Pencarian 3 Anak Hilang di Langkat Masih Diteruskan
INDEX

BISNIS-27 548.602 (-3.13)   |   COMPOSITE 6429.76 (-15.87)   |   DBX 1210.46 (11.26)   |   I-GRADE 190.638 (-1.65)   |   IDX30 545.485 (-2.49)   |   IDX80 146.318 (-0.39)   |   IDXBUMN20 442.834 (-4.13)   |   IDXESGL 150.48 (-0.37)   |   IDXG30 147.901 (0.18)   |   IDXHIDIV20 478.779 (-1.35)   |   IDXQ30 155.036 (-1.18)   |   IDXSMC-COM 294.681 (-0.93)   |   IDXSMC-LIQ 376.202 (-2.63)   |   IDXV30 149.629 (-0.27)   |   INFOBANK15 1097.88 (-13.34)   |   Investor33 466.613 (-2.11)   |   ISSI 189.631 (-0.56)   |   JII 670.82 (-2.11)   |   JII70 234.975 (-1.14)   |   KOMPAS100 1301.99 (-5.65)   |   LQ45 1014.85 (-3.65)   |   MBX 1779.94 (-7.55)   |   MNC36 344.694 (-1.75)   |   PEFINDO25 341.155 (-4.29)   |   SMInfra18 331.858 (0.18)   |   SRI-KEHATI 398.709 (-1.89)   |  

Pencarian 3 Anak Hilang di Langkat Masih Diteruskan

Jumat, 30 Oktober 2020 | 10:10 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / FMB

Langkat, Sumut, Beritasatu.com - Tiga orang anak berusia 7 tahun yang hilang sejak, Minggu (18/10/2020), saat sedang bermain di Dusun VI Pulka, Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), belum juga ditemukan hingga, Jumat (30/10/2020).

Ketiga bocah yang hilang itu bernama Yoghi Tri Herlambang alias Yogi (7), Nizam Aufah Reza aliah Nizam (7), dan Alfisah Zahra alias Zahra (7). Ketiga bocah itu merupakan warga Dusun VI Pulka, Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat,

Kapolres Langkat, AKBP Edi Suranta Sinulingga mengatakan, proses pencarian terhadap tiga orang anak itu masih terus dilakukan. Dalam melakukan pencarian itu, polisi juga dibantu oleh 100-an anggota masyarakat asal Desa Pulka.

"Posko pencarian anak hilang di Dusun Pulka sudah kami tutup atas permintaan keluarga korban yang merasa tidak nyaman karena banyaknya warga lain dari luar dusun itu, yang berdatangan ke lokasi. Ramainya kunjungan warga luar menyulitkan pencarian," ujar Edi.

Selain memasang portal di pintu masuk tujuan Dusun Pulka, petugas juga menutup lokasi tempat anak-anak itu saat bermain, dan sebelum dinyatakan hilang. Penutupan tempat kejadian perkara (TKP) untuk mempermudah polisi melakukan penyelidikan.

"Mulai dari saat kejadian ketiga korban hilang sampai dengan Kamis kemarin, kunjungan masyarakat dari luar sangat banyak. Ini berlangsung setiap hari. Kondisi ini membuat keluarga korban merasa kurang nyaman karena menjadi tontonan," sebutnya.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Langkat, Iptu Hussein mengatakan, anjing pelacak dilibatkan karena sudah dilakukan pencarian selama 4 hari, ketiga bocah yang hilang tersebut, belum juga ditemukan. Ketiga orang bocah itu dinyatakan hilang sejak Minggu (18/10/2020).

"Sudah dikerahkan anjing pelacak untuk melakukan pencarian terhadap ketiga anak yang hilang tersebut. Brosur tentang anak hilang juga sudah disebarkan. Semoga membuahkan hasil. Meski belum membuahkan hasil, pencarian terus dilakukan," ujar Hussein.

Perwira urusan Sub Bagian Humas Polres Langkat, Aiptu Yasir Rahman mengatakan, proses pencarian terhadap ketiga bocah warga Dusun VI Pulka, Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, masih dilakukan.

"Sudah lima orang dimintai keterangan sebagai saksi yang melihat korban sebelum hilang. Ketiga bocah yang hilang itu bernama Yoghi Tri Herlambang alias Yogi (7), Nizam Aufah Reza aliah Nizam (7), dan Alfisah Zahra alias Zahra (7)," ujar Yasir Rahman.

Yasir mengatakan, para saksi yang dimintai keterangan itu mengaku, melihat ketiga korban sedang bermain perosotan di lokasi bekas timbunan tanah. Lokasi tempat bermain ketiga korban berada di dalam areal perusahaan perkebunan.

"Kita sudah menyebarkan brosur tentang laporan anak yang hilang tersebut. Kita berharap, masyarakat memberikan informasi jika melihat ketiga bocah yang hilang sejak 4 hari kemarin. Keberadaan ketiga bocah ini masih misteri," katanya.

Kepala Dusun VI Pulka Desa Naman Jahe Kecamatan Salapian, Masdi menyampaikan, laporan tiga bocah asal Desa Naman Jahe itu sudah dilaporkan ke aparat kepolisian. Bahkan, pemerintah desa dengan masyarakat sudah melakukan pencarian.

"Pencarian sudah dilakukan di lokasi bermain ketiga bocah ini, sampai kita juga masuk melakukan pencarian ke dalam perkebunan. Namun sampai saat ini, ketiga bocah malang ini belum juga ditemukan. Kita terus mencari anak-anak itu," sebutnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPU Medan Pastikan Pasien Positif Covid-19 Bisa Gunakan Hak Pilih

Tata cara pemungutan suara akan diatur lebih jauh di dalam Peraturan KPU yang dalam waktu dekat akan diterbitkan oleh KPU RI.

NASIONAL | 30 Oktober 2020

MUI Ajak Masyarakat Tak Terprovokasi Isu Boikot Produk Prancis

Muhyiddin mengakui MUI kecewa dengan pernyataan Macron tersebut karena tidak sepantasnya kepala negara berkomentar yang berpotensi memecah belah.

NASIONAL | 30 Oktober 2020

Libur Panjang, Korlantas Polri Perkirakan Arus Balik Sabtu-Minggu

Arus balik libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW akan terjadi pada Sabtu, 31 Oktober dan Minggu, 1 November 2020.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Peringati Maulid Nabi, Baitul Muslimin PDIP Ingatkan Pentingnya Persatuan

Piagam Madinah merupakan bukti yang ditinggalkan Nabi Muhammad SAW untuk merekat persatuan antarumat beragama di Madinah.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Gus Yaqut: Penuh Rahmah dan Kasih Sayang, Islam Sangat Menghargai Perbedaan

Pertemuan dengan Mike Pompeo berawal dari deklarasi Humanitarian Islam yang dilakukan Ansor dua tahun lalu di Jombang.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Tak Diskualifikasi Petahana, KPU Kaur Diadukan ke DKPP

Bawaslu mengeluarkan rekomendasi bahwa terlapor terbukti melanggar pelanggaran administrasi pemilihan dan sanksinya itu didiskualifikasi.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Curhat Guru dan Orang Tua Siswa: Kami Masih Nantikan Subsidi Kuota Internet

Sampai sekarang di bulan kedua ini, baik guru maupun siswa di beberapa provinsi belum ada yang mendapat bantuan kuota internet dari Kemdikbud.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Jokowi: Teladani Rasulullah untuk Tolong-menolong di Kala Sulit

Semangat kepedulian terhadap sesama sebagaimana dicontohkan dan diperintahkan Nabi harus menjadi semangat kita sebagai bangsa di masa pandemi seperti sekarang.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Jambi Meningkat

Meningkatnya angka kesembuhan pasien Covid-19 membuat tidak ada lagi zona merah di Jambi.

NASIONAL | 29 Oktober 2020

Satgas: Penanganan Covid-19 Indonesia Lebih Baik Dibanding Rata-rata Dunia

Hingga Kamis (29/10/2020) umlah kasus aktif sebanyak 60.569 atau 14,9% sementara rata-rata dunia 24,23%.

NASIONAL | 26 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS