Kementerian Kesehatan: Vaksin Tidak Membebaskan Dari Ancaman Covid-19
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Kementerian Kesehatan: Vaksin Tidak Membebaskan Dari Ancaman Covid-19

Senin, 19 Oktober 2020 | 21:23 WIB
Oleh : Dina Manafe / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah memastikan masyarakat segera mendapatkan vaksin Covid-19, yang didahului dengan 9,1 juta orang dari kelompok paling berisiko pada akhir November 2020. Dari peta jalan vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemkes), menargetkan vaksinasi akan dilakukan bagi 160 juta penduduk.

Namun Kemkes menegaskan bahwa vaksin bukan solusi terakhir menyelesaikan pandemi ini. Vaksin tidak 100% melindungi diri dari ancaman infeksi virus SARS Cov-2 penyebab Covid-19. Oleh karena itu, protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, selalu mencuci tangan, tetap harus tetap dilaksanakan meksipun nanti vaksin sudah disuntikkan.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemkes, Dr Achmad Yurianto, mengatakan, vaksinasi bukan lini pertama dalam penanggulangan Covid-19. Vaksinasi hanya memberikan perlindungan terhadap kemungkinan jatuh sakit, tetapi tidak melindungi paparan atau risiko terkena virusnya.

“Vaksin tidak boleh dianggap sebagai penyelesaian akhir dari pandemi ini. Jadi persepsi bahwa kalau sudah ada vaksin maka selamat tinggal masker, selamat tinggal protokol kesehatan adalah persepsi yang salah,” kata Yurianto dalam konferensi pers secara virtual, Senin (19/10/2020).

Yurianto mengatakan, vaksinasi hanya melindungi kita dari risiko jatuh sakit akibat terpapar virusnya. Vaksin ditujukkan memberikan kekebalan agar saat terpapar virus, tidak sampai jatuh sakit. Jadi vaksin tidak membebaskan kita dari kemungkinan terpapar virus. Yang jadi lini pertama dalam penanggulangan Covid-19 adalah melaksanakan protokol kesehatan. Dengan tetap memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan, akan mencegah terpapar virus.

Permasalahannya, kalau terpapar virus atau membawa virus dalam tubuh maka kita berisiko menularkan kepada orang lain yang belum divaksinasi. Gambaran sekarang ini, 80% dari kasus konfirmasi positif atau orang yang sudah terpapar virus tidak jatuh sakit atau tidak bergejala. Apabila orang-orang ini berada di tengah masyarakat yang tidak melaksanakan protokol kesehatan dengan baik akan menularkan kepada orang lain. Ketika yang tertular ini memiliki imunitas lebih rendah, misalnya karena memiliki kormobid atau faktor usia, maka lebih mudah jatuh sakit. Oleh karena itu, Yurianto sekali lagi menegaskan bahwa menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan wajib dilakukan sekalipun sudah divaksin.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemag: 215 Santri Terpapar Covid-19 Berstatus Tanpa Gejala

Para santri ini berasal dari 37 pondok pesantren(ponpes) yang tersebar di 11 provinsi menjadi klaster baru Covid-19.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

HUT ke-351, Pembangunan Infrastruktur Sulsel Menggeliat

Pemerintah daerah terus memacu pembangunan infrastruktur, baik melalui APBD maupun melalui pemanfaatan potensi konektivitas dan jaringan.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Program Bumdes dan Bumdesma Siap Dorong Akselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional

Desa di Indonesia diharapkan juga punya peranan untuk membuat sektor ekonomi kembali bergerak.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Tol Ngawi-Kertosono Diharapkan Dorong Potensi Perekonomian

Jalan Tol Ruas Ngawi- Kertosono sepanjang 87 Km sebagai bagian dari ruas Tol Trans Jawa memiliki peran pada peningkatan potensi daerah di Kabupaten Nganjuk.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf, Mahfud Persilahkan Demo

Pemerintah tidak melarang adanya unjuk rasa, asalkan mengikuti aturan.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Dilimpahkan, John Kei Segera Jalani Sidang

Polisi melakukan pelimpahan tahap dua tersangka John Kei beserta barang bukti terkait kasus pembunuhan berencana serta penganiayaan ke Kejaksaan Negeri Jakbar.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Legislator: PSBB Bisa Dipelonggar Asalkan Protokol Kesehatan Diperketat

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan pelonggaran PSBB bisa dilakukan dengan syarat pelaksanaan protokol kesehatan diperketat.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Kejagung Periksa 11 Saksi Kasus Jiwasraya

Jampidsus kembali melakukan pemeriksaan 11 (sebelas) orang saksi terkait kasus Jiwasraya.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Libur Panjang, Warga Jateng Diminta Tidak Mudik

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta warga Jawa Tengah agar tidak berbondong-bondong mudik saat libur panjang akhir pekan depan.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Kebakaran Kejagung, Polri: Doakan Saja Minggu Ini Tuntas

Meski tidak ada kendala dalam pengusutan kasus kebakaran Gedung Kejagung, namum polisi tak kunjung menetapkan siapa sebagai tersangkanya.

NASIONAL | 19 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS