Pemprov Banten Ajukan Raperda Pencegahan dan Penanganan Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Pemprov Banten Ajukan Raperda Pencegahan dan Penanganan Covid-19

Rabu, 4 November 2020 | 11:19 WIB
Oleh : Laurens Dami / WBP

Serang, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan dan Penanganan Covid-19, sebagai upaya menekan angka penyebaran Covid-19.

Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy mengatakan dalam tujuh bulan terakhir semua pihak beradaptasi dengan kebiasaan baru. Di mana setiap aktivitas dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan. Di antaranya rapat-rapat sudah menggunakan media video conference atau telekonferensi dan pembelajaran juga menerapkan sistem daring (dalam jaringan) atau online. Pemprov juga telah secara simultan menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk pencegahan dan penanganan Covid-19.

"Kendati demikian, laju penyebaran Covid-19 di wilayah Provinsi Banten belum signifikan menurun, bahkan semakin meluas. Diduga, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Mulai belum efektifnya penegakan protokol kesehatan hingga belum optimalnya protokol kesehatan di perkantoran, dunia usaha (industri), dan parawisata," ujar Wagub Banten Andika Hazrumy saat membacakan sambutan Gubernur Banten Wahidin Halim dalam rapat paripurna Penyampaian Nota Pengantar Gubernur Rancangan Peraturan Daerah tentang Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Gedung DPRD Provinsi Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Selasa (3/11/2020).

Andika menyampaikan masyarakat kerap menghindari testing dan tracking dalam mengidentifikasi penyebaran Covid-19 dalam rangka upaya penemuan kasus secara cepat dan dini. “Masyarakat juga tidak menghiraukan imbauan pemerintah untuk lebih baik tetap di rumah dan tidak berkerumun di luar rumah,” ujar Andika.

Andika menceritakan, beradasarkan hasil koordinasi, evaluasi dan arahan Kementerian Politik Hukum dan Keamanan serta Kementerian Dalam Negeri menyebutkan agar Pemerintah Provinsi Banten lebih efektif lagi dalam penegakkan peraturan dengan regulasi berupa peraturan daerah (perda). Sejalan dengan hal itu, Kapolda Banten juga mengusulkan ke Pemerintah Provinsi Banten agar Peraturan Gubernur tentang Covid-19 yang sudah ada ditingkatkan menjadi perda.

"Dengan diajukannya Raperda Covid-19 ini, Pemprov Banten ingin memberikan perlindungan kepada masyarakat dan kepada petugas yang melaksanakan penanganan Covid-19. Selain itu, menumbuhkan kesadaran masyarakat, dunia usaha (industri) terhadap kebiasaan adaptasi baru. Perda juga dimaksudkan untuk mempercepat proses pemutusan rantai Covid-19, serta membangun kemitraan dan kolaborasi masyarakat, pemerintah, pemerintah daerah provinsi/kabupaten/kota dan dunia usaha," ujar Andika.

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Banten Nawa Said Dimyati dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Al Muktabar, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para tamu undangan..

Wagub Andika mengungkapkan, pada awalnya penyebaran Covid-19 di wilayah Provinsi Banten terjadi di wilayah Tangerang Raya yakni Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, serta Kota Tangerang Selatan. Namun saat ini, penyebaran Covid-19 sudah merata ke seluruh kabupaten/kota di wilayah Provinsi Banten. Di mana wilayah utara masuk zona merah, sedangkan wilayah selatan adalah zona oranye. “Syukur alhamdulillah, saat ini, berdasarkan data Satgas, per 2 November 2020, seluruh kabupaten/kota menjadi zona oranye,” ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jokowi: Olimpiade 2032 Lebih Sederhana dan Hemat Biaya

Olimpiade bukan lagi untuk menunjukkan kemewahan, melainkan sejauh mana kreativitas dan inovasi bisa dilakukan dalam mengimplementasikan norma baru.

NASIONAL | 4 November 2020

Kasus Kebakaran, Polri Periksa Karo Umum Kejagung

Penyidik Dit Tipidum menggelar pemeriksaan pada sejumlah saksi secara maraton untuk melengkapi berkas 8 tersangka dalam kasus kebakaran gedung Kejagung

NASIONAL | 4 November 2020

Kemampuan Ranger TN Komodo untuk Pertolongan Pertama Ditingkatkan

Kegiatan itu dipandu langsung Wadansat Brimob Polda Metro Jaya, AKBP Bhakti Suhendrawan.

NASIONAL | 4 November 2020

Korupsi PT DI Rugikan Negara Rp 315 M, KPK Sudah Sita Rp 40 M

KPK telah menetapkan tiga tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait kegiatan penjualan dan pemasaran di PT Dirgantara Indonesia (Persero) tahun 2007 - 2017

NASIONAL | 4 November 2020

Olimpiade 2032, Pesaing Indonesia: Australia, Jerman, Unifikasi Korea, Qatar, Tiongkok, dan India

Pada 2018 Indonesia secara resmi telah mencalonkan diri untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.

NASIONAL | 4 November 2020

Epidemiologis UGM Berharap Pilkada 2020 Ditunda

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang tetap digelar pada 9 Desember mendatang dikhawatirkan melahirkan klaster baru penyebaran Covid-19

NASIONAL | 3 November 2020

Masyarakat Perlu Ditanamkan Semangat Edukasi Mitigasi Bencana

Selain itu juga ada video aktivitas kilas balik perjalanan respons program bantuan kemanusiaan di daerah bencana di Indonesia.

NASIONAL | 4 November 2020

KPK Ingatkan Pemprov NTB Tak Gunakan Bansos untuk Pilkada

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengingatkan para kepala daerah tidak menyelewengkan dana bantuan sosial (bansos) untuk kepentingan pilkada

NASIONAL | 4 November 2020

Selama Oktober, Bawaslu Bengkulu Temukan 42 Pelanggaran Kampanye Cakada

Badan Pengawas Pemilu (Bawasku) Bengkulu selama bulan Oktober 2020, menemukan sebanyak 42 pelanggaran kampanye yang dilakukan calon kepala daerah

NASIONAL | 3 November 2020

November 2020, Siklon Tropis Meningkat Memengaruhi Anomali Cuaca

Bulan November 2020, kemunculan siklon tropis cenderung meningkat.

NASIONAL | 4 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS