Satgas Tegaskan Vaksin Covid-19 Upaya Pencegahan
INDEX

BISNIS-27 548.602 (-3.13)   |   COMPOSITE 6429.76 (-15.87)   |   DBX 1210.46 (11.26)   |   I-GRADE 190.638 (-1.65)   |   IDX30 545.485 (-2.49)   |   IDX80 146.318 (-0.39)   |   IDXBUMN20 442.834 (-4.13)   |   IDXESGL 150.48 (-0.37)   |   IDXG30 147.901 (0.18)   |   IDXHIDIV20 478.779 (-1.35)   |   IDXQ30 155.036 (-1.18)   |   IDXSMC-COM 294.681 (-0.93)   |   IDXSMC-LIQ 376.202 (-2.63)   |   IDXV30 149.629 (-0.27)   |   INFOBANK15 1097.88 (-13.34)   |   Investor33 466.613 (-2.11)   |   ISSI 189.631 (-0.56)   |   JII 670.82 (-2.11)   |   JII70 234.975 (-1.14)   |   KOMPAS100 1301.99 (-5.65)   |   LQ45 1014.85 (-3.65)   |   MBX 1779.94 (-7.55)   |   MNC36 344.694 (-1.75)   |   PEFINDO25 341.155 (-4.29)   |   SMInfra18 331.858 (0.18)   |   SRI-KEHATI 398.709 (-1.89)   |  

Satgas Tegaskan Vaksin Covid-19 Upaya Pencegahan

Senin, 19 Oktober 2020 | 22:29 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / YUD

Jakarta, Beritasatu.com – Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Satgas Covid-19) Reisa Brotoasmoro meminta masyarakat tidak lagi meragukan manfaat dari vaksin Covid-19 yang nantinya akan diberikan pemerintah. Karena vaksin merupakan upaya mencegah tubuh terpapar penyakit menular yang saat ini tengah mewabah.

Tidak hanya itu, lanjut Reisa, vaksin yang akan diberikan itu, sudah melalui tahapan uji klinis yang ketat disertai pengawasan dari lembaga otoritas milik pemerintah, maupun lembaga internasional yang mengurusi kesehatan.

"Vaksin adalah bentuk upaya pembuatan kekebalan tubuh untuk melawan penyakit. Ini adalah pencegahan agar masyarakat tidak perlu terpapar penyakit dahulu untuk menumbuhkan kekebalan tubuh atau imunitas," kata Reisa Brotoasmoro saat memberian keterangan pers perkembangan penanganan pandemi Covid-19 di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (19/10/2020).

Pemerintah sendiri mengadakan vaksin Covid-19 dengan mengembangkan sendiri Vaksin Merah Putih yang dilakukan Lembaga Biologi dan Molekuler Eijkman, dan kerjasama dengan negara-negara yang sedang mengembangkan vaksin.

Dalam pengembangan dan pengadaan vaksin, Reisa mengungkapkan, pemerintah melakukannya sesuai pedoman dan saran Badan Kesehatan Dunia (WHO), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), para ahli serta para ulama dan umara termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dengan begitu, manfaat vaksin sudah dikaji secara mendalam dan tidak perlu diragukan lagi. Ia mengatakan, Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin yang juga Ketua Umum MUI telah menyatakan bahwa para ulama terlibat aktif dalam persiapan ini.

"Menurut Wapres demi kemaslahatan bersama, vaksin teraman dan terbaik akan direkomendasikan ulama dan umara untuk melindungi masyarakat," kata Reisa Brotoasmoro.

Lalu BPOM sendiri telah mempersiapkan persetujuan penggunaan dalam keadaan darurat atau emergency use of authorization. Juga BPOM memantau langsung lokasi uji klinis Bio Farma yang ditempatkan di Universitas Padjajaran di Kota Bandung. Bahkan juga melakukan pemantauan langsung fasilitas-fasilitas pengembangan vaksin yang dimiliki negara-negara lain.

Tak hanya itu, Reisa menambahkan, PT Bio Farma yang merupakan produsen vaksin, terpilih menjadi salah satu produsen untuk Coalition for Epidemic Preparedness Innovation (CEPI). Hal itu menyatakan bahwa BUMN tersebut siap memproduksi obat Covid-19 yang teruji di tingkat dunia.

“Karenanya tak heran vaksin-vaksin produksi Bio Farma selama ini telah digunakan di lebih dari 100 negara terutama negara muslim. PT Bio Farma juga menjadi center of excellence untuk vaksin dan bio teknologi di negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI),” jelas Reisa Brotoasmoro.

Lebih lanjut Reisa menerangkan, dalam memenuhi kebutuhan vaksin dalam negeri, ada tiga cara yang dilakukan pemerintah. Pertama mengembangkan vaksin Covid-19 Merah Putih dan kerja sama PT Bio Farma dengan Sinovac asal China. Cara kedua, Indonesia telah mendapat komitmen dari 4 kandidat vaksin yaitu AstraZeneca, Sinovac, Cansino dan Sinopharm dalam pembelian vaksin luar negeri.

"Setelah vaksin-vaksin itu disetujui WHO, maka vaksin itu akan diproduksi dan tiba di Indonesia secara bertahap," tutur Reisa Brotoasmoro.

Cara ketiga, pemerintah menggandeng lembaga internasional yaitu CEPI dan Gavi Alliance untuk mendapat akses vaksin dalam kerangka kerjasama multilateral dan skema ini melibatkan WHO dan Unicef mulai dari pengembangan, distribusi dan pelaksanaan vaksinasi nantinya.

"Vaksinasi merupakan upaya pemberian kekebalan tubuh untuk melawan virus yang sudah dikenali. Yang manjur untuk mengendalikan wabah, bahkan memberantas dan menghilangkan wabah dan penyakit di dunia. Seperti cacar dan polio. Vaksin adalah pelengkap dan datang secara bertahap, serta digunakan sesuai skala prioritas. Namun kita tidak boleh lengah dan menurunkan disiplin 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan," terang Reisa Brotoasmoro.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ini Alasan Vaksin Covid-19 Hanya untuk 18-59 Tahun

Vaksinasi Covid-19 tahap awal diberikan kepada penduduk dengan rentang umur 18-59 tahun.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

LAN Terima Akreditasi Penyelenggara Penilaian Kompetensi dengan Nilai Sangat Baik

Lembaga Administrasi Negara (LAN) menerima Sertifikat Akreditasi Penyelenggara Penilaian Kompetensi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan nilai Sangat Baik

NASIONAL | 19 Oktober 2020

KPU Tetapkan DPT Pilgub Bengkulu 1.374.340 Pemilih

Jumlah pemilih tersebut lebih banyak 1.365 jiwa dari DPT Pileg lalu sebanyak 1.373.065 jiwa.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Ketua MPR: Revisi UU Otsus Harus Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat Papua dan Papua Barat

MPR memiliki kepentingan agar berbagai pembangunan yang dilakukan pemerintah pusat selalu melibatkan berbagai kelompok elemen masyarakat Papua dan Papua Barat.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

MPR for Papua akan Bantu Pemerintah Selesaikan Persoalan Papua

Persoalan di Papua adalah masalah lama, kita tata dengan komitmen agar 5-10 tahun ke depan harus lebih baik

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Kementerian Kesehatan: Vaksin Tidak Membebaskan Dari Ancaman Covid-19

Vaksin tidak 100% melindungi diri dari ancaman infeksi virus SARS Cov-2 penyebab Covid-19.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Kemag: 215 Santri Terpapar Covid-19 Berstatus Tanpa Gejala

Para santri ini berasal dari 37 pondok pesantren(ponpes) yang tersebar di 11 provinsi menjadi klaster baru Covid-19.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

HUT ke-351, Pembangunan Infrastruktur Sulsel Menggeliat

Pemerintah daerah terus memacu pembangunan infrastruktur, baik melalui APBD maupun melalui pemanfaatan potensi konektivitas dan jaringan.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Program Bumdes dan Bumdesma Siap Dorong Akselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional

Desa di Indonesia diharapkan juga punya peranan untuk membuat sektor ekonomi kembali bergerak.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Tol Ngawi-Kertosono Diharapkan Dorong Potensi Perekonomian

Jalan Tol Ruas Ngawi- Kertosono sepanjang 87 Km sebagai bagian dari ruas Tol Trans Jawa memiliki peran pada peningkatan potensi daerah di Kabupaten Nganjuk.

NASIONAL | 19 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS