KBRI Moskwa Kenalkan Hubungan RI-Rusia kepada Mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (-1.14)   |   COMPOSITE 6258.75 (-10.28)   |   DBX 1361.34 (-0.65)   |   I-GRADE 179.18 (-0.62)   |   IDX30 502.509 (-1.33)   |   IDX80 134.874 (0.02)   |   IDXBUMN20 393.542 (-2.05)   |   IDXESGL 138.721 (0.08)   |   IDXG30 140.869 (-0.28)   |   IDXHIDIV20 444.908 (-0.07)   |   IDXQ30 144.657 (-0.05)   |   IDXSMC-COM 296.3 (0.74)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (3.56)   |   IDXV30 132.413 (1.76)   |   INFOBANK15 1051.36 (-9.47)   |   Investor33 433.839 (-1.51)   |   ISSI 179.41 (0.06)   |   JII 608.801 (0.64)   |   JII70 214.954 (0.38)   |   KOMPAS100 1205.85 (-1.58)   |   LQ45 941.363 (-1.13)   |   MBX 1692.14 (-3.13)   |   MNC36 321.868 (-1.1)   |   PEFINDO25 321.871 (0)   |   SMInfra18 304.318 (3.57)   |   SRI-KEHATI 368.746 (-1.3)   |  

KBRI Moskwa Kenalkan Hubungan RI-Rusia kepada Mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta

Kamis, 8 Oktober 2020 | 15:56 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Moskwa, Beritasatu.com - Hubungan Indonesia dengan Rusia sedang menuju pada kemitraan strategis. Kedua negara memiliki potensi kerja sama yang besar di berbagai bidang, seperti ekonomi, perdagangan, pariwisata, dan pendidikan. Pada 2020 Indonesia dan Rusia memperingati 70 tahun hubungan diplomatik.

Hal tersebut disampaikan Kuasa Usaha Ad Interim yang juga Wakil Duta Besar RI untuk Rusia merangkap Belarusia, Azis Nurwahyudi, dalam kuliah umum secara virtual dengan tema "Memaknai 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Rusia" kepada para mahasiswa jurusan Hubungan Internasional FISIP UPN “Veteran” Yogyakarta (UPNVY), Selasa (6/10/2020).

Dalam siaran pers KBRI Moskwa yang diterima di Jakarta, Kamis (8/10/2020) disebutkan, kuliah umum yang diselenggarakan secara virtual antara Moskwa dan Yogyakarta ini diikuti para mahasiswa baru jurusan HI universitas tersebut. Mereka dengan penuh antusias mengikuti perkuliahan perdana sampai selesai. Turut pula mengikuti kegiatan para dosen dan Dekan Fakultas FISIP UPN “Veteran” Yogyakarta, Machya Astuti Dewi.

Azis Nurwahyudi menjelaskan perkembangan hubungan Indonesia-Rusia, termasuk hubungan menuju kemitraan strategis, dan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara. Menurut Azis, hubungan Indonesia dan Rusia telah terjalin sebelum kemerdekaan Indonesia. Pada 1890, Nikolai II pernah bekunjung ke Indonesia sebelum menjadi kaisar Rusia dan 1894-1899 Rusia membuka kantor konsulat di Batavia untuk lebih mendekatkan hubungan dan kerja sama.

Azis juga menjelaskan, pada 1950-1960-an hubungan Indonesia dengan Rusia yang saat itu bernama Uni Soviet sangat erat. Pemimpin kedua negara, yaitu Presiden Soekarno dan Nikita Khruschev memiliki hubungan yang dekat. Presiden Soekarno tercatat empat kali berkunjung ke Uni Soviet dan Nikita Khruschev juga pernah berkunjung ke Indonesia. Hal ini dilandasi oleh geopolitik dunia yang terjadi saat itu.

“Rusia banyak membantu Indonesia dalam pembangunan infrastruktur, penyiapan kader bangsa, dan penyediaan alusista pada Era Orde Lama di Indonesia,” kata Azis Nurwahyudi.

Azis menambahkan, terjadi dinamika dalam hubungan Indonesia dengan Rusia. Pada era Orde Baru di Indonesia, hubungan kedua negara kurang begitu dekat walaupun tetap terjalin. Upaya pengembangan kerja sama tetap dilakukan, seperti kunjungan Presiden Soeharto ke Moskwa 1989.

Bubarnya Uni Soviet pada akhir 1991 mengubah geopolitik dunia, termasuk hubungan Indonesia dengan Rusia. Indonesia mengakui secara resmi Federasi Rusia sebagai pengganti sah Uni Soviet.

Dikatakan, babak baru hubungan Indonesia-Rusia memasuki abad ke-21. Salah satu dasar kerja sama adalah Deklarasi Kerangka Kerja Sama Hubungan Persahabatan dan Kemitraan antara Republik Indonesia dan Federasi Rusia dalam Abad ke-21 yang ditandatangani Presiden Megawati Soekarnoputri dan Presiden Vladimir Putin di Moskwa pada 21 April 2003.

Potensi kerja sama kedua negara sangat besar. Rusia memiliki teknologi tinggi dan sistem pendidikan yang bagus. Di bidang pendidikan, sudah banyak mahasiswa Indonesia yang kuliah di Rusia yang jumlahnya semakin meningkat setiap tahunnya dan sebagian besar adalah penerima beasiswa pemerintah Rusia. Sementara itu, Indonesia menjadi salah satu tujuan wisata warga Rusia. Pasar Rusia juga berpotensi besar untuk produk Indonesia, antara lain kepala sawit dan kopi.

Dalam peringatan 70 tahun hubungan diplomatik pada 2020, sejumlah kegiatan telah dilakukan KBRI Moskwa, seperti pemutaran film Indonesia “Lima” di Moskwa dan Kazan, seminar di Moskwa dan St Petersburg, pameran arsip, pameran foto wajah Indonesia, temu bisnis, dan pertunjukan budaya Indonesia.

“Beberapa rencana kegiatan tidak dapat diselenggarakan karena pandemi Covid-19,” ujar Azis Nurwahyudi.

Kuliah umum dipandu oleh moderator Ludiro Madu, dosen Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, UPN “Veteran” Yogyakarta. Dalam sesi diskusi interaktif berbagai pertanyaan diajukan oleh mahasiswa, seperti pertukaran budaya, situasi Rusia, dan kerja sama di masa pandemi Covid-19.

Machya Astuti Dewi menambahkan, kegiatan ini merupakan materi perkuliahan yang sangat berharga bagi para mahasiswa jurusan HI UPNVY. Tidak hanya informasi tentang hubungan Indonesia-Rusia yang diperoleh, tetapi juga bagaimana diplomasi yang dilakukan dalam menjalin hubungan kedua negara.

“Semoga materi yang disampaikan dapat menginspirasi dan menambah wawasan para mahasiswa,” kata Machya Astuti Dewi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menyintas Pandemi, Bangkit dari Keterpurukan

‘’Alhamdulilah, dari usaha bengkel ini, saya dan istri bisa menunaikan ibadah umroh pada 2008, dan insyaallah naik haji pada 2025 mendatang,’’ tutur Mashadi.

NASIONAL | 8 Oktober 2020

Di Tengah Krisis Pandemi, Ganjar Minta Buruh-Pengusaha Pikul Beban Bersama

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berpesan kepada para buruh dan pengusaha untuk meningkatkan kekompakan dan komunikasi yang baik.

NASIONAL | 8 Oktober 2020

Panglima TNI Pimpin Sertijab Dankodiklat, Koorsahli, dan Kapuspen

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Dankodiklat, Koorsahli, dan Kapuspen.

NASIONAL | 8 Oktober 2020

Pendemo Serang Polisi dan Rusak Gedung DPRD Sumut

Aksi demo ribuan massa di Gedung DPRD Sumut, yang menolak Undang-Undang Cipta Kerja, berujung anarkistis, Kamis (8/10/2020).

NASIONAL | 8 Oktober 2020

Rayakan HUT, XL Ajak Pengguna Donasi Smartphone untuk Pelajar

Smartphone bekas layak pakai tersebut bisa diberikan di XL Center seluruh Indonesia.

NASIONAL | 8 Oktober 2020

Relawan Jokowi Gencarkan Sosialisasi Protokol Kesehatan dan Menangkan Bobby-Aulia di Pilkada Medan

Bobby Nasution - Aulia Rachman mempunyai program visi dan misi yang lebih jelas dalam rencana pembangunan Kota Medan.

NASIONAL | 8 Oktober 2020

Menteri LHK: UU Cipta Kerja Integrasikan Kembali Izin Lingkungan ke Perizinan Berusaha

Siti Nurbaya menjelaskan, prinsip dan konsep dasar pengaturan amdal dalam UU Cipta Kerja tidak berubah dari konsep pengaturan dalam ketentuan sebelumnya.

NASIONAL | 8 Oktober 2020

MK Pastikan Kesiapan Tangani Gelombang Gugatan UU Ciptaker

Jika banyak pemohon, persidangan dapat digabungkan untuk efektivitas.

NASIONAL | 8 Oktober 2020

DPR Setujui Naturalisasi 4 Atlet, Ini Harapan Menpora

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali berharap atlet naturalisasi bisa memperkuat tim nasional (timnas) Indonesia di kancah internasional.

NASIONAL | 8 Oktober 2020

Menpora Hormati Keputusan Pembatalan IBL 2020

Menpora Zainudin Amali menyatakan pembatalan IBL 2020 merupakan kewenangan Perbasi selaku federasi dan IBL selaku operator.

NASIONAL | 8 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS