Peningkatan Daya Saing Daerah, Kunci Pemulihan Indonesia dari Pandemi
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.524 (-11.32)   |   COMPOSITE 6376.76 (-85.96)   |   DBX 1366.47 (-4.13)   |   I-GRADE 184.394 (-4.05)   |   IDX30 516.608 (-10.51)   |   IDX80 138.726 (-2.53)   |   IDXBUMN20 405.249 (-8.22)   |   IDXESGL 142.142 (-2.59)   |   IDXG30 145.757 (-3.33)   |   IDXHIDIV20 455.745 (-7.55)   |   IDXQ30 148.268 (-2.8)   |   IDXSMC-COM 300.72 (-2.17)   |   IDXSMC-LIQ 363.064 (-5.5)   |   IDXV30 136.038 (-1.55)   |   INFOBANK15 1074.63 (-26.5)   |   Investor33 444.938 (-9.47)   |   ISSI 184.203 (-2.63)   |   JII 631.94 (-13.58)   |   JII70 222.617 (-4.41)   |   KOMPAS100 1239.85 (-24.1)   |   LQ45 968.215 (-19.75)   |   MBX 1728.57 (-26.45)   |   MNC36 329.564 (-6.33)   |   PEFINDO25 328.624 (-5.07)   |   SMInfra18 313.805 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 378.364 (-8.61)   |  

Peningkatan Daya Saing Daerah, Kunci Pemulihan Indonesia dari Pandemi

Kamis, 8 Oktober 2020 | 16:09 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Pandemi Covid-19 mengakibatkan sektor perekonomian Indonesia kian terpuruk, minus 5,3 persen di kuartal kedua dan diprediksi berkontraksi ke minus 2,9 persen di kuartal ketiga. Kajian lebih lanjut menunjukkan, adanya ketimpangan pendekatan pembangunan Indonesia yang terpaku pada pilar ekonomi, tanpa melihat pilar sosial, lingkungan, dan tata kelola.

Ketimpangan tersebut membuat Indonesia sulit untuk mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19, meski pemerintah memperkuat kebijakan pemulihan ekonomi nasional (PEN). PEN direalisasikan di sektor ekonomi, penggalian sumber-sumber pertumbuhan ekonomi, serta dalam bentuk jaring pengaman sosial dan perlindungan kesejahteraan masyarakat.

Peneliti Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Sarah Hasibuan menilai PEN belum cukup maksimal untuk menggenjot pemulihan ekonomi. Sarah mengatakan PEN belum mencerminkan empat pilar daya saing daerah berkelanjutan. Empat pilar yang dimaksud adalah lingkungan lestari, ekonomi unggul, sosial inklusif, dan tata kelola daerah yang baik.

Studi yang dilakukan KPPOD atas 356 kabupaten menunjukkan ada beberapa tipologi daya saing daerah, yaitu daerah dengan ekonomi yang unggul, memiliki persoalan kelestarian lingkungan, daerah dengan ekonomi dan sosialnya rata-rata, lingkungannya cukup lestari, dan aspek sosial tidak menjadi pilar yang dominan bagi daerah yang berdaya saing berkelanjutan.

Padahal, daya saing daerah berkelanjutan menjadi kunci untuk memulihkan perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang variatif dan adaptif terhadap karakter daerah dan tipologi daya saing yang dimiliki.

“Kebijakan yang proporsional dalam kerangka daya saing pembangunan berkelanjutan diharapkan mampu mengakhiri dikotomi antara ekonomi dan pilar lain menjadi masalah bersama Indonesia,” kata Sarah dalam webinar bertajuk “Daerah Berdaya Saing, Kunci Pemulihan Ekonomi dari Pandemi” yang diselenggarakan oleh KPPOD, Katadata Insight Center, dan Kinara Indonesia, Kamis (8/10/2020).

Senada dengan itu, Manajer Pilar Pembangunan Ekonomi Sekretariat SDG,s Bappenas Setyo Budiantoro menyampaikan pemerintah daerah memiliki peranan penting dalam mencapai target tersebut. Mereka mesti menjadi dirigen untuk memaksimalkan sinergi antarpemerintahan.

Pemerintah daerah perlu menjadi dirigen orkestrasi sinergi daya saing berkelanjutan dengan melibatkan semua potensi stakeholder secara inklusif, SDG's ini menjadi kerangka acuan bersama. Sinergi ini termasuk dalam mengupayakan pembiayaan melalui berbagai skema innovative financing seperti blended finance, impact fund, hingga crowfunding," ujar Budi dalam webinar yang sama.

Pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19 tidak hanya menggunakan pendekatan memberikan ruang lebih kepada daya saing daerah. Pelibatan masyarakat dan pemulihan ekologis juga perlu dikedepankan.

Atasi Krisis

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengamini potensi daya saing yang berkelanjutan saat ini menjadi jalan yang ia lakukan untuk memulihkan perekonomian. Sebelum pandemi, masyarakat Klungkung nyaris meninggalkan sektor pertanian lantaran potensi pariwisata Klungkung yan menjanjikan. Hal itu kemudian menyebabkan mereka merasakan dampak cukup parah ketika pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, saat ini ia kembali menggerakkan berbagai program yang tidak terpaku pada satu sektor. Beberapa strategi pemulihan yang mulai berjalan, seperti pertanian, perkebunan, dan perikanan.

"Kami kembali menggalakan berbagai sektor yang selama ini nyaris ditinggalkan seperti singkong, jagung, kelapa. Ini akan dikerjasamakan dengan pemerintah Kanada untuk membuat inovasi produk berupa Rumah Keong, rumput laut, kelapa, dan mangga," ujarnya.

Potensi lain yang sekarang kembali dimaksimalkan Kabupaten Klungkung adalah budidaya rumput laut dan pengembangan budidaya kepiting hingga kerapu. Pemerintah Kabupaten Klungkung juga gencar dalam penguatan kerajinan tangan dan menggalakkan program mandiri lainnya seperti pertanian hidroponik bagi tiap kepala keluarga.

Hal serupa dilakukan oleh Du Anyam, social entepreneurship bidang kriya yang berdiri sejak 2014. Mereka memberdayakan para pelaku usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Kalimantan Selatan. alDu Anyam mengembangkan aplikasi berbasis teknologi untuk menggantikan proses manual yang berulang dan rawan kesalahan.

Manfaatnya beragam seperti melacak produksi secara real time, mengukur kapasitas produksi dan kualitas, merencanakan produksi secara lebih baik, verifikasi pembayaran tunai secara real time, dan meningkatkan penilaian dampak ekonomi.

“Aplikasi ini justru semakin berguna saat pandemi. Du Anyam bisa bermitra dengan lebih banyak mitra di daerah di mana Du Anyam tidak ada. Kemudian lahirlah Krealogi sebagai wadah ekosistem terpadu dan sistem perangkat manajemen rantai pasok UMKM kriya,” tutur Co-founder Du Anyam & Krealogi Hanna Keraf.

Direktur Eksekutif Nasional Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Nur Hidayati memaparkan tiga cara membalikkan krisis, yaitu pemulihan ekologis, mengurangi kerentanan, dan perubahan sistem. Menurut Yaya, sapaan akrabnya, ekspansi industri kreatif dan monokultur harus dihentikan. Ekosistem-ekosistem esensial yang berfungsi sebagai sumber pangan dan air komunitas harus dipulihkan dan diselamatkan. Efisiensi sumber daya alam dan mempertahankan umur produk selama mungkin juga harus dikedepankan.

“Indikator kemajuan alternatif tidak berbasis growth, melainkan kualitas well-being mengacu pada laporan terbaru dari UNI Special Rapporteur on Extreme Poverty,” ujar Yaya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gubernur Sumut Ingatkan Masyarakat Terapkan 3M

Pemprov Sumut masih melakukan penyekatan dalam menekan penyebaran virus corona.

NASIONAL | 8 Oktober 2020

KBRI Moskwa Kenalkan Hubungan RI-Rusia kepada Mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta

Di bidang pendidikan, sudah banyak mahasiswa Indonesia yang kuliah di Rusia yang jumlahnya semakin meningkat setiap tahun.

NASIONAL | 8 Oktober 2020

Menyintas Pandemi, Bangkit dari Keterpurukan

‘’Alhamdulilah, dari usaha bengkel ini, saya dan istri bisa menunaikan ibadah umroh pada 2008, dan insyaallah naik haji pada 2025 mendatang,’’ tutur Mashadi.

NASIONAL | 8 Oktober 2020

Di Tengah Krisis Pandemi, Ganjar Minta Buruh-Pengusaha Pikul Beban Bersama

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berpesan kepada para buruh dan pengusaha untuk meningkatkan kekompakan dan komunikasi yang baik.

NASIONAL | 8 Oktober 2020

Panglima TNI Pimpin Sertijab Dankodiklat, Koorsahli, dan Kapuspen

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Dankodiklat, Koorsahli, dan Kapuspen.

NASIONAL | 8 Oktober 2020

Pendemo Serang Polisi dan Rusak Gedung DPRD Sumut

Aksi demo ribuan massa di Gedung DPRD Sumut, yang menolak Undang-Undang Cipta Kerja, berujung anarkistis, Kamis (8/10/2020).

NASIONAL | 8 Oktober 2020

Rayakan HUT, XL Ajak Pengguna Donasi Smartphone untuk Pelajar

Smartphone bekas layak pakai tersebut bisa diberikan di XL Center seluruh Indonesia.

NASIONAL | 8 Oktober 2020

Relawan Jokowi Gencarkan Sosialisasi Protokol Kesehatan dan Menangkan Bobby-Aulia di Pilkada Medan

Bobby Nasution - Aulia Rachman mempunyai program visi dan misi yang lebih jelas dalam rencana pembangunan Kota Medan.

NASIONAL | 8 Oktober 2020

Menteri LHK: UU Cipta Kerja Integrasikan Kembali Izin Lingkungan ke Perizinan Berusaha

Siti Nurbaya menjelaskan, prinsip dan konsep dasar pengaturan amdal dalam UU Cipta Kerja tidak berubah dari konsep pengaturan dalam ketentuan sebelumnya.

NASIONAL | 8 Oktober 2020

MK Pastikan Kesiapan Tangani Gelombang Gugatan UU Ciptaker

Jika banyak pemohon, persidangan dapat digabungkan untuk efektivitas.

NASIONAL | 8 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS