dua pertiga menyatakan bersedia menerima vaksin COVID-19. Menurut Ketua ITAGI Prof. DR. Sri Rezeki S Hadinegoro, dr., SpA (K), hasil ini dilatarbelakangi oleh keinginan besar untuk segera mengakhiri pandemi COVID-19.

Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Prof. Dr. dr. Hasbullah Thabrany, mengatakan bahwa secara biaya, akan sangat lebih murah untuk mencegah daripada mengobati penyakit. Vaksin sudah pasti lebih murah dibandingkan merawat atau mengobati. “Vaksinasi menguntungkan kita semua karena kita menjadi tidak terkena virus dan tidak menularkan virus kepada orang lain. Hal ini adalah amal karena mencegah orang lain jadi tidak kena musibah dari virus,” jelasnya.

Pendapat ini juga didukung oleh Prof. Dr. dr. Cissy Rachiana Sudjana, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. Menurutnya, biaya vaksin paling cost effective. “Vaksin adalah cara paling efektif untuk menurunkan kesakitan, kematian, dan juga kecacatan. Kita lakukan demi Indonesia, semoga anak-anak kita bisa sehat dengan imunisasi yang sesuai dengan ketentuan,” jelasnya.

Berbagai program pemerintah yang mendukung, mendorong, dan menolong masyarakat selama pandemi, termasuk rencana pengadaan vaksin dan vaksinasi, turut berperan dalam bangkitnya optimisme rakyat Indonesia. Tercatat dari hasil survei IPSOS September-Oktober 2020, 75% masyarakat Indonesia punya optimisme tinggi bahwa ekonomi bisa segera pulih dan pandemi COVID-19 bisa dilalui dengan baik. Melihat lebih dalam, optimisme ini didasari oleh bantuan untuk UMKM (53%); vaksin akan ditemukan dan distribusikan (46%), serta adanya bantuan sosial (37%).

Dunia penerbangan dan pariwisata pun melihat hadirnya vaksin COVID-19 akan memicu geliat kegiatan bisnis. Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Penerbangan Indonesia (PERDOSPI), Dr. dr. Wawan Mulyawan SpBS(K) SpKP AAK mengatakan jika industri penerbangan mulai pulih, maka dampaknya pada ekonomi Indonesia akan luar biasa. “Selain pergerakan masyarakat untuk kegiatan bisnis dan pariwisata akan kian meningkat, juga kegiatan pergerakan barang dan logistik lainnya yang memerlukan waktu cepat akan meningkat pula. Maka pemulihan ekonomi yang diupayakan pemerintah akan bisa lebih cepat,” jelas dr. Wawan.

Begitu pula disampaikan Ketua Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dewantoro. Vaksin yang aman dan efektif dapat kembali menghidupkan ekosistem pariwisata seperti industri penerbangan, hotel, rumah makan, pemandu wisata dan agen perjalanan. “Saya dukung pemerintah untuk menghadirkan vaksin COVID-19 karena saya memperkirakan jika ada vaksin COVID-19 dapat memulihkan pariwisata NTB hingga 50% dan pasti secara bertahap membaik,” kata Dewantoro dengan optimis.

Kehadiran vaksin dan vaksinasi COVID-19 memang menjadi dasar dari optimisme masyarakat dan dunia usaha. Vaksin akan menghambat penularan COVID-19, meningkatkan kepercayaan diri masyarakat untuk kembali bekerja dan meningkatkan produktivitas, yang pada akhirnya akan mendorong pemulihan ekonomi. Untuk menjaga optimisme tersebut, masyarakat dan pemerintah harus terus bergerak bersama, bergotong royong menjalankan perannya masing-masing. Salah satunya dengan tetap pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan hindari kerumunan, serta siap divaksin saat vaksin siap, untuk kesehatan pulih, ekonomi bangkit.

[KPCPEN/KOMINFO]




BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ombudsman Dorong KPK-BPK Usut Pengelolaan Gili Trawangan

Nilai objek pajak berupa tanah seluas 65 hektar di Gili Trawangan yang dikuasai PT GTI mencapai Rp 2,3 triliun.

NASIONAL | 23 November 2020

Pahlawan Kesehatan Optimistis Cegah Penularan Penyakit Melalui Vaksin

Salah satu jasa yang tidak boleh kita lupakan adalah jasa-jasa para pahlawan kesehatan, karena tidak mengenal kata lelah untuk menyehatkan bangsa, lebih-lebih di masa pandemi seperti ini

NASIONAL | 22 November 2020

Asosiasi Guru Minta Sekolah Dibuka Setelah Vaksin Covid-19 Ada

Pembelajaran jarak jauh sebaiknya diteruskan sampai akhir tahun ajaran baru 2020/2021. Artinya, PJJ dilaksanakan sampai Juli 2021 dengan perbaikan.

NASIONAL | 22 November 2020

Akademisi: Perlu Pendekatan Baru Cegah Intoleransi di Lingkup Pendidikan

Kasus intoleransi di lingkungan pendidikan akhir-akhir ini sudah meresahkan.

NASIONAL | 22 November 2020

IDAI Siapkan Persyaratan Terkait Pembukaan Sekolah Tahun Depan

Namun menurutnya, poin terpenting adalah kunci perlindungan masyarakat untuk terus mendapatkan edukasi 3M dari pemerintah secara terus menerus.

NASIONAL | 22 November 2020

Digitalisasi Majukan UMKM

Salah satu program yang dilakukan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) adalah mengajak inovator muda untuk mendukung digitalisasi UMKM lewat program Pahlawan Digital UMKM

NASIONAL | 22 November 2020

Sekolah Dibuka Januari 2021, Kak Seto: Utamakan Hak Hidup dan Sehat, Baru Hak Pendidikan

Jangan karena selama ini orangtua sudah mengeluh stres selama pembelajaran jarak jauh dan ingin membuat anak senang saja akhirnya diizinkan

NASIONAL | 22 November 2020

Punya Kinerja Baik, Masyarakat Surabaya Lebih Suka Eri Cahyadi

Masyarakat suka dengan Eri Cahyadi karena kinerja bagus.

NASIONAL | 22 November 2020

Politisi Golkar: Ancaman Mendagri Sebagai Pengingat Penegakan Protokol Kesehatan

Arse Sadikin menilai instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian yang memuat sanksi pemberhentian bagi kepala daerah sangat penting.

NASIONAL | 22 November 2020

Survei SRMC, Eri Cahyadi Lebih Populer Ketimbang Machfud Arifin

Berdasarkan hasil survei, calon wali kota Eri Cahyadi disebut-sebut lebih populer ketimbang Machfud Arifin.

NASIONAL | 22 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS