MPR Harap Museum Mampu Jawab Tantangan Kebangsaan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.593 (-2.12)   |   COMPOSITE 6140.17 (-31)   |   DBX 1202.23 (-7.34)   |   I-GRADE 182.055 (-0.59)   |   IDX30 520.23 (-3.14)   |   IDX80 139.249 (-0.62)   |   IDXBUMN20 408.872 (-1.63)   |   IDXESGL 143.85 (-0.25)   |   IDXG30 142.18 (0.09)   |   IDXHIDIV20 459.051 (-3.03)   |   IDXQ30 148.957 (-0.6)   |   IDXSMC-COM 277.162 (-0.91)   |   IDXSMC-LIQ 347.622 (-0.6)   |   IDXV30 138.219 (-0.5)   |   INFOBANK15 1055.23 (-7.44)   |   Investor33 446.478 (-2.09)   |   ISSI 180.128 (-0.71)   |   JII 636.549 (-4.61)   |   JII70 222.134 (-1.32)   |   KOMPAS100 1238.45 (-7.28)   |   LQ45 966.883 (-3.74)   |   MBX 1689.51 (-8.25)   |   MNC36 329.297 (-2.07)   |   PEFINDO25 325.3 (-0.25)   |   SMInfra18 310.992 (2.08)   |   SRI-KEHATI 381.519 (-2.14)   |  

MPR Harap Museum Mampu Jawab Tantangan Kebangsaan

Selasa, 27 Oktober 2020 | 19:21 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat berharap museum mampu menjawab tantangan kebangsaan. Menurut Lestari museum harus mempertahankan entitas budaya dan sejarah bangsa.

“Ada 11.000 jurnal ilmiah di dunia yang mengungkap peran museum terhadap kesadaran sejarah dan budaya bagi masyarakatnya. Jadi secara ilmiah sudah diakui, museum sangat penting untuk meningkatkan kesadaran sejarah dan budaya negara,” kata Lestari, di Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Lestari menjadi pembicara kunci pada Focus Group Discussion (FGD) bertema “Posisi Museum dalam Merawat Nilai Kebangsaan”. Diskusi tersebut digelar Forum Diskusi Denpasar 12 dan Yayasan Mitra Museum Jakarta serta Museum Sejarah di kawasan Kota Tua, Jakarta.

Menurut Lestari, museum berperan sangat penting bagi edukasi para pengunjung yang ingin mengetahui sejarah bangsa Indonesia. Ujungnya diharapkan mampu meningkatkan nilai-nilai kebangsaan warga negara.

Lestari menyatakan peran museum tidak lagi seperti dibayangkan banyak orang sekadar tempat penyimpanan benda-benda antik, kuno, dan bersejarah, serta arsip-arsip tentang masa silam. Museum yang berisi koleksi perjuangan bangsa Indonesia juga berkaitan dengan berbagai aspek kebangsaan.

“Dengan peran seperti itu museum memiliki peran strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucap Legislator Partai Nasdem itu.

Lestari mengatakan museum dapat memainkan peran ke arah peningkatan kehidupan bangsa dan negara yang lebih cerdas, dengan kepribadian dan karakter lebih tangguh. Dengan begitu dapat memiliki ketahanan nasional dan pandangan dunia komprehensif serta utuh tentang wawasan kebangsaan.

Lestari menyatakan museum juga dapat dijadikan sumber pembelajaran yang dirancang untuk membantu peserta didik dalam memahami teori secara mendalam melalui pemanfaatan media audio visual. Misalnya berupa benda-benda peninggalan sejarah, arsip atau berbentuk tayangan audio visual tentang peristiwa-peristiwa sejarah seperti film dokumenter sejarah.

Menurut Lestari, tantangan ke depan, harus diupayakan museum-museum yang ada di Indonesia mampu menarik perhatian masyarakat dengan bebagai inovasi. Tujuannya fungsi museum yang mampu meningkatkan kepedulian terhadap budaya dan sejarah bangsa dapat dimaksimalkan.

Diskusi dipandu Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR Luthfi Assyaukanie, Anggota Komisi X DPR Putra Nababan, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Letjen (Purn) Agus Widjojo, Pendiri Yayasan Mitra Museum Jakarta Amir Sidharta, dan Yasasan Anak Indonesia Bersatu-Yayasan Mitra Museum Jakarta Nathania B Zhong.

Sementara itu, Staf Khusus Wakil Ketua MPR Atang Irawan memberikan pengantar perspektif ketatanegaraan dan sejumlah jurnalis, akademisi, serta praktisi dalam pengelolaan museum. Gubernur Lemhannas berpendapat agar pengelolaan museum lebih berkelanjutan, jangan hanya berharap pembiayaannya dari penjualan tiket semata.

Kreativitas dalam pembuatan cinderamata dan buah tangan, menurut Agus, bisa menjadi sumber pembiayaan dalam pengelolaan museum. “Selain pendanaan, tantangan terbesar dalam pengelolaan museum adalah menciptakan konten yang kreatif sehingga museum selalu menarik bagi masyarakat,” kata Agus.

Pada kesempatan yang sama, pendiri Yayasan Mitra Museum Jakarta, Amir Sidharta menyoroti peran museum untuk memaknai rangkaian sejarah sebuah bangsa. Pada peristiwa bersejarah Sumpah Pemuda misalnya, menurut Amir, dipahami secara sederhana sebagai menyuarakan persatuan dalam satu Tanah Air, satu bangsa dan satu bahasa sebaiknya ditinjau kembali sebagai upaya mengedepankan semangat antikolonialisme.

“Semangat ini yang bisa dijalankan oleh museum-museum Indonesia di ambang abad ke-21,” kata Amir.

Amir menilai museum lahir di dunia sebagai bagian dari perangkat kolonialisme dan imperialisme. Tetapi, tegasnya, bangsa kita yang sudah susah payah memerdekakan diri sebaiknya tidak terperangkap dalam gaya kolonial baru dalam kemasan patriotisme.

“Kita boleh bangga atas keindahan batik kita misalnya. Namun alangkah baiknya jika kita mengingatkan bahwa perkembangan batik kita, didukung perdagangan dan interaksi antar budaya internasional,” kata Amir.

Sementara itu, Mendikbud menyatakan agar berhasil membentuk museum yang menarik harus ada manajeman yang profesional dan investasi infrastruktur yang memadai terhadap museum. “Pengelolaan museum dalam bentuk Badan Layanan Umum mungkin bisa mendorong pengelolaan museum yang lebih profesional,” ucap Nadiem.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemprov Sumut Siaga Bencana

Pemprov Sumut sudah menyiapkan 140 orang personil untuk diturunkan ke daerah yang mengalami bencana.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

DPR Tegaskan UU Ciptaker Permudah Perizinan Usaha

Pemerintah dan DPR telah menyusun dan mengesahkan UU Cipta Kerja (Ciptaker) dengan berbagai tujuan positif yang berpihak pada rakyat.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Hakim Putuskan Sidang Brigjen Prasetijo Utomo Dilanjutkan ke Pemeriksaan Saksi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur tidak menerima eksepsi atau nota keberatan terdakwa pembuatan surat jalan palsu, Brigjen Prasetijo Utomo.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Periksa Saksi Ahli, Polisi Lengkapi Berkas Gus Nur

Gus Nur menyampaikan kepada penyidik bila banyak terjadi perubahan pada NU.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

LPSK Gandeng Australia Kembangkan Program Perlindungan Saksi dan Korban

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menjalin kerja sama dengan pemerintah Australia.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Tjahjo Tidak Setuju Hak Politik ASN Dicabut

Menteri PAN dan RB Tjahjo Kumolo tidak setuju dengan wacana adanya pencabutan hak politik aparatur sipil negara (ASN).

NASIONAL | 27 Oktober 2020

ASN Diminta Tidak Manipulasi Fasilitas Negara untuk Kepentingan Paslon

Aparatur sipil negara (ASN) diminta tidak memanipulasi fasilitas negara untuk kepentingan pasangan calon (paslon) dalam pemilihan kepala daerah (pilkada).

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Keberatan Djoko Tjandra Terkait Perkara Surat Jalan Ditolak Hakim

Dengan demikian, Hakim memerintahkan agar sidang perkara dugaan surat jalan palsu dengan terdakwa Doko Tjandra dilanjutkan.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Pemprov Sumut Siapkan Skema Vaksinasi Covid-19

Pemberian vaksin Covid-19 diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, anggota TNI, Polri, Satuan tugas (Satgas) dan Penanganan Covid-19.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Penataan di TN Komodo Patuhi Kaidah Konservasi

Penataan sarana prasarana (sarpras) di Lembah Loh Buaya Pulau Rinca Taman Nasional Komodo sudah mematuhi kaidah konservasi.

NASIONAL | 27 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS