Mendikbud Ajak Siswa Jadi Lilin Perubahan untuk Menginspirasi Orang Sekitarnya
INDEX

BISNIS-27 548.602 (-3.13)   |   COMPOSITE 6429.76 (-15.87)   |   DBX 1210.46 (11.26)   |   I-GRADE 190.638 (-1.65)   |   IDX30 545.485 (-2.49)   |   IDX80 146.318 (-0.39)   |   IDXBUMN20 442.834 (-4.13)   |   IDXESGL 150.48 (-0.37)   |   IDXG30 147.901 (0.18)   |   IDXHIDIV20 478.779 (-1.35)   |   IDXQ30 155.036 (-1.18)   |   IDXSMC-COM 294.681 (-0.93)   |   IDXSMC-LIQ 376.202 (-2.63)   |   IDXV30 149.629 (-0.27)   |   INFOBANK15 1097.88 (-13.34)   |   Investor33 466.613 (-2.11)   |   ISSI 189.631 (-0.56)   |   JII 670.82 (-2.11)   |   JII70 234.975 (-1.14)   |   KOMPAS100 1301.99 (-5.65)   |   LQ45 1014.85 (-3.65)   |   MBX 1779.94 (-7.55)   |   MNC36 344.694 (-1.75)   |   PEFINDO25 341.155 (-4.29)   |   SMInfra18 331.858 (0.18)   |   SRI-KEHATI 398.709 (-1.89)   |  

Penutupan LDBI dan NDSC 2020

Mendikbud Ajak Siswa Jadi Lilin Perubahan untuk Menginspirasi Orang Sekitarnya

Jumat, 30 Oktober 2020 | 10:18 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / RSAT

Bandung, Beritasatu.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan setiap tahun selalu memberikan wadah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) melalui Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) dan National Student Debating Championship (NSDC) untuk mengasah literasi dan mengekspresikan kemampuan komunikasi siswa.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim mengatakan, ajang ini bukan semata-mata lomba kecakapan berkomunikasi, tetapi juga merupakan bekal masa depan peserta lomba.

“Kompetisi ini sangatlah penting karena sangat mempengaruhi cara berkomunikasi generasi muda di mana kemampuan berpikir kritis dan analitis menjadi kunci masa depan mereka,” kata Nadiem saat menutup LDBI dan NSDC 2020.

Nadiem menuturkan, melalui kompetisi ini, tidak hanya sekadar berdebat tetapi juga mengembangkan semua aspek kecerdasan. Para peserta debat ditantang untuk menyampaikan pendapat tentang berbagai ilmu pengetahuan dan isu-isu global yang secara efektif dan persuasif.

“Inilah yang kami butuhkan. Para komunikator yang kuat serta generasi baru yang bisa menginspirasi orang-orang di sekitarnya untuk menjadi lilin perubahan. Ini akan membantu membangun bangsa yang demokratis,” ujar Nadiem dalam keterangan pers yang diterima SP, Kamis (29/10/2020).

Untuk itu, Nadiem berharap para peserta dapat mengembangkan diri untuk menjadi individu yang merdeka berpikir dan demokratis. “Demokratis pada hakikatnya adalah menjunjung hak orang lain untuk berpendapat, mencintai keragaman berpendapat, dan tentunya dengan akal yang sehat dan cara yang baik,” ucapnya.

Selanjutnya, Nadiem menuturkan, antusiasme dan motivasi para peserta untuk terus mengembangkan wawasan, gagasan, ide dan menggali kemampuan berkomunikasi tidak boleh berhenti sampai kompetisi ini.

“Jadilah pemimpin masa depan yang luas wawasannya, percaya diri dalam bergaul dan berkomunikasi, peduli sesama dan mampu bekerja sama agar iklim demokrasi kita senantiasa dapat kita jaga,” kata Nadiem.

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Asep Sukmayadi mengatakan, kompetisi LDBI dan NSDC yang digelar secara virtual ini selain untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam menyampaikan pendapat dan berlatih menjadi pendengar yang baik dengan lawan bicara.

LDBI dan NSDC juga bertujuan melatih kemampuan berpikir kritis, kreatif, analitis, konstruktif dan responsif terhadap isu-isu aktual yang sedang berkembang, baik nasional maupun internasional.

Apalagi pada masa pandemi Covid-19 ini, keterampilan pemecahan masalah, berpikir kreatif dan kritis menjadi salah satu modal untuk memiliki daya tahan dan daya saing dalam menghadapi perubahan yang begitu cepat.

“Melalui keterampilan berpikir kritis kita akan dilatih untuk memiliki elemen dasar dalam memecahkan masalah, yaitu focus, reason, inference, situation, clarity, dan overview,” ujar Asep.

Ia meyakini, para peserta LDBI dan NSDC memiliki kemampuan untuk menjadi individu lebih tangguh dan pantang menyerah dalam menghadapi tantangan yang menghadang di depan mata.

“Adik-adik akan menjadi embrio dari lahirnya advokat-advokat masa depan Indonesia yang akan mengawal perubahan-perubahan besar yang dikehendaki bangsa ini melalui kekuatan pikiran, kekuatan reasoning, dan kekuatan kompetensi yang bisa dimiliki, apapun nanti profesi yang akan digeluti,” pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

41 Santri dari Klaster Pesantren Medan Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Merdohar mengingatkan, kalangan santri yang tinggal di pesantren supaya disiplin menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi.

NASIONAL | 30 Oktober 2020

Pencarian 3 Anak Hilang di Langkat Masih Diteruskan

Proses pencarian terhadap tiga orang anak itu masih terus dilakukan. Dalam melakukan pencarian itu, polisi juga dibantu oleh masyarakat.

NASIONAL | 30 Oktober 2020

KPU Medan Pastikan Pasien Positif Covid-19 Bisa Gunakan Hak Pilih

Tata cara pemungutan suara akan diatur lebih jauh di dalam Peraturan KPU yang dalam waktu dekat akan diterbitkan oleh KPU RI.

NASIONAL | 30 Oktober 2020

MUI Ajak Masyarakat Tak Terprovokasi Isu Boikot Produk Prancis

Muhyiddin mengakui MUI kecewa dengan pernyataan Macron tersebut karena tidak sepantasnya kepala negara berkomentar yang berpotensi memecah belah.

NASIONAL | 30 Oktober 2020

Libur Panjang, Korlantas Polri Perkirakan Arus Balik Sabtu-Minggu

Arus balik libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW akan terjadi pada Sabtu, 31 Oktober dan Minggu, 1 November 2020.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Peringati Maulid Nabi, Baitul Muslimin PDIP Ingatkan Pentingnya Persatuan

Piagam Madinah merupakan bukti yang ditinggalkan Nabi Muhammad SAW untuk merekat persatuan antarumat beragama di Madinah.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Gus Yaqut: Penuh Rahmah dan Kasih Sayang, Islam Sangat Menghargai Perbedaan

Pertemuan dengan Mike Pompeo berawal dari deklarasi Humanitarian Islam yang dilakukan Ansor dua tahun lalu di Jombang.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Tak Diskualifikasi Petahana, KPU Kaur Diadukan ke DKPP

Bawaslu mengeluarkan rekomendasi bahwa terlapor terbukti melanggar pelanggaran administrasi pemilihan dan sanksinya itu didiskualifikasi.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Curhat Guru dan Orang Tua Siswa: Kami Masih Nantikan Subsidi Kuota Internet

Sampai sekarang di bulan kedua ini, baik guru maupun siswa di beberapa provinsi belum ada yang mendapat bantuan kuota internet dari Kemdikbud.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Jokowi: Teladani Rasulullah untuk Tolong-menolong di Kala Sulit

Semangat kepedulian terhadap sesama sebagaimana dicontohkan dan diperintahkan Nabi harus menjadi semangat kita sebagai bangsa di masa pandemi seperti sekarang.

NASIONAL | 29 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS